Peran Indra Karya sebagai BUMN Konsultan Konstruksi pada Bendungan Napun Gete Yang Diresmikan Presiden Jokowi

Sikka (23/2) – Presiden Joko Widodo akhirnya meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peresmian ditandai dengan menekan sirene bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pranono Anung, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Uskup Maumere Mgr. Martinus Edwaldus pada Selasa (23/2). Peresmian ini menyusul rampungnya konstruksi dan sudah dilakukannya pengisian awal (impounding) bendungan pada Senin (28/12/20) lalu.

Dalam sambutannya, Presiden mengatakan bahwa rencananya ada 7 (tujuh) bendungan yang akan dibangun di NTT dan bendungan Napun Gete merupakan bendungan ke-3 yang diresmikan untuk memenuhi kebutuhan air di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan salah satu dari 18 bendungan baru yang diselesaikan selama 2015-2020 untuk menambah volume tampungan air di Indonesia.

“Alhamdulillah, ini patut disyukuri, tinggal 4 dalam proses. Tapi pagi tadi Gubernur menyampaikan kepada saya minta tambahan dua lagi, padahal Provinsi yang lain paling banyak itu dua atau satu bendungan. Tapi disini memang bendungan sangat dibutuhkan seperti Napun Gete ini, yang tadi disampaikan oleh pak Bupati. Saya yakin, tidak lama lagi NTT akan makmur dan tidak menjadi provinsi yang kategorinya kalau di Negara kita masih pada kondisi yang kurang. Kita lihat nanti kalau bendungannya sudah selesai,” terang Presiden Jokowi.

Pembangunan Bendungan Napun Gete yang telah dilaksanakan sejak Januari 2017 lalu, telah memanfaatkan biaya APBN sebesar Rp 880 miliar. Secara umum, progress pembangunan bendungan telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan dengan kualitas dan progress pekerjaan yang dicapai sangat baik. Pencapaian target pekerjaan dan kualitas pekerjaan ini tentunya tidak terlepas dari konsistensi dan peran serta dari kapasitas masing-masing pihak melalui kolaborasi BUMN antara kontraktor dan konsultan BUMN yakni PT Nindya Karya (Persero) selaku Kontraktor dan PT Indra Karya (Persero) sebagai Konsultan Supervisi yang bertugas menjaga kualitas dari pelaksanaan pekerjaan melalui pengawasan di lapangan.

Turut hadir secara langsung, Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi, mengatakan bahwa selesainya pembangunan Bendungan Napun Gete merupakan sebuah langkah konsisten dalam upaya pemulihan dan penguatan perekonomian di Indonesia dengan tetap mengedepankan protokol penanganan Covid-19 yang sangat ketat.

“Kami, Indra Karya sebagai BUMN Konsultan Konstruksi, melaksanakan peran sebagai Konsultan Supervisi pada proyek bendungan Napun Gete ini. Peresmian Bendungan Napun Gete merupakan hasil dari sebuah langkah terobosan yang sangat bagus dari Pemerintah untuk mengatasi kebutuhan air baku bagi masyarakat di wilayah NTT, pelaksanaan pekerjaan ini  tidak pernah dihentikan selama pandemi Covid-19 dengan tetap mengedepankan protokol penanganan Covid-19 yang sangat ketat. Kami akan terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam kegiatan percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) lainnya sesuai dengan nawacita Pemerintah,” ungkap Milfan Rantawi selaku Direktur Utama PT Indra Karya (Persero).

Manfaat utama Bendungan Napun Gete bisa mengairi area irigasi seluas 300 hektar, sebagai penyedia air baku yang merupakan solusi kekeringan di Kabupaten Sikka sebanyak 214 liter per detik, sebagai sumber air bagi pertanian, pengendali banjir sebanyak 219 meter kubik per detik dan memiliki potensi pembangkit tenaga listrik sebesar 0,71 megawatt, Bendungan Napun Gete digunakan untuk kepentingan di Desa Ilin Medo dan Desa Werang Kecamatan Waiblama Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai sumber air bagi pertanian.

Bendungan Napun Gete memiliki kapasitas tampung 11,22 juta m3 dengan luas genangan 99,78 ha. Bendungan ini juga bermanfaat untuk pengendali banjir dan dan sebagai lahan konservasi serta pengembangan sektor pariwisata yang dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar bendungan.

Di Tengah Pandemi, Indra Karya Kejar Tayang Proyek Bendungan Kuwil Kawangkoan di Minahasa Utara

Progress Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara

PT Indra Karya (Persero) terus berkomitmen melanjutkan misinya untuk berkontribusi dalam kegiatan percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di tengah pandemi virus corona yang masih melanda Indonesia pada awal tahun 2021 ini. Komitmen ini ditandai dengan tetap berjalannya proyek pembangunan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) di beberapa wilayah di Indonesia, salah satunya yakni Bendungan Kuwil Kawangkoan yang berlokasi di Desa Kuwil, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Berjalannya proyek tersebut merupakan sebuah langkah yang konsisten dalam upaya pencegahan bencana serta penguatan perekonomian di wilayah tersebut dengan tetap mengedepankan protokol penanganan Covid-19 yang sangat ketat.

“Progress Bendungan Kuwil Kawangkoan untuk pekerjaan Konsultan Supervisi saat ini telah mencapai 93%, dan tengah memasuki tahapan pengerjaan finishing spillway serta hydro mechanical. Kami, Indra Karya sebagai BUMN Konsultan Engineering terintegrasi, mendapatkan peran sebagai pelaksana supervisi pada proyek bendungan Kuwil Kawangkoam ini. Bendungan ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR untuk mengatasi bencana banjir serta penyedia air baku di kota Manado” ungkap Eko Budiono selaku Direktur PT Indra Karya (Persero).

Menurut Data BMKG Kota Manado merupakan salah satu wilayah yang memiliki curah hujan yang cukup tinggi sehingga menimbulkan adanya potensi terjadinya bencana banjir. Pada tahun 2014 lalu Kota Manado pernah mengalami bencana banjir bandang yang diakibatkan dari intensitas hujan yang cukup tinggi. Berdasarkan pengalaman tersebut Kementerian PUPR saat ini membangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan salah satunya sebagai upaya dari pengendalian banjir di kota Manado.

“Pembangunan bendungan ini merupakan bagian dari pengendalian banjir Kota Manado dan sekitarnya untuk debit banjir 470 meter kubik per detik, dimana pernah terjadi banjir bandang pada tahun 2014, sehingga kita upayakan bendungan ini dapat selesai tepat waktu untuk mengantisipasi Banjir di wilayah tersebut” tutur Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo, dalam kunjungannya meninjau pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan menyatakan bahwa proyek pembangunan bendungan ini memiliki manfaat yang stretegis untuk masyarakat sekitar, khususnya untuk mengurangi dampak banjir di Manado. “Proyek bendungan ini saya tahu manfaatnya sangat strategis untuk masyarakat Sulawesi Utara, khususnya dalam mengurangi dampak banjir di Manado. Oleh karena itu, saya instruksikan untuk fokus dengan penyelesaiannya dan masing-masing pihak jalankan tugas sesuai dengan kewenangannya”, Ujar Wetipo dalam kunjungannya ke Minahasa, Sulawesi Utara.    

Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2016 dan direncanakan selesai pada tahun 2021 ini, memanfaatkan biaya APBN sebesar Rp 1,46 Triliun. Secara umum, progress pembangunan bendungan telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan dengan kualitas dan progress pekerjaan yang dicapai sangat baik. Pencapaian target pekerjaan dan kualitas pekerjaan ini tentunya tidak terlepas dari konsistensi dan peran serta dari kapasitas masing-masing pihak melalui kolaborasi BUMN antara kontraktor dan konsultan BUMN yakni PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Nindya Karya (Persero) selaku Kontraktor dan PT Indra Karya (Persero) sebagai Konsultan Supervisi yang bertugas menjaga kualitas dari pelaksanaan pekerjaan melalui pengawasan di lapangan.

Bendungan Kuwil Kawangkoan memiliki kapasitas tampung 23,7 juta meter kubik dengan luas genangan 139 Ha. Dengan kapasitas tersebut, bendungan ini direncanakan mampu menyediakan air baku untuk Kota Manado, Kecamatan Kalawat, Kota Bitung dan KEK Bitung sebesar 4,5 meter kubik per detik, PLTM dengan kapasitas 2 x 0,70 MW serta pengembangan pariwisata. Bendungan ini juga bermanfaat untuk pengendali banjir dan sebagai lahan konservasi serta pengembangan sektor pariwisata yang dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar bendungan.

“Harapannya pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat khususnya di Kota Manado. Dengan kapasitas tersebut, bendungan ini diharapkan mampu menyediakan air baku untuk Kota Manado, Kecamatan Kalawat, Kota Bitung dan KEK Bitung sebesar 4,5 meter kubik per detik, PLTM dengan kapasitas 2 x 0,70 MW serta pengembangan pariwisata. Selain juga berfungsi sebagai pengendali banjir, bendungan ini juga nantinya bisa dimanfaatkan sebagai lahan konservasi dan pengembangan sektor wisata di Manado, karena bendungan iniselain dekat dengan Kota Manado juga dekat dengan Makam Leluhur masyarakat Minahasa. Sehingga, potensi tersebut kedepan bisa dimanfaatkan untuk pengembangan wisata dan penguatan perekonomian masyarakat sekitar bendungan” Tutup Eko Budiono. Sebagai tambahan informasi, PT Indra Karya (Persero) telah ikut serta dalam pembangunan 36 bendungan dari total 56 bendungan Proyek Strategis Nasional yang sedang dan akan dibangun di era Presiden Joko Widodo. Keterlibatan Indra Karya di 60% proyek bendungan PSN merupakan bukti dari komitmen perusahaan untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan negeri dalam bingkai semangat BUMN untuk Indonesia.

Pengumuman Pemenang Kompetisi Desain Logo Perusahaan PT Indra Karya (Persero)

Berikut kami umumkan 3 (tiga) pemenang dari hasil penilaian yang telah dilakukan oleh Dewan Juri, untuk detail dan informasi lebih lanjut akan kami hubungi langsung. Selamat untuk para pemenang dan terima kasih kepada 500+ designer logo yang telah ikut berpartisipasi, tetap semangat berkarya untuk bangsa Indonesia karena logo kalian semua sangat menginspirasi kami dan memberikan semangat baru untuk membangun Indonesia! 😄👍🏻 .

Program Smart Water System milik Indra Karya Raih Penghargaan Sustainablity Community Development & Involvement di Ajang BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit 20/21

Pemenang Penghargaan Berfoto Bersama Menteri BUMN Erick Thohir dan Para Juri (29/01)

Jakarta (29/01) – PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan di ajang BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit 2021 (BCOMSS) pada kategori Sustainablity Community Development and Involvement dengan peringkat Bronze melalui Program Smart Water System yang diberikan secara langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir yang di terima langsung oleh Milfan Rantawi, Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) pada acara BCOMSS 20/21 yang dihelat di Auditorium Telkom Hub Lantai 6, Jakarta Selatan dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

BCOMSS 20/21 ini merupakan ajang penganugerahan perdana yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN  dan bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan BUMN yang memiliki komitmen tinggi terhadap program komunikasi publik dan program sosial ekonomi yang selaras dengan program tujuan pembangunan berkelanjutan yang digagas oleh pemerintah.

Seluruh perusahaan BUMN turut berkompetisi pada ajang perdana BCOMSS 2021, Ajang penghargaan ini di bagi kedalam dua kategori yakni Kateogori Communications (komunikasi) yang terbagi ke dalam 3 Sub Kategori yaitu Social Media and Corporate Campaign, Internal Communications Implementation dan Media Relation Management. Lalu, Kategori Sustainability (keberlanjutan) yang terbagi ke dalam 3 Sub Kategori yaitu SME Development, Community Involvement and Development, dan Creating Shared Value (CSV). Tahapan penjurian dilakukan secara ketat oleh para dewan juri yang terdiri dari para pakar, akademisi dan praktisi di berbagai bidang seperti Najwa Shihab, Efendi Ghazali, Alex Deni, Arya Sinulingga, dan lainnya.

Dalam sambutannya, Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan bahwa Komunikasi dan program sustainablity merupakan dua kunci penting bagi sebuah perusahaan untuk berkiprah termasuk bagi seluruh perusahaan pelat merah alias BUMN. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, dua kunci penting tersebut juga harus punya landasan kokoh yaitu sebuah kepercayaan, baik dari publik maupun pemerintah.

“Saya harus kembali menggarisbawahi kalau kita bicara communication dan sustainability tentu garis bawah yang terpenting adalah kepercayaan. Tidak mungkin kita bisa komunikasi dengan baik tapi kepercayaan rendah. Tidak mungkin juga kita lakukan sustainability yang baik tapi juga tidak dipercaya, sehingga pengelolaan ini perlu terprogram dan terencana dengan baik agar memiliki dampak langsung yang positif bagi  seluruh masyarakat dan perusahaan” ujar Erick dalam BUMN Corporate Communication and Sustainability Summit (BCOMSS), Jumat (29/1)  jelas Erick Thohir.

Pada kesempatan yang sama, Milfan Rantawi Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) menyampaikan bahwa apresiasi dan penghargaan yang di terima ini merupakan hasil dari upaya inovasi Indra Karya dalam rangka mendukung Program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ SDGs (Suistainable Development Goals) Nomor 6 yakni Akses Air Bersih dan Sanitasi yang dicanangkan oleh Pemerintah dimana rencana pemenuhan 100% terhadap akses air bersih dan sanitasi sehat ini harus direalisasikan sesuai RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) tahun 2020 hingga 2024 mendatang.

“Alhamdulillah, apresiasi dan penghargaan ini merupakan hasil dari upaya inovasi perusahaan yang dilakukan dalam rangka mendukung Program SDGs (Suistainable Development Goals) Nomor 6 terkait Akses Air Bersih dan Sanitasi yang dicanangkan oleh Pemerintah dimana rencana pemenuhan 100% terhadap akses air bersih dan sanitasi sehat ini harus direalisasikan sesuai RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) tahun 2020 hingga 2024 mendatang, kami meluncurkan Smart Water System sebagai upaya untuk memperkuat komitmen kami pada program pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat secara berkelanjutan yang menjadi solusi bagi daerah yang mengalami kesulitan untuk mengakses air bersih” ujar Milfan.

Milfan menambahkan, “Penghargaan dibidang Sustainability Development & Involvement bagi Indra Karya yang merupakan BUMN Konsultan Konstruksi ini tentunya menjadi motivasi bagi kami kedepannya agar Indra Karya senantiasa dapat memberikan kontribusi terbaik bagi negeri melalui inovasi-inovasi yang terus dikembangkan untuk memperkuat lini bisnis yang di miliki seperti hal nya inovasi Smart Water System melalui lini bisnis Developer yang kami miliki,” tutupnya.

Sebagai infromasi tambahan Program Smart Water System ini merupakan teknologi karya insan Indra Karya yang terintegrasi dengan Smart Card dan dapat diterapkan pada desa-desa yang memiliki kesulitan akses air bersih dimana setiap warga di lokasi penerapan akan mendapatkan kartu semodel Smart Card yang digunakan sebagai Tap Card untuk mengucurkan air bersih sesuai kuota yang didapatkan secara adil dan merata melalui pembatasan kuota kebutuhan pengisian air dari masing-masing kepala keluarga yang akan terpotong secara otomatis setelah digunakan, dengan batas maksimal kuota harian untuk pengisian air bersih 100 L/hari bagi setiap Kepala Keluarga (KK), sedangkan teknologi mesin air disesuaikan dengan sumber air yang ada. Teknologi ini sudah mulai di implementasikan Desa Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Aksi Gerak Cepat BUMN, Indra Karya Berikan Bantuan Tahap I Untuk Korban Gempa di Mamuju dan Majene Sulawesi Barat dan Banjir Bandang di Kalimantan Selatan

Jakarta (16/01) – Mengawali tahun 2021 rentetan musibah dan bencana alam melanda Indonesia. Bencana dan musibah tersebut datang silih berganti serta menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit jumlahnya. Salah satunya peristiwa Gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), dan sekitarnya pada Jumat 15 Januari 2021 pukul 01.28 WIB, disusul dengan Peristiwa Banjir yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan. Musibah tersebut membuat seluruh BUMN berkolaborasi bersama bahu-membahu mengirimkan bantuan untuk korban terdampak Bencana Gempa Bumi dan Banjir  tersebut, tidak terkecuali PT Indra Karya (Persero) sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara yang juga turut bergerak cepat dalam memberikan bantuan bagi para korban yang terdampak musibah tersebut untuk menembus lokasi terdampak bencana tersebut.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melalui Yayasan BUMN langsung memerintahkan untuk bergerak cepat segera menyalurkan bantuan kepada korban bencana dengan berkolaborasi dengan Posko I Satgas Bencana BUMN Provinsi Sulawesi Barat, Kota Mamuju. “Langkah cepat ini akan segera diikuti dan dikoordinasikan dengan BUMN lain dibawah Kementerian BUMN untuk berperan aktif dan cepat dalam membantu misi kemanusiaan dalam memberikan bantuan ke lokasi bencana,” pungkas Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto (15/01).

Aksi gerak cepat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak musibah tersebut, juga melibatkan PT Indra Karya (Persero) dalam  memberikan bantuan melalui perwakilan unit operasi dari Divisi Engineering II PT Indra Karya (Persero) yang sedang beroperasi di wilayah Provinsi Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan yang bekerjasama dengan posko-posko darurat bencana di lokasi-lokasi terdampak bencana . Bantuan pokok Tahap I yang didistribusikan oleh PT Indra Karya (Persero) bagi masyarakat terdampak bencana tersebut berupa ratusan paket kebutuhan pokok seperti, Air Mineral, Mie Instant, Telur, Beras Kemasan dan beberapa kebutuhan pokok lainnya sejak Sabtu Hingga Selasa (16-17/1) ini.

“Kami Unit Operasi Divisi Engineering II PT Indra Karya (Persero) saat ini sedang menggarap pekerjaan Infrastruktur Proyek Supervisi Bendungan Budong-Budong, Sulawesi Barat serta Proyek Supervisi Lanjutan Pembangunan Jaringan Irigasi Tapin, Kalimantan Selatan yang berlokasi tidak jauh dari tempat kejadian musibah Bencana Gempa Bumi dan Banjir itu terjadi, secara cepat bereaksi bersama-sama memberikan bantuan tahap I bagi masyarakat berupa kebutuhan pokok yang di distribusikan melalui  jalur darat dan dikumpulkan di Posko-posko Darurat di lokasi terdampak bencana tersebut. Bantuan Tahap selanjutnya akan di distribusikan secara bertahap untuk masyarakat terdampak bencana di lokasi bencana ini” Ujar Ferdinandus Baskoro, General Manager Divisi Engineering II PT Indra Karya (Persero).

Corporate Secretary PT Indra Karya (Persero) menjelaskan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan hasil kolaborasi bersama BUMN lain untuk saling bahu-membahu dalam memberikan bantuan terhadap para korban terdampak musibah tersebut. Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi Menteri BUMN agar perusahaan BUMN bergerak cepat, berperan aktif serta cepat dalam membantu misi kemanusian untuk memberikan bantuan ke lokasi bencana. Rencananya kami dari PT Indra Karya (Persero) akan terus berupaya mendistribusikan bantuan ke lokasi bencana yang beririsan dengan wilayah operasi kerjanya dan dilakukan secara bertahap, sehingga harapannya bantuan ini dapat bermanfaat dan dapat meringankan beban masyarakat.

“Pengiriman bantuan ini merupakan hasil kolaborasi bersama BUMN lain untuk saling bahu-membahu dalam memberikan bantuan terhadap para korban terdampak musibah tersebut. Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi Menteri BUMN agar perusahaan BUMN ini  untuk bergerak cepat, berperan aktif serta cepat dalam membantu misi kemanusian untuk memberikan bantuan ke lokasi bencana dan kami dari PT Indra Karya (Persero) turut serta memberikan kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat dan akan terus berupaya mendistribusikan bantuan ke lokasi bencana yang memiliki irisan dengan wilayah operasi kerja kami yang akan disalurkan secara bertahap, sehingga harapannya bantuan ini dapat bermanfaat dan dapat meringankan beban masyarakat”, Ungkap Okky Suryono, Corporate Secretary PT Indra Karya (Persero).

Perusahaan berharap bantuan yang dikirimkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak Musibah Bencana Gempa Bumi di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat dan Banjir di Provinsi Kalimantan Selatan. Hal tersebut merupakan wujud kepedulian BUMN terhadap bencana yang menimpa para korban.

Selamat Tahun Baru 2021

Keluarga Besar
PT Indra Karya (Persero) mengucapkan :

Selamat Menyongsong Tahun Baru 2021

Semoga di Tahun 2021 ini, Kita Semua Tetap di Berikan Semangat Untuk Berkolaborasi Beri Karya Positif dan Terus Optimis Melaju, Bangkit Demi Indonesia Tercinta.

Bangun Semangat Optimisme Harapan Baru, Tujuan Baru & Lahirkan Prestasi Gemilang.

Indra Karya Berhasil Raih Penghargaan TOP Digital Implementation pada Ajang TOP Digital Awards 2020

Jakarta (22/12) – PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan TOP Digital Implementation  untuk kategori Sektor Konstruksi (Level Stars 3) di ajang TOP Digital Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Majalah ItWorks yang berkerjasama dengan beberapa Asosiasi dan Perusahaan Konsultan TI TELCO/Digital. Acara yang mengambil tema “Top Digital Innovation & Implementation in New Normal” ini diselenggarakan pada Selasa (22/12) di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jakarta. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Eko Budiono, Direktur PT Indra Karya (Persero). Kegiatan yang dihadiri oleh kurang lebih 400 tamu undangan dari berbagai perusahaan dan instansi pemerintah dan juga turut mengundang Bapak Ma’aruf Amin (Wakil Presiden RI) serta Johnny G Plate (Menteri Komunikasi dan Informatika RI) untuk menyampaikan Keynote Speech pada ajang penghargaan yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dalam kesempatannya, Moh Lutfi Handayani, Ketua Penyelenggara TOP Digital Awards 2020, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi perusahaan, karena menunjukkan bahwa manajemen perusahaan telah mengelola bisnisnya secara modern, profesional, dan lebih terpercaya dengan mengimplementasikan serta memanfaatkan teknologi informasi dan digital yang lebih canggih.”Penghargaan ini merupakan suatu apresiasi serta pencapaian yang luar biasa bagi perusahaan, penghargaan ini membuktikan kapasitas perusahaan yang bisa mengelola bisnisnya secara modern, professional dan lebih terpercaya dengan mengimplementasikan serta memanfaatjan teknologi informasi dan digital yang lebih canggih dan modern.” ujar Lutfi dalam TOP Digital Awards 2020 (22/12).

PT Indra Karya (Persero) sebagai konsultan konstruksi milik negara, saat ini terus melakukan pengembangan dan penguatan layanan usahanya melalui transformasi bisnis, penguatan pasar dalam negeri, ekspansi pasar luar negeri serta diversifikasi usaha sebagai upaya perusahaan untuk tetap produktif dan meneruskan kinerja positif dalam menjalankan kegiatan usaha dan bisnis di tengah masa pandemi saat ini. Di tahun 2020 ini, Indra Karya telah melakukan beberapa upaya strategis untuk memperkuat layanan bisnis perusahaan salah satunya memperkuat sistem Informasi dan Teknologi (IT) perusahaan, di mana perusahaan saat ini tengah melakukan penguatan pada lini bisnis Developer keairan yang diwujudkan dalam penyediaan akses air bersih dan sanitasi sehat melalui pengimplementasian teknologi Smart Water untuk mendukung program pemerintah mewujudkan pemenuhan 100% akses air bersih secara nasional. Selain itu, perusahaan juga saat ini telah memiliki dan menyempurnakan sistem layanan internal yakni IKA Smart yang meliputi Keterbukaan Data Perusahaan terkait progress pengerjaan proyek dan evaluasi kinerja internal melalui ROPT dan EKPP Online yang dapat di akses secara real time, lalu akses Kemudahan Informasi yang bisa di akses melalui portal website E-PPID PT Indra Karya (Persero), serta melakukan Pengembangan Manajemen Kontrol Terpusat yang mengintegrasikan seluruh aplikasi online berbasis website dalam satu sistem aplikasi yang dapat di akses oleh seluruh insan Indra Karya. Upaya dan langkah penguatan sistem Informasi dan Teknologi perusahaan tersebut mengantarkan Indra Karya berhasil meraih TOP Digital Implementation untuk kategori Sektor Konstruksi (Level Stars 3) di ajang TOP Digital Awards 2020.

“PT Indra Karya (Persero) sebagai konsultan konstruksi milik negara, saat ini terus melakukan pengembangan dan penguatan layanan usahanya melalui transformasi bisnis, penguatan pasar dalam negeri, ekspansi pasar luar negeri serta diversifikasi usaha sebagai upaya perusahaan untuk tetap produktif dan menunjukan kinerja positif dalam menjalankan kegiatan usaha dan bisnis di masa pandemi ini. Di tahun 2020 ini, Indra Karya telah melakukan beberapa upaya strategis untuk memperkuat layanan bisnis perusahaan salah satunya dengan memperkuat sistem Informasi dan Teknologi (IT) perusahaan, di mana perusahaan saat ini tengah melakukan penguatan pada lini bisnis Developer keairan yang diwujudkan dalam penyediaan akses air bersih dan sanitasi sehat melalui pengimplementasian teknologi Smart Water untuk mendukung program pemerintah mewujudkan pemenuhan 100% akses air bersih secara nasional. Saat ini juga kami telah memiliki dan menyempurnakan sistem layanan internal yakni IKA Smart yang meliputi Keterbukaan Data Perusahaan terkait progress pengerjaan proyek dan evaluasi kinerja internal melalui ROPT dan EKPP Online, lalu akses Kemudahan Informasi yang bisa di akses melalui portal website E-PPID PT Indra Karya (Persero), serta melakukan Pengembangan Manajemen Kontrol Terpusat yang mengintegrasikan seluruh aplikasi online berbasis website dalam satu sistem aplikasi yang dapat di akses oleh seluruh insan Indra Karya. Alhamdulillah dengan upaya dan langkah penguatan sistem Informasi dan Teknologi perusahaan tersebut mengantarkan kami  berhasil meraih TOP Digital Implementation  untuk kategori Sektor Konstruksi (Level Stars 3) di ajang TOP Digital Awards 2020,” Pungkas Ir. Eko Budiono, Direktur PT Indra Karya (Persero).

Sebagai informasi tambahan Penghargaan TOP Digital Awards 2020 ini dibagi ke dalam lima kategori yakni Bintang 5 (Luar Biasa), Bintang 4 (Sangat Baik), Bintang 3 (Baik), Bintang 2 (Cukup Baik), dan Bintang 1 (Kurang Baik) yang dinilai secara objektif oleh Juri Independen berdasarkan pengimplementasian teknologi, infrastruktur pendukung teknologi yang tersedia serta tata kelola teknologi informasi (TI) yang dijalankan secara konsisten dengan perbaikan yang berkesinambungan.

Mendukung Program SDGs, BUMN Konsultan Karya Berikan Bantuan Sarana dan Prasarana Ibadah di Desa Gobang Kabupaten Bogor

Bogor (18/12) – Melalui Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) BUMN Konsultan Konstruksi bersama-sama memberikan bantuan dana perbaikan sarana dan prasarana ibadah Masjid Nurul Huda yang belokasi di Kampung Pabuaran, Desa Gobang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan pemberian bantuan ini dilakukan dalam rangka mendukung program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainablity Development Goals (SDGS) nomor 11 yakni Kota dan Komunitas yang berkelanjutan. Pelaksanaan bantuan ini kolaborasi BUMN konsultan karya lainnya yakni PT Bina Karya (Persero), PT Indra Karya (Persero), PT Virama Karya (Persero), PT Yodya  Karya (Persero). Pada acara pemberian bantuan tersebut turut di hadiri oleh beberapa perwakilan dari masing-masing perusahaan serta Ridwan Gumilar selaku tokoh masyarakat setempat dan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Huda. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program bantuan sebelumnya yakni penyediaan Air Bersih bagi masyarakat di wilayah tersebut pada tahun sebelumnya.

Pada kesempatan tersebut Ridwan Gumilar mengucapkan rasa syukur mendalam atas bantuan berkelanjutan bagi wilayah Desa Gobang, Kabupaten Bogor “Alhamdulillah, terima kasih BUMN Konsultan Karya atas bantuan sarana dan prasarana bagi Masjid Nurul Huda, semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga Kampung Pabuaran Desa Gobang ini dalam melaksanakan kegiatan ibadahnya dengan sarana ibadah yang sudah memadai, hal ini kelanjutan dari bantuan-bantuan sebelumnya di Desa kami ini. Saya berharap kedepan silaturahmi ini tidak terputus dan BUMN Konsultan Konstruksi ini bisa terus maju sejahtera dan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat ”. Tutur Ridwan Gumilar

Dari PT Bina Karya (Persero) menyampaikan, ” Kegiatan ini merupakan sebuah komitmen perusahaan yang harus dilakukan untuk berkontribusi terhadap lingkungan dan mendukung program SDG’s. Kiranya bantuan yang Bina Karya berikan berupa sarana dan prasarana kepada masjid Nurul Huda dapat memberikan manfaat dan dapat meningkatkan kenyamanan dalama beribadah bagi para jamaah.” pungkas Kusumo Asmoro Sekretaris Perusahaan PT Bina Karya  (Persero).

Dari PT Virama Karya (Persero) menyampaikan, “acara ini merupakan bentuk kepedulian dari VIRAMA KARYA terhadap masyarakat Indonesia dan VIRAMA KARYA akan selalu berupaya untuk dapat selalu berkontribusi dalam pemberian bantuan serupa. Harapannya program SDGs diberikan oleh kami dapat bermanfaat untuk warga sekitar dan kami juga berterima kasih pengurus sudah berikan kesempatan untuk dapat menyalurkan bantuan ini “ pungkas Roni W Sekretaris Perusahaan PT Virama Karya (Persero).

Dari PT Yodya Karya (Persero) menyampaikan, “Sudah menjadi komitmen perusahaan untuk berkontribusi di lingkungan masyarakat dan mendukung program SDGs. Yodya Karya berharap bantuan sarana dan prasarana Masjid Nurul Huda dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kenyamanan beribadah warga Kampung Pabuaran. Ke depan perusahaan akan secara konsisten berusaha meningkatkan kontribusi kepada masyarakat dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia.” pungkas Kuttut Handhoko, Sekretaris Perusahaan PT Yodya Karya (Persero).

Dari PT Indra Karya (Persero) menyampaikan, “Alhamdulillah, Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan masyarakat dan merupakan salah satu upaya perusahaan untuk dapat berkontribusi memberikan manfaat kepada masyarakat untuk mendukung program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs secara berkelanjutan agar bermanfaat bagi masyarakat dan komunitas di wilayah Desa Gobang Kabupaten Bogor ini, Total bantuan hingga saat ini di Desa Gobang ini senilai lebih dari 90 Juta Rupiah yang terdiri dari pembangunan MCK, Restorasi Sumur Air, dan yang terbaru ini adalah Sarana Prasarana Rumah Ibadah untuk Masjid Nurul Huda” pungkas Okky Suryono Sekretaris Perusahaan PT Indra Karya (Persero).

Kegiatan Pemberian Bantuan Perbaikan Sarana dan Prasarana Masjid Nurul Huda ini merupakan salah satu wujud kepedulian BUMN Konsultan Konstruksi terhadap lingkungan masyarakat dan merupakan salah satu upaya perusahaan untuk dapat berkontribusi memberikan manfaat kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). Hingga saat ini total bantuan di Desa Gobang Kabupaten Bogor senilai lebih dari 90 Juta Rupiah yang terdiri dari pembangunan MCK, Restorasi Sumur Air, dan  Sarana Prasarana Rumah Ibadah. Harapannya kelanjutan dari kegiatan bantuan ini dapat terus terkelola dengan baik, di mana perusahaan hadir untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat secara berkelanjutan melalui program TJSL yang di gagas oleh Kementerian BUMN.

Mendukung Kemandirian UKM, Indra Karya Memberikan Pelatihan Kewirausahaan Mandiri

Jakarta (10/12) – Sebagai tindak lanjut dari Workshop Pelatihan Kewirausahaan Mandiri Batch – I pada 12 November 2020 lalu, PT Indra Karya (Persero) kembali melaksanakan Workshop Pelatihan Kewirausahaan Mandiri Batch – II bekerjasama dengan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan/ Tanggung Jawa Sosial dan Lingkungan (PKBL/TJSL) dan Serikat Karyawan Indra Karya (SEKAR IKA), Kamis (10/12/20) yang dilaksanakan secara daring via Zoom. Pada kegiatan ini turut juga mengundang 2 narasumber yakni Ibu Juniati Gunawan, PhD (Trisakti Suistainibility Center) dan Ibu Vera Novita (Ketua Yayasan Pulokambing), acara ini juga turut dihadiri oleh Dewan Komisaris PT Indra Karya (Persero), Direktur Utama PT Indra Karya (Persero), para karyawan yang telah purna tugas serta mitra binaan Indra Karya yang mengikuti kegiatan tersebut.

Dewan Komisaris PT Indra Karya (Persero) dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan kewirausahaan mandiri ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan selanjutnya setelah berjalan beberapa bulan, akan dilanjutkan seperti melakukan kunjungan ke lokasi usaha para peserta workshop. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para karyawan baik yang purna tugas sebagai calon UKM maupun mitra binaan perusahaan agar bisa lebih kreatif dalam memanfaatkan berbagai peluang usaha yang ada sehingga harapannya pelatihan ini berdampak pada kesejahteraan dan perekonomian para karyawan serta mitra binaan khususnya di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

“Saya berbahagia bisa bertemu dengan teman-teman semua dalam pelatihan ini. Semoga acara workshop ini memberikan manfaat bagi para peserta. Setelah workshop batch 1 dan batch 2 akan ada pertemuan lanjutan. Nanti setelah 6 bulan, kita bisa berkunjung ke lokasi para peserta terkait apa yang sudah dilakukan dari kegiatan workshop hari ini. Kegiatan pelatihan kewirausahaan mandiri ini harapannya dapat terus dilakukan secara berkesinambungan dengan tujuan untuk mendorong para karyawan agar bisa lebih kreatif untuk menangkap serta memanfaatkan berbagai peluang usaha yang ada sehingga harapannya dari adanya pelatihan ini bisa berdampak pada kesejahteraan dan perekonomian para karyawan yang purna tugas untuk mempersiapkan diri sebagai UKM maupun mitra binaan Indra Karya terlebih di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini ” ujar Dewan Komisaris PT Indra Karya (Persero) Teddy Poernama dalam Workshop PKBL pelatihan Kewirausahaan Mandiri, Kamis (12/10).

PT Indra Karya (Persero) memiliki concern untuk terus dapat memberikan dampak pada kesejahteraan karyawan yang purna tugas maupun meningkatkan performa dari Mitra binaan. Oleh Karena itu, melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan/ Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (PKBL/TJSL) yang bekerjasama dengan Serikat Karyawan Indra Karya (SEKAR) mencoba menginisiasi suatu program Workshop Pelatihan Kewirausahaan Mandiri yang di fasilitatori oleh BUMN Track dengan tujuan untuk mendorong para karyawan purna tugas dan mitra binaan agar menjadi lebih kreatif dan bisa memanfaatkan berbagai potensi dan peluang usaha yang ada sehingga harapannya bisa berdampak pada kesejahteraan dan kemandirian dalam usaha.

Pada kegiatan pelatihan ini Ibu Juniati Gunawan, PhD selaku narasumber mengungkapkan bahwa “Dalam memulai bisnis baru ada beberapa kiat yang perlu dilakukan seperti meminta dukungan keluarga/orang terdekat, mempelajari tentang administrasi, jauhkan pikiran dari kata ‘gagal’, menentukan visi dan misi bisnis, menghitung modal bisnis, memilih bidang bisnis sesuai passion, waktu untuk memulai bisnis, menentukan keunikan produk/jasa, promosi terbaik, pelayanan dan pengelolaan keuangan secara tepat. Kiat sukses dalam memulai usaha mandiri yaitu sabar, mempunyai rencana, ikhlas dan pantang menyerah”. Tutur Juniati Gunawan.

Kegiatan Pelatihan Kewirausahan Mandiri ini merupakan salah satu wujud kepedulian PT Indra Karya (Persero) terhadap karyawan purna dan pra-purna tugas. Melalui kerja mereka ketika aktif diperusahaan, Indra Karya terus bertumbuh hingga seperti sekarang ini. Melalui program ini merupakan salah satu bentuk terima kasih kami beserta manajemen kepada para karyawan purna tugas dan mendukung mitra binaan perusahaan. Harapannya kegiatan ini bisa terus berlanjut sehingga memiliki dampak nyata terhadap kesejahteraan karyawan maupun mitra binaan perusahaan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian perusahaan terhadap karyawan Indra Karya. Melalui kerja nyata para purna tugas ini Indra Karya dapat terus bertumbuh hingga seperti sekarang ini. Nah, kegiatan ini hanya salah satu cerminan terimakasih kami kepada mereka dan juga bentuk komitmen kami dalam mendukung peningkatan mitra binaan kami. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai disini. Kita akan buat wadah khusus sebagai tempat untuk berkoordinasi dan saling memperkuat usaha-usaha dari mitra binaan maupun dari para purna sebagai calon UKM-UKM baru” pungkas Milfan Rantawi Direktur Utama PT Indra Karya (Persero).