PT Indra Karya (Persero) Raih Penghargaan Creative Digital Media di Ajang BUMN Branding & Marketing Award 2020

Jakarta (05/11) – PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan di ajang BUMN Branding & Marketing Award 2020 pada kategori Creative Branding yang diberikan secara langsung oleh Non Executive Chairman Dentsu Aegis Network Indonesia Harris Thajeb kepada Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Ir. Milfan Rantawi, MM di Ballroom Hotel The Ritz – Carlton Mega Kuningan Jakarta dengan mengimplementasikan standar protokol Covid-19.

Penganugerahan BUMN Branding & Marketing Award 2020 ini merupakan penganugerahan tahun ke-8 diselenggarakan oleh BUMN Track yang didukung oleh Arrbey Consulting bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan berkinerja unggul yang memiliki inovasi di bidang branding dan marketing.

Sebanyak 114 perusahaan BUMN dan Anak Perusahaan BUMN turut berkompetisi pada ajang 8th BUMN Branding and Marketing Award 2020 yang di bagi kedalam dua tahapan. Tahapan pertama merupakan tahapan administratif berupa kuesioner mencakup capaian prestasi atas inovasi yang di miliki, peserta yang berhasil lolos tahapan pertama kemudian melaju ke tahap seleksi kedua berupa presentasi dan wawancara pendalaman di hadapan dewan juri dengan total 59 perusahaan.

Dalam sambutannya, CEO BUMN Track SH Sutarto menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 telah meluluhlantakkan sebagian besar perekonomian dunia memunculkan kesadaran bersama akan pentingnya BUMN melakukan inovasi dan redesain strategi bisnis.

Omni Channel pada Branding dan Marketing tidak hanya sekedar memanfaatkan online dan offline channel untuk berkomunikasi dan bertransaksi, tetapi juga untuk memenuhi keinginan pelanggan dan memenangkan persaingan, sekaligus menjadi alat ukur keberhasilan bisnis itu sendiri,” jelas Sutarto.

Selanjutnya Ketua Dewan Juri BUMN Branding and Marketing Award 2020 yang merupakan Menteri BUMN 2004-2007, Dr Sugiharto menjelaskan bahwa tema “Optimizing Omni Channel” pada tahun ini relevan dengan perkembangan yang sedang terjadi. “Omni Channel memiliki hubungan linier atau relevan antara pencapaian branding dan marketing masing-masing BUMN terhadap revenue, tingkat kesehatan perusahaan serta terhadap keuntungan perusahaan,” jelas Sugiharto.

Pada kesempatan yang sama, Direktur utama Indra Karya menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan hasil dari kreatifitas inovasi branding perusahaan yang terus dilakukan oleh insan Indra Karya dalam merespon kebutuhan stakeholders di tengah wabah pandemi Covid-19.

“Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini, perubahan pola bisnis tentu terjadi namun hal tersebut merupakan sebuah tantangan bagi kami untuk tetap memberikan pelayanan yang prima di setiap layanan bidang usaha dengan di sertai pemenuhan aspek kesehatan di seluruh perimeter unit kerja hingga seluruh proyek untuk memastikan seluruh layanan tetap produktif terutama untuk memastikan pekerjaan proyek-proyek strategis nasional tetap berjalan lancar dan tidak terkendala. Perubahan pengelolaan kampanye promo perusahaan juga dilakukan dengan meningkatkan kreatifitas pengemasan model pola branding yang berbeda terutama melalui optimalisasi pemanfaatan platform media digital sebagai kanal yang menguatkan citra positif Perusahaan,” ujar Milfan.

Melalui ajang BUMN Branding & Marketing Award 2020 ini, menjadi ajang bagi Indra Karya untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaiknya sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki tidak hanya untuk skala nasional namun juga secara global kedepannya.

“Melalui apresiasi raihan penghargaan Creative Branding bagi Indra Karya di ajang BUMN Branding & Marketing Award 2020 ini tentunya menjadi motivasi bagi kami kedepannya agar Indra Karya senantiasa dapat memberikan pelayanan prima kepada pelanggan dengan inovasi-inovasi jasa yang terus dikembangkan untuk memperkuat lini bisnis yang di miliki seperti hal nya inovasi Smart Water untuk memperkuat lini bisnis Developer yang kami miliki, sedangkan untuk Engineering, inovasi dan penguatan lini bisnis dilakukan selain untuk memperkuat pasar nasional namun juga sudah mulai menyasar ke pasar global terutama di Asia-Afrika,” jelas Milfan.

Selanjutnya Milfan menyampaikan bahwa Indra Karya sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang Engineering, Developer & Industry ini senantiasa terus menghadirkan kreatifitas inovasi dalam merespon peluang di tengah pandemi seperti ini.

“Kreatifitas Inovasi yang di lakukan oleh Indra Karya sebagai Perusahaan BUMN yang memiliki lebih dari 59 tahun di bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Energi Baru Terbarukan ini yakni menghadirkan program layanan di bidang Developer salah satunya adalah program 3 in 1 atau 3 produk untuk 1 desa yakni Sanitasi sehat, Kelola sampah terpadu, dan Air Bersih “Smart Water” yaitu penyediaan sarana prasarana air bersih menggunakan teknologi smart water yang di integrasikan dengan smart card yang di kombinasikan dengan perangkat BWRO ataupun SWRO dengan output air bersih yang telah terfilterisasi.” tutup Milfan Rantawi.

Pandemi Covid-19  ini sangat berdampak negatif terhadap perekonomian di seluruh sektor usaha termasuk sektor konstruksi. Namun hingga akhir triwulan 3 ini, Indra Karya masih tetap produktif dengan mencatatkan kinerja positif atas operasi walaupun di proyeksikan tingkat ketercapaian terhadap target masih sekitar 62% dari total target yang di canangkan oleh pemegang saham. Pada triwulan 3 tahun 2020 ini, Indra Karya telah membukukan pendapatan operasi sebesar Rp. 115.835 Miliar dengan kontrak kerja senilai Rp. 365.294 Miliar serta mencatatkan laba bersih senilai Rp. 5.429 Miliar dengan total aset yang tercatatkan sebesar Rp 248.582 Miliar.

Indra Karya Raih Penghargaan The Best SOE Konsultan Konstruksi Terbaik Awarding Infobank 2020

Jakarta (04/11) – Sebagai BUMN yang bergerak di bidang layanan jasa konsultan konstruksi, PT Indra Karya (Persero) terus melakukan pengembangan dan optimalisasi layanan terutama di sektor Sumber Daya Air (SDA) dan produk turunannya yang memiliki visi sebagai konsultan terbaik di Asia. Beberapa upaya strategis yang dilakukan PT Indra Karya (Persero) antara lain seperti, melakukan transformasi bisnis, penguatan pasar dalam negeri, ekspansi pasar luar negeri serta diversifikasi usaha yang menjadikan perusahaan tetap produktif di masa pandemi corona virus deseas 2019 (covid-19) dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam menjalankan kegiatan usaha dan bisnis.

Capaian prestasi perusahaan tersebut berhasil mengantarkan PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan  The Best Stated Owned Enterprises (SEO) dengan predikat “Sangat Bagus” di ajang Awarding Infobank Tahun 2020. PT Indra Karya (Persero) juga meraih peringkat pertama di Klaster Konsultan Konstruksi dan peringkat ke-20 dari 118 BUMN dengan predikat “Sangat Bagus” pada tahun 2020 versi Infobank yang dilakukan secara virtual (3/10).

“PT Indra Karya (Persero) sebagai konsultan konstruksi milik negara, saat ini terus melakukan pengembangan dan penguatan layanan usahanya melalui transformasi bisnis, penguatan pasar dalam negeri, ekspansi pasar luar negeri serta diversifikasi usaha sebagai upaya perusahaan untuk tetap produktif dalam menjalankan kegiatan usaha dan bisnis di masa pandemi ini. Alhamdulillah, upaya tersebut membuahkan hasil dengan kami bisa mendapatkan penghargaan sebagai The Best Stated Owned Enterprises (SEO) di ajang Awarding Infobank Tahun 2020 serta peringkat pertama di klaster konsultan konstruksi dan peringkat ke-20 dari 118 BUMN dengan predikat “Sangat Bagus” versi  Infobank. Penghargaan tersebut merupakan hasil  dari kerja team dan komitmen dari seluruh insan Indra Karya untuk memberikan kualitas terbaik dari layanan usaha dan terus memberikan kinerja yang optimal di situasi saat ini” Ujar Ir. Eko Budiono Direktur PT Indra Karya (Persero).

Selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia sejak awal tahun 2020 ini sangat berdampak negatif terhadap perekonomian di seluruh sektor usaha termasuk sektor konstruksi. Namun hingga akhir triwulan 3 ini, Perusahaan masih mencatatkan kinerja positif walaupun tingkat ketercapaian terhadap target masih di sekitar 62% dari total target yang di canangkan oleh pemegang saham. Pada triwulan 3 tahun 2020 ini, Indra Karya telah membukukan pendapatan sebesar Rp. 115.835 Miliar dengan kontrak kerja senilai Rp. 365.294 Miliar serta mencatatkan laba bersih senilai Rp. 5.429 Miliar dengan total aset yang tercatatkan sebesar Rp 248.582 Miliar.

Selama satu tahun terakhir PT Indra Karya (Persero) juga telah mencatatkan beberapa capaian prestasi perusahaan yang selaras dengan penerapan Core Values AKHLAK sebagai nilai-nilai perusahaan. Beberapa prestasi tersebut yakni memiliki pengalaman selama 59 tahun di sektor sumber daya air (SDA) di Indonesia, berperan pada lebih dari 60% Proyek Strategis Nasional di sektor Sumber Daya Air di seluruh Indonesia yang merupakan perwujudan atas nilai Amanah yang merupakan salah satu komponen dari nilai perusahaan. Lalu, memiliki 500 Tenaga Ahli di berbagai bidang serta memiliki 2 corporate brand yakni Indra Karya dan Infresh yang merupakan perwujudan atas nilai Kompeten. PT Indra Karya (Persero) juga telah memiliki 20 Unit Layanan yang tersebar di seluruh Indonesia serta 27 jenis Layanan Pengujian Terintegrasi salah satunya laboratorium geoteknik yang telah tersertifikasi ISO : 17025 sebagai implementasi dari nilai Harmonis. Memiliki lebih dari 500 pelanggan di berbagai sektor layanan bisnis yang dibagi ke dalam 3 bentuk layanan yaitu B to G, B to B, dan B to C yang memiliki loyalitas pelanggan cukup tinggi, dimana hampir 30-40%  merupakan pekerjaan Existing yang merupakan implementasi dari nilai Loyal. Untuk tata nilai Adaptif, perusahaan memiliki layanan IKA Smart yang merupakan digitalisasi sistem terintegrasi untuk mendukung percepatan layanan dan juga percepatan aktualisasi daripada kompetensi yang dimiliki perusahaan. Sedangkan bentuk implementasi dari nilai Kolaboratif, saat ini perusahaan terus mendorong terwujudnya aliansi global dengan beberapa konsultan asing seperti India, China, Jepang, dan Taiwan untuk merambah pangsa pasar di Asia seperti di Nepal dan Filipina.

“Indra Karya hingga triwulan 3 tahun 2020 ini tetap menunjukan kinerja positif walaupun tingkat ketercapaian kinerja usaha sekitar 62% dari target yang ditetapkan oleh pemegang saham. Selama satu tahun terakhir kami juga telah mencatatkan beberapa capaian prestasi perusahaan yang selaras dengan Core Values AKHLAK sebagai tata nilai perusahaan. Dimana PT Indra Karya (Persero) saat ini telah berperan pada lebih dari 60% Proyek Strategis Nasional di sektor Sumber Daya Air di seluruh Indonesia yang merupakan perwujudan atas nilai Amanah. Lalu, memiliki 500 Tenaga Ahli dari berbagai bidang keilmuan serta memiliki 2 corporate brand yakni Indra Karya dan Infresh yang merupakan perwujudan atas nilai Kompeten. Kami juga saat ini telah memiliki 20 Unit Layanan yang tersebar di seluruh Indonesia serta 27 jenis Layanan Pengujian Terintegrasi sebagai implementasi dari tata nilai Harmonis. Sampai saat ini kami telah memiliki lebih dari 500 pelanggan yang memiliki loyalitas cukup tinggi, dimana hampir 30-40% pekerjaan merupakan pekerjaan Existing yang merupakan implementasi dari nilai Loyal. Perusahaan juga terus mendorong digitalisasi sistem terintegrasi untuk mendukung percepatan layanan dan juga percepatan aktualisasi daripada kompetensi perusahaan yakni sistem IKA Smart. Terakhir, saat ini perusahaan juga terus mendorong terwujudnya aliansi global dengan beberapa konsultan asing seperti India, China, Jepang, dan Taiwan untuk merambah pangsa pasar di Asia sebagai perwujudan atas nilai Kolaboratif ”. Tutup Eko Budiono

PT Indra Karya (Persero) saat ini terus mendorong langkah diversifikasi dan ekspansi usaha. Salah satunya pada sektor Developer, dimana saat ini terlibat pada Program SDGs (Suistainable Development Goals) Nomor 6 terkait dengan Penyediaan Akses Air Bersih dan Sanitasi yang dicanangkan oleh pemerintah dengan meluncurkan program 3 in 1 (3 Produk 1 Desa) yang terdiri dari penyediaan air bersih Smart Water, Kelola Sampah Terpadu, dan Sanitasi Sehat. Salah satu program yang sedang dilakukan saat ini adalah penyediaan sarana air bersih berbasis teknologi Smart Water di wilayah yang terdampak kekeringan dengan kategori sedang yang berlokasi di Desa Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sedangkan, untuk kegiatan pada sektor Industry yakni menjalankan usaha Industrialisasi yaitu Air Minum dalam Kemasan (AMDK) dengan Merek dagang Infresh.

Selain itu, PT Indra Karya (Persero) juga mulai memperluas pasar garapannya ke Asia. Beberapa kerjasama dengan perusahaan-perusahaan di regional Asia sudah mulai dilakukan semenjak beberapa tahun terkahir seperti dengan menggandeng perusahaan Taiwan, Sinotech Engineering Consultants Ltd, untuk menggarap proyek-proyek infrastruktur di Indonesia dan Asia Pasifik. Selain itu, menjalin kerjasama bisnis strategis dengan BUMN India, Wapcos Limited dengan tujuan untuk memperluas cakupan bisnis di Asia dan Afrika, serta melakukan penetrasi pasar internasional dengan menggandeng perusahaan asal Jepang, CTI Engineering International.

Pastikan Ketersediaan AMDK, Indra Karya –BGR Kolaborasi Dukung Aplikasi WarungPangan

Jakarta (24/8) -PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) gandeng PT Indra Karya (Persero) melakukan Kolaborasi BUMN hadirkan Air Minum Dalam kemasan (AMDK) Infresh untuk perkuat Aplikasi Warung Pangan. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama dalam rangkamendukung Program Digitalisasi dan Pemulihan UMKM di Indonesia melalui aplikasi “Mitra Warung Pangan” dan aplikasi “Warung Pangan” yang dikelola oleh BGR Logistics.

Penandatangan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Indra Karya (Persero), Milfan Rantawi dan Direktur Utama PT BGR (Persero), M. Kuncoro Wibowo yang bertempat di Kantor PT BGR (Persero) dengandisaksikan langsung oleh Direktur PT Indra Karya (Persero), Eko Budiono, Direktur Komersial PT BGR (Persero), Budi Susanto, Direktur Pengembangan Bisnis dan Sistem Informasi PT BGR (Persero), Tri Wahyundo Hariyatno, Direktur Keuangan dan SDM PT BGR (Persero), Irma Setyowati serta pejabat dari PT Indra Karya (Persero) maupun pejabat PT BGR (Persero).

Dalam kesempatan tersebut, Milfan Rantawi mengatakan bahwa, melalui kesepakatan ini PT Indra Karya (Persero) yakin kesiapan Infresh dalam mendukung aplikasi Warung Pangan dengan komitmennya dalam penyediaan dan pendistribusian Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) pada wilayah-wilayah di Indonesia.

“Kami berkolaborasi bersama BGR agar Masyarakat mendapatkan pasokan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) produk BUMN dengan merek Infresh ini dengan kualitas yang baik, diproduksi dari sumber air pegunungan alami secara higienis dengan teknologi modern melalui proses ultrafiltrasi, ozonisasi dan ultraviolet, produk dari Indra Karya. Ke depannya, Indra Karya siap untuk terus mendukung ketersediaan stok AMDK pada wilayah-wilayah di Indonesia”ujar Milfan Rantawi.

Kuncoro Wibowo menyatakan, kerja sama ini juga selaras dengan program #belanjadiwarungtetanggayang digagas oleh Kementerian Koperasi dan UKM. “Dengan bergabungnya InFresh, kami berharap dapat berkontribusi dalam pemulihan UMKM di Indonesia dimana masyarakat bisa mendapatkan Air Minum dengan harga yang stabil sehingga para Mitra/Pemilik Warung dapat menjual kembali melalui aplikasi “Warung Pangan” dengan harga yang relatif lebih murah dari harga dipasaran,” ujar Kuncoro Wibowo.

AMDK merek Infresh ini nantinya akan dipasarkan melalui aplikasi Mitra Warung Pangan dan Warung Pangan yang dikelola oleh BGR Logistic dengan beberapa varian di antaranya AMDK Infresh varian 330 ml, 600 ml, dan 1500 ml yang dapat diakses oleh masyarakat dengan harga yang terjangkau sebagai wujud semangat BUMN Untuk Indonesia.

Penyerahan cinderamata oleh Direktur Utama PT. Indra Karya (Persero) kepada Direktur Utama PT. Bhanda Ghara Reksa (Persero)
Jajaran Direksi PT. Indra Karya (Persero) bersama Direksi PT. handa Ghara Reksa (Persero) berfoto bersama produk AMDK INFRESH
Produk AMDK INFRESH dalm berbagai jenis ukuran

PT Indra Karya (Persero) Raih Penghargaan untuk Kategori Emerging Stated Owned Enterprises di Ajang Anugerah BUMN 2020

Jakarta, 09 Juli 2020 – Majalah @bumn.track didukung oleh PPM Manajemen kembali menggelar Anugerah BUMN 2020 tahun ke-9 dengan tema “BUMN sebagai Lokomotif Perekonomian dan Pembangunan Nasional dalam Persaingan Global”. Pada tahun ini, PT Indra Karya (Persero) yang bergerak dibidang usaha engineering, developer, dan industry kali pertama mengikuti kegiatan Anugerah BUMN 2020 dengan proses penilaian yang awalnya diikuti oleh 131 perusahaan mengerucut menjadi 107 perusahaan yang lolos tahap wawancara dan presentasi di hadapan para Dewan Juri.
.
Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2020, Dr. Tanri Abeng, MBA mengungkapkan bahwa BUMN telah menunjukkan kinerja unggul serta mampu bersaing ditingkat Nasional dan Global.
“BUMN dinilai sudah mampu memberikan kontribusi ekonomi yang tinggi. Ada banyak fakta BUMN mulai bergerak dan perlahan memperlihatkan kemampuan masing-masing. Melalui ajang ini, bagaimana inovasi yang terus dikembangkan mampu menjadikan BUMN sebagai lokomotif perekonomian dan pembangunan nasional sehingga mampu bersaing di tingkat global,” ungkap Tanri Abeng di Jakarta, Kamis (09/7).
.
Indra Karya meraih Terbaik III pada Kategori Emerging Stated Owned Enterprises yakni Perusahaan BUMN yang paling muncul dari segi performa dan capaian prestasi growth.
.
Bapak Milfan Rantawi selaku Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) menyatakan, “Alhamdulillah kami mendapatkan penghargaan di kategori Emerging Stated Owned Enterprises dalam ajang Anugerah BUMN 2020 ini, penghargaan ini kami dedikasikan bagi seluruh insan Indra Karya dan sebagai pemacu kami untuk dapat berkarya berkontribusi lebih baik lagi bagi perusahaan agar semakin memberikan dampak positif BUMN secara profit dan eksistensi terhadap perekonomian maupun pembangunan nasional sebagai wujud BUMN untuk Indonesia,” jelasnya.

Universitas Pamulang Gandeng Indra Karya Siap Cetak SDM Kinerja Unggul

Universitas Pamulang sepakat bersinergi dengan PT Indra Karya (Persero) dalam rangka Program Magang Bersertifikat 2019 untuk pengembangan pendidikan, pengabdian masyarakat dan peningkatan sumber daya manusia di Universitas Pamulang.


Pada Rabu (13/11), bertempat di gedung viktor lantai 10, Universitas Pamulang, telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Indra Karya (Persero) dengan Universitas Pamulang. Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Rektor Universitas Pamulang Dr. H. Dayat Hidayat, MM dan Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Ir. Milfan Rantawi, MM beserta para Ketua dari ketiga Program Studi Universitas Pamulang.


Rektor Universitas Pamulang mengaku sangat gembira dengan penandatanganan kerjasama tersebut, karena memberikan peluang bagi peserta didiknya untuk magang di PT Indra Karya (Persero). Penandatanganan kerjasama tersebut diyakini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para mahasiswanya.


Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi mengatakan, bahwa, Magang Bersertifikat adalah wujud nyata dari BUMN Hadir Untuk Negeri yang merupakan program Kementerian BUMN dan selaras dengan program Bapak Presiden, dimana pembangunan SDM akan menjadi prioritas utama.


“Pembangunan SDM akan menjadi prioritas utama kita, membangun SDM yang pekerja keras, yang dinamis, membangun SDM yang terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mengundang talenta-talenta global untuk bekerja sama dengan kita,” ujar Milfan mengutip pidato Bapak Joko Widodo saat dilantik sebagai presiden periode 2019-2024.

PT Indra Karya Raih Dua Penghargaan BUMN Branding dan Marketing Award 2019

Jakarta, 5 November 2019 – Majalah BUMN TRACK didukung oleh Arrbey Consulting kembali menggelar BUMN Branding and Marketing Award 2019. Mengambil tema “Beyond Innovation”, kegiatan yang pada tahun ini memasuki tahun ke-7 bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan berkinerja unggul dan berkompetisi di pasar global melalui inovasi di bidang branding dan marketing.

Pada tahun ini, PT Indra Karya (Persero) yang bergerak dibidang usaha engineering, developer, dan industry kali pertama mengikuti kegiatan Branding dan Marketing Award 2019 yang diadakan oleh majalah BUMN Track, Sebanyak 92 perusahaan BUMN dan Anak Perusahaan BUMN terdaftar menjadi peserta. Sementara perusahaan yang lolos tahap seleksi kedua berupa wawancara dan presentasi di hadapan dewan juri yang kompeten di bidangnya mewakili akademisi, profesional dan pakar branding marketing mengerucut menjadi 77 perusahaan.

Ketua Dewan Juri BUMN and Marketing 2019 sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengungkapkan digital marketing sebagai bagian dari transformasi digital telah membuat BUMN mampu bersaing di luar batas dan memiliki kualitas dengan global mindset. Di sisi lain, para pemenang CMO terbaik terbukti mampu menerapkan global mindset dan menggiring perusahaannya menjadi world class company.

“BUMN dinilai sudah mampu memberikan kontribusi ekonomi yang tinggi. Ada banyak fakta BUMN mulai bergerak, tidak lagi menjadi lazy company. Melalui ajang ini, bagaimana inovasi yang terus dikembangkan mampu menjadikan BUMN bersaing di kancah global,” ungkap Rhenald Kasali di Jakarta, Selasa (5/11).

Pada Kategori Corporate Branding BUMN, Indra Karya Meraih Brand Innovation terbaik Dan Pada Kategori Khusus yaitu The Best CEO BUMN Initiative Collaboration, Bapak Ir. Milfan Rantawi, Mm, Direktur Utama PT. Indra Karya (Persero) Dinobatkan Sebagai The Best Ceo Strategic Innitiative Collaboration.

Bapak Milfan Rantawi Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) menyatakan, “Alhamdulillah kami mendapatkan penghargaan di 2 kategori pada ajang bumn branding and marketing award 2019 ini, penghargaan ini kami dedikasikan bagi seluruh insan Indra Karya dan sebagai pemacu kami untuk dapat berkarya berkontribusi lebih baik lagi bagi perusahaan agar semakin memberikan dampak positif BUMN secara profit dan eksistensi sebagai wujud BUMN hadir bagi negeri”. jelasnya.

Sebagai informasi tambahan, Pada triwulan III tahun 2019, PT Indra Karya (Persero) telah membukukan pendapatan sebesar Rp 138.370 milyar atau sebesar 89,21% dari rencana anggaran pada triwulan III RKAP tahun 2019 dan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 9,104 milyar atau 90,46% dari rencana triwulan III RKAP tahun 2019.

Garap Proyek Sistem Irigasi Wadaslintang, Indra Karya Gandeng BUMN India

Liputan6.com, Jakarta PT Indra Karya (Persero) menjalin kerjasama dengan BUMN India, Wapcos Limited, dalam proyek pembangunan sistem irigasi Wadaslintang di Kebumen – Jawa Tengah.

Komitmen kerjasama tersebut kian diperkuat dengan kunjungan dari dua CEO Wapcos Limited India Mr R.K Gupta dan Mr Anupam Mishra ke Kantor PT Indra Karya (Persero) pada Kamis (21/3) yang diterima oleh Direktur Utama PT Indra Karya, Milfan Rantawi.

“Kerjasama antar negara melalui mekanisme KSO antara PT Indra Karya dan Wapcos Limited terkait proyek pekerjaan sistim irigasi Wadaslintang ini merupakan kerjasama strategis yang saling menguntungkan dengan mengedepankan prinsip sharing pengalaman dan pertukaran informasi terkait konsep teknik modern seperti mikro irigasi, kedepannya kerjasama ini akan membuka peluang bagi PT Indra Karya sebagai BUMN Jasa Engineering untuk menggarap pangsa pasar India dan Asia Tenggara,” kata Milfan Rantawi, Jumat (22/3/2019).

 Keterlibatan PT Indra Karya dan Wapcos pada proyek pembangunan sistem irigasi Wadaslintang tersebut sebagai Konsultan Supervisi.

Menurut Milfan Rantawi, kerjasama lintas negara dengan format B to B ini merupakan kerjasama yang strategis dan cukup potensial bagi perkembangan korporasi ini kedepannya.

Kontrak pengerjaan proyek pembangunan sistem irigasi Wadaslintang ini telah ditandatangani pada awal Maret 2019 lalu.

PT Indra Karya bertindak selaku Lead Firm dengan proses pengerjaan yang direncanakan akan memakan waktu selama 18 bulan. Adapun nilai kontrak kerja senilai Rp 35 miliar, melalui mekanisme pengadaan tender yang diadakan oleh Ditjen SDA cq Kementerian PUPR.

Wapcos Limited merupakan BUMN dari India yang memiliki layanan jasa konsultan dan layanan jasa sektor publik di bawah koordinasi ministry of Water Resources, River Development and Ganga Rejuvenation of the Government of India.

Perusahaan Jasa Konsultan ini memiliki spesifikasi teknik pada bidang jasa pengelolaan air, energi, dan Infrastruktur.

Indra Karya Jalin Sinergi Bisnis dengan BUMN Asal India

Pembangunan infrastruktur yang masif dilakukan di Indonesia mendorong peluang bisnis bagi para perusahaan jasa konsultan teknik. Selain membuka peluang pekerjaan dan investasi usaha, dijadikan ajang transfer pengetahuan alih teknologi informasi modern melalui mekanisme sinergi dari masing-masing pihak pada beberapa proyek strategis nasional seperti bendungan, irigasi dan lelabuhan di Indonesia.

Sebagai BUMN konsultan konstruksi, PT Indra Karya (Persero) turut berkontribusi pada beberapa pembangunan proyek strategis nasional seperti bendungan dan irigasi. Dari 56 proyek bendungan dan irigasi prioritas yang dicanangkan oleh pemerintah, sebanyak 36 proyek bendungan dan irigasi melibatkan PT Indra Karya sebagai Pelaksana Studi Kelayakan, Sertifikasi, Konsultan Supervisi/Manajemen Konstruksi maupun gabungan dari beberapa pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Dalam menyelesaikan salah satu proyek irigasi, Indra Karya menggandeng BUMN dari India, Wapcos Limited, khususnya dalam menangani proyek sistem irigasi Wadaslintang di Kebumen, Jawa Tengah. Keterlibatan PT Indra Karya dan Wapcos yang dikenal memiliki spesifikasi teknik pada bidang jasa pengelolaan air, energi, dan Infrastruktur itu mencakup perannya sebagai Konsultan Supervisi.

Direktur Utama Indra Karya Milfan Rantawi mengatakan, kerjasama lintas negara dengan format B to B ini merupakan kerjasama yang strategis dan cukup potensial bagi perkembangan korporasi ke depannya, “Kerjasama ini saling menguntungkan dengan mengedepankan prinsip sharing pengalaman dan pertukaran informasi terkait konsep teknik modern seperti mikro irigasi. Ke depan, kerjasama ini akan membuka peluang bagi PT Indra Karya sebagai BUMN Jasa Engineering untuk menggarap pangsa pasar India dan Asia Tenggara,” ungkapnya di sela kunjungan dua CEO Wapcos Limited India Mr R.K Gupta dan Mr Anupam Mishra ke Kantor Pusat Indra Karya di Jakarta, Kamis (21/3).

Dirinya menambahkan, kontrak pengerjaan proyek pembangunan sistem irigasi Wadaslintang ini telah di tandatangani pada awal Maret 2019 lalu. Indra Karya bertindak selaku Lead Firm dengan proses pengerjaan yang direncanakan akan memakan waktu selama 18 bulan dengan nilai kontrak kerja senilai Rp 35 miliar melalui mekanisme pengadaan tender yang diadakan oleh Ditjen SDA Kementerian PUPR.

Sumber: https://bumntrack.com/berita/indra-karya-jalin-sinergi-bisnis-dengan-bumn-asal-india

Indra Karya Gandeng BUMN India Bangun Bendungan Wadas Lintang

Liputan6.com, Jakarta PT Indra Karya (Persero) menjalin kerjasama dengan BUMN India, Wapcos Limited, dalam proyek pembangunan sistem irigasi Wadaslintang di Kebumen – Jawa Tengah.

Komitmen kerjasama tersebut kian diperkuat dengan kunjungan dari dua CEO Wapcos Limited India Mr R.K Gupta dan Mr Anupam Mishra ke Kantor PT Indra Karya (Persero) pada Kamis (21/3) yang diterima oleh Direktur Utama PT Indra Karya, Milfan Rantawi.

“Kerjasama antar negara melalui mekanisme KSO antara PT Indra Karya dan Wapcos Limited terkait proyek pekerjaan sistim irigasi Wadaslintang ini merupakan kerjasama strategis yang saling menguntungkan dengan mengedepankan prinsip sharing pengalaman dan pertukaran informasi terkait konsep teknik modern seperti mikro irigasi, kedepannya kerjasama ini akan membuka peluang bagi PT Indra Karya sebagai BUMN Jasa Engineering untuk menggarap pangsa pasar India dan Asia Tenggara,” kata Milfan Rantawi, Jumat (22/3/2019).

 Keterlibatan PT Indra Karya dan Wapcos pada proyek pembangunan sistem irigasi Wadaslintang tersebut sebagai Konsultan Supervisi.

Menurut Milfan Rantawi, kerjasama lintas negara dengan format B to B ini merupakan kerjasama yang strategis dan cukup potensial bagi perkembangan korporasi ini kedepannya.

Kontrak pengerjaan proyek pembangunan sistem irigasi Wadaslintang ini telah ditandatangani pada awal Maret 2019 lalu.

PT Indra Karya bertindak selaku Lead Firm dengan proses pengerjaan yang direncanakan akan memakan waktu selama 18 bulan. Adapun nilai kontrak kerja senilai Rp 35 miliar, melalui mekanisme pengadaan tender yang diadakan oleh Ditjen SDA cq Kementerian PUPR.

Wapcos Limited merupakan BUMN dari India yang memiliki layanan jasa konsultan dan layanan jasa sektor publik di bawah koordinasi ministry of Water Resources, River Development and Ganga Rejuvenation of the Government of India.

Perusahaan Jasa Konsultan ini memiliki spesifikasi teknik pada bidang jasa pengelolaan air, energi, dan Infrastruktur.

Jadi Konsultan Pelabuhan Patimban, BUMN Ini Dapat 20 Persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Saat ini pemerintah sudah menandatangani kontrak jasa konsultan pembangunan Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. Salah satu perusahaan yang menjadi konsultan yaitu PT Indra Karya (Persero).  Direktur Utama Indra Karya Milfan Rantawi menjelaskan terdapat dua macam kontrak yang ada di proyek Pelabuhan Patimban. Kontrak tersebut yaitu untuk skala internasional dan nasional. 

“Jadi ada kontrak asing dan lokal. Kalau lokalnya saja kami mendapatkan mendapatkan porsi 20 persen dari total kontrak,” kata Milfan di Ruang Media Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kamis (22/11). 

Dia menjelaskan, dari 20 persen tersebut nilai kontraknya yaitu Rp 11,9 miliar. Sementara jika dari total kontrak keseluruhan atau internasional, Indra Karya mendapotkan porsi sembilan persen sebagai konsultan.

Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhuungan (Kemenhub) Agus Purnomo mengatakan penandatanganan kontrak paket delapan sudah dilakukan. Penandatanganan paket tersebut dilakukan dengan perusahaan joint venture konsultan supervisi dan desain pada Senin (12/11).

Agus menjelaskan paket yang ditandatangani tersebut untuk jasa konsultansi supervisi dan desain Pelabuhan Patimbang. “Ini untuk pembangunan fasilitas pelabuhan untuk proyek Pembangunan Patimban tahap pertama,” kata Agus, Senin (13/11). 

Perusahaan konsultan Joint Venture pembangunan Pelabuhan Patimban tersebut terdiri dari tiga perusahaan Jepang. Ketiga perusahaan tersebut yaitu Oriental Consultan Global Co Ltd, Ides Inc, dan Nippon Koei Co Ltd. Selanjutnya ketiga perusahaan Jepang tersebut bekerja sama dengan tiga perusahaan konsultan Indonesia yaitu PT Raya Konsult, PT Rayasurverindo Tirtasarana, dan PT Indra Karya (Persero). 

Pembangunan Pelabuhan Patimban akan dilaksanakan dalam tiga tahap. Pada tahap pertama, Pelabuhan Patimban direncanakan akan dapat melayani sekitar 3,5 juta teus peti kemas dan 600 ribu kendaraan bermotor. Pada Tahap kedua, kapasitas pelayanan akan meningkat menjadi 5,5 juta teus dan pada tahap ketiga akan meningkat kembali hingga 7,5 juta teus.

 

Sumber: https://m.republika.co.id/berita/ekonomi/korporasi/18/11/23/pimvrd370-jadi-konsultan-pelabuhan-patimban-bumn-ini-dapat-porsi-20-p