Indra Karya dan Pelindo III Jalin Kerja Sama Kolaborasi Pemanfaatan Sumber Daya Perusahaan

Malang (23/4) – PT Indra Karya (Persero) menjalin kerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dalam rangka mengkolaborasikan pemanfaatan sumber daya perusahaan terutama di bidang kepelabuhanan, yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antar kedua pihak. Acara yang digelar pada hari Jumat (23/4) bertempat di Ruang Rapat Kantor Divisi Engineering I PT Indra Karya (Persero), Malang Jawa Timur. Kegiatan penandatanganan ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi, Direktur PT Indra Karya (Persero) Eko Budiono dan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Boy Robyanto, beserta jajaran dari masing-masing Perusahaan.

Acara ini merupakan inisiasi perusahaan dalam rangka memperkuat potensi sumber daya dari masing-masing perusahaan. Acara diawali dengan sambutan dari Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi, yang dalam sambutannya mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari usaha perusahaan memperkuat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi-potensi yang dimiliki perusahaaan khususnya di bidang survei dan investigasi sekaligus ingin menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kompetensi dan pengalaman dalam mengerjakan berbagai jenis pekerjaan survei dan investigasi yang berkaitan dengan kepelabuhanan.

“Kolaborasi ini merupakan bagian dari usaha perusahaan untuk mengoptimalkan potensi-potensi yang di miliki perusahaaan khususnya di sektor survei dan investigasi sekaligus ingin menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kompetensi dan pengalaman dalam mengerjakan pekerjaan survei dan investigasi yang berkaitan dengan kepelabuhan,” ujar Milfan Rantawi.

Dalam kesempatannya, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Boy Robyanto menjelaskan mengenai lingkup rencana kerja sama dalam rangka pemanfaatan sumber daya perusahaan, yakni kegiatan terkait soil investigasi terintegrasi untuk pengembangan Pelabuhan.

“Rencana kerja sama antara kami dan Indra Karya ini dalam rangka pemanfaatan sumber daya perusahaan terkait soil investigasi pengembangan di Kawasan Pelabuhan serta kerja sama lainnya yang dipandang perlu dalam rangka memperkuat kolaborasi BUMN,” pungkas Boy Robyanto.

PT Indra Karya (Persero) yang saat ini memiliki 3 lini bisnis utama Engineering, Developer dan Industri ini berkomitmen untuk terus menunjukkan kinerja positif di tengah pandemi saat ini khususnya pada sektor pengelolaan Sumber Daya Air seperti pembangunan bendungan-bendungan, sektor energi, sektor jalan dan jembatan, sektor transportasi, kepelabuhan, sektor gedung, sektor survey dan investigasi seperti pemetaan serta sektor industri seperti penyediaan air bersih dan pengelolaan air minum dalam kemasan dan lain sebagainya. Selain, di sektor pengembangan Sumber Daya Air, PT Indra Karya (Persero) juga memiliki Jasa Survei dan Investigasi Geologi dimana PT Indra Karya (Persero) merupakan perusahaan konsultan satu-satunya yang memiliki Laboratorium Geoteknik. Hal tersebut merupakan nilai tambah bagi perusahaan untuk terus memberikan kualitas terbaik pada setiap proyek-proyek yang dikerjakan.

“Dalam proses memberikan kontribusi dengan kualitas terbaik, PT Indra Karya (Persero) adalah perusahaan konsultan satu-satunya yang memiliki Laboratorium Geoteknik yang ada di Divisi Survei dan Investigasi. Hal tersebut merupakan nilai tambah bagi perusahaan untuk terus memberikan kualitas terbaik pada setiap proyek-proyek yang dikerjakan. Khususnya pada pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan kajian geologi,” ujar Milfan.

Terjalinnya kerja sama ini merupakan langkah positif PT Indra Karya (Persero) untuk terus berkontribusi untuk membangun kolaborasi BUMN. Harapannya kerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dapat membuka peluang perusahaan untuk menjalin kerja sama di sektor lainnya sehingga ke depan, keberadaan PT Indra Karya (Persero) dapat terus memberikan kontribusi terbaik untuk Indonesia.

Program Smart Water System milik Indra Karya Raih Penghargaan Sustainablity Community Development & Involvement di Ajang BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit 20/21

Pemenang Penghargaan Berfoto Bersama Menteri BUMN Erick Thohir dan Para Juri (29/01)

Jakarta (29/01) – PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan di ajang BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit 2021 (BCOMSS) pada kategori Sustainablity Community Development and Involvement dengan peringkat Bronze melalui Program Smart Water System yang diberikan secara langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir yang di terima langsung oleh Milfan Rantawi, Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) pada acara BCOMSS 20/21 yang dihelat di Auditorium Telkom Hub Lantai 6, Jakarta Selatan dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

BCOMSS 20/21 ini merupakan ajang penganugerahan perdana yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN  dan bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan BUMN yang memiliki komitmen tinggi terhadap program komunikasi publik dan program sosial ekonomi yang selaras dengan program tujuan pembangunan berkelanjutan yang digagas oleh pemerintah.

Seluruh perusahaan BUMN turut berkompetisi pada ajang perdana BCOMSS 2021, Ajang penghargaan ini di bagi kedalam dua kategori yakni Kateogori Communications (komunikasi) yang terbagi ke dalam 3 Sub Kategori yaitu Social Media and Corporate Campaign, Internal Communications Implementation dan Media Relation Management. Lalu, Kategori Sustainability (keberlanjutan) yang terbagi ke dalam 3 Sub Kategori yaitu SME Development, Community Involvement and Development, dan Creating Shared Value (CSV). Tahapan penjurian dilakukan secara ketat oleh para dewan juri yang terdiri dari para pakar, akademisi dan praktisi di berbagai bidang seperti Najwa Shihab, Efendi Ghazali, Alex Deni, Arya Sinulingga, dan lainnya.

Dalam sambutannya, Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan bahwa Komunikasi dan program sustainablity merupakan dua kunci penting bagi sebuah perusahaan untuk berkiprah termasuk bagi seluruh perusahaan pelat merah alias BUMN. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, dua kunci penting tersebut juga harus punya landasan kokoh yaitu sebuah kepercayaan, baik dari publik maupun pemerintah.

“Saya harus kembali menggarisbawahi kalau kita bicara communication dan sustainability tentu garis bawah yang terpenting adalah kepercayaan. Tidak mungkin kita bisa komunikasi dengan baik tapi kepercayaan rendah. Tidak mungkin juga kita lakukan sustainability yang baik tapi juga tidak dipercaya, sehingga pengelolaan ini perlu terprogram dan terencana dengan baik agar memiliki dampak langsung yang positif bagi  seluruh masyarakat dan perusahaan” ujar Erick dalam BUMN Corporate Communication and Sustainability Summit (BCOMSS), Jumat (29/1)  jelas Erick Thohir.

Pada kesempatan yang sama, Milfan Rantawi Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) menyampaikan bahwa apresiasi dan penghargaan yang di terima ini merupakan hasil dari upaya inovasi Indra Karya dalam rangka mendukung Program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ SDGs (Suistainable Development Goals) Nomor 6 yakni Akses Air Bersih dan Sanitasi yang dicanangkan oleh Pemerintah dimana rencana pemenuhan 100% terhadap akses air bersih dan sanitasi sehat ini harus direalisasikan sesuai RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) tahun 2020 hingga 2024 mendatang.

“Alhamdulillah, apresiasi dan penghargaan ini merupakan hasil dari upaya inovasi perusahaan yang dilakukan dalam rangka mendukung Program SDGs (Suistainable Development Goals) Nomor 6 terkait Akses Air Bersih dan Sanitasi yang dicanangkan oleh Pemerintah dimana rencana pemenuhan 100% terhadap akses air bersih dan sanitasi sehat ini harus direalisasikan sesuai RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) tahun 2020 hingga 2024 mendatang, kami meluncurkan Smart Water System sebagai upaya untuk memperkuat komitmen kami pada program pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat secara berkelanjutan yang menjadi solusi bagi daerah yang mengalami kesulitan untuk mengakses air bersih” ujar Milfan.

Milfan menambahkan, “Penghargaan dibidang Sustainability Development & Involvement bagi Indra Karya yang merupakan BUMN Konsultan Konstruksi ini tentunya menjadi motivasi bagi kami kedepannya agar Indra Karya senantiasa dapat memberikan kontribusi terbaik bagi negeri melalui inovasi-inovasi yang terus dikembangkan untuk memperkuat lini bisnis yang di miliki seperti hal nya inovasi Smart Water System melalui lini bisnis Developer yang kami miliki,” tutupnya.

Sebagai infromasi tambahan Program Smart Water System ini merupakan teknologi karya insan Indra Karya yang terintegrasi dengan Smart Card dan dapat diterapkan pada desa-desa yang memiliki kesulitan akses air bersih dimana setiap warga di lokasi penerapan akan mendapatkan kartu semodel Smart Card yang digunakan sebagai Tap Card untuk mengucurkan air bersih sesuai kuota yang didapatkan secara adil dan merata melalui pembatasan kuota kebutuhan pengisian air dari masing-masing kepala keluarga yang akan terpotong secara otomatis setelah digunakan, dengan batas maksimal kuota harian untuk pengisian air bersih 100 L/hari bagi setiap Kepala Keluarga (KK), sedangkan teknologi mesin air disesuaikan dengan sumber air yang ada. Teknologi ini sudah mulai di implementasikan Desa Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Selamat Tahun Baru 2021

Keluarga Besar
PT Indra Karya (Persero) mengucapkan :

Selamat Menyongsong Tahun Baru 2021

Semoga di Tahun 2021 ini, Kita Semua Tetap di Berikan Semangat Untuk Berkolaborasi Beri Karya Positif dan Terus Optimis Melaju, Bangkit Demi Indonesia Tercinta.

Bangun Semangat Optimisme Harapan Baru, Tujuan Baru & Lahirkan Prestasi Gemilang.

Indra Karya Berhasil Raih Penghargaan TOP Digital Implementation pada Ajang TOP Digital Awards 2020

Jakarta (22/12) – PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan TOP Digital Implementation  untuk kategori Sektor Konstruksi (Level Stars 3) di ajang TOP Digital Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Majalah ItWorks yang berkerjasama dengan beberapa Asosiasi dan Perusahaan Konsultan TI TELCO/Digital. Acara yang mengambil tema “Top Digital Innovation & Implementation in New Normal” ini diselenggarakan pada Selasa (22/12) di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jakarta. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Eko Budiono, Direktur PT Indra Karya (Persero). Kegiatan yang dihadiri oleh kurang lebih 400 tamu undangan dari berbagai perusahaan dan instansi pemerintah dan juga turut mengundang Bapak Ma’aruf Amin (Wakil Presiden RI) serta Johnny G Plate (Menteri Komunikasi dan Informatika RI) untuk menyampaikan Keynote Speech pada ajang penghargaan yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dalam kesempatannya, Moh Lutfi Handayani, Ketua Penyelenggara TOP Digital Awards 2020, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi perusahaan, karena menunjukkan bahwa manajemen perusahaan telah mengelola bisnisnya secara modern, profesional, dan lebih terpercaya dengan mengimplementasikan serta memanfaatkan teknologi informasi dan digital yang lebih canggih.”Penghargaan ini merupakan suatu apresiasi serta pencapaian yang luar biasa bagi perusahaan, penghargaan ini membuktikan kapasitas perusahaan yang bisa mengelola bisnisnya secara modern, professional dan lebih terpercaya dengan mengimplementasikan serta memanfaatjan teknologi informasi dan digital yang lebih canggih dan modern.” ujar Lutfi dalam TOP Digital Awards 2020 (22/12).

PT Indra Karya (Persero) sebagai konsultan konstruksi milik negara, saat ini terus melakukan pengembangan dan penguatan layanan usahanya melalui transformasi bisnis, penguatan pasar dalam negeri, ekspansi pasar luar negeri serta diversifikasi usaha sebagai upaya perusahaan untuk tetap produktif dan meneruskan kinerja positif dalam menjalankan kegiatan usaha dan bisnis di tengah masa pandemi saat ini. Di tahun 2020 ini, Indra Karya telah melakukan beberapa upaya strategis untuk memperkuat layanan bisnis perusahaan salah satunya memperkuat sistem Informasi dan Teknologi (IT) perusahaan, di mana perusahaan saat ini tengah melakukan penguatan pada lini bisnis Developer keairan yang diwujudkan dalam penyediaan akses air bersih dan sanitasi sehat melalui pengimplementasian teknologi Smart Water untuk mendukung program pemerintah mewujudkan pemenuhan 100% akses air bersih secara nasional. Selain itu, perusahaan juga saat ini telah memiliki dan menyempurnakan sistem layanan internal yakni IKA Smart yang meliputi Keterbukaan Data Perusahaan terkait progress pengerjaan proyek dan evaluasi kinerja internal melalui ROPT dan EKPP Online yang dapat di akses secara real time, lalu akses Kemudahan Informasi yang bisa di akses melalui portal website E-PPID PT Indra Karya (Persero), serta melakukan Pengembangan Manajemen Kontrol Terpusat yang mengintegrasikan seluruh aplikasi online berbasis website dalam satu sistem aplikasi yang dapat di akses oleh seluruh insan Indra Karya. Upaya dan langkah penguatan sistem Informasi dan Teknologi perusahaan tersebut mengantarkan Indra Karya berhasil meraih TOP Digital Implementation untuk kategori Sektor Konstruksi (Level Stars 3) di ajang TOP Digital Awards 2020.

“PT Indra Karya (Persero) sebagai konsultan konstruksi milik negara, saat ini terus melakukan pengembangan dan penguatan layanan usahanya melalui transformasi bisnis, penguatan pasar dalam negeri, ekspansi pasar luar negeri serta diversifikasi usaha sebagai upaya perusahaan untuk tetap produktif dan menunjukan kinerja positif dalam menjalankan kegiatan usaha dan bisnis di masa pandemi ini. Di tahun 2020 ini, Indra Karya telah melakukan beberapa upaya strategis untuk memperkuat layanan bisnis perusahaan salah satunya dengan memperkuat sistem Informasi dan Teknologi (IT) perusahaan, di mana perusahaan saat ini tengah melakukan penguatan pada lini bisnis Developer keairan yang diwujudkan dalam penyediaan akses air bersih dan sanitasi sehat melalui pengimplementasian teknologi Smart Water untuk mendukung program pemerintah mewujudkan pemenuhan 100% akses air bersih secara nasional. Saat ini juga kami telah memiliki dan menyempurnakan sistem layanan internal yakni IKA Smart yang meliputi Keterbukaan Data Perusahaan terkait progress pengerjaan proyek dan evaluasi kinerja internal melalui ROPT dan EKPP Online, lalu akses Kemudahan Informasi yang bisa di akses melalui portal website E-PPID PT Indra Karya (Persero), serta melakukan Pengembangan Manajemen Kontrol Terpusat yang mengintegrasikan seluruh aplikasi online berbasis website dalam satu sistem aplikasi yang dapat di akses oleh seluruh insan Indra Karya. Alhamdulillah dengan upaya dan langkah penguatan sistem Informasi dan Teknologi perusahaan tersebut mengantarkan kami  berhasil meraih TOP Digital Implementation  untuk kategori Sektor Konstruksi (Level Stars 3) di ajang TOP Digital Awards 2020,” Pungkas Ir. Eko Budiono, Direktur PT Indra Karya (Persero).

Sebagai informasi tambahan Penghargaan TOP Digital Awards 2020 ini dibagi ke dalam lima kategori yakni Bintang 5 (Luar Biasa), Bintang 4 (Sangat Baik), Bintang 3 (Baik), Bintang 2 (Cukup Baik), dan Bintang 1 (Kurang Baik) yang dinilai secara objektif oleh Juri Independen berdasarkan pengimplementasian teknologi, infrastruktur pendukung teknologi yang tersedia serta tata kelola teknologi informasi (TI) yang dijalankan secara konsisten dengan perbaikan yang berkesinambungan.

Indra Karya Jalin Kerja Sama Strategis dengan Yayasan Air Adhi Eka Kementerian PUPR

Jakarta (04/12) – PT Indra Karya (Persero) menjalin kerjasama strategis terkait Pengusahaan dan Pengembangan Proyek Kerja Sama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPBU) dan Proyek Lainnya di Bidang Sumber Daya Air dengan Yayasan Air Adhi Eka yang merupakan wadah para purna tugas dari Kementerian PUPR. Acara yang digelar pada Jumat (4/12) tersebut berlokasi di Ruang Pusat Monitoring Bendungan Gedung Direktorat Jendral Sumber Daya Air di Komplek Kementerian PUPR tersebut turut dihadiri oleh Jajaran Direksi PT Indra Karya (Persero), Sekretaris Direktorat Jendral Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Sekretaris Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian PUPR, Ketua Yayasan Air Adhi Eka, Dewan Pembina Yayasan Air Adhi Eka serta beberapa tamu undangan lainnya.

Ketua Yayasan Air Adhi Eka dalam sambutannya mengungkapkan bahwa ini merupakan kerja sama strategis yang dilakukan untuk saling mendukung proyek-proyek pemerintah dengan badan usaha khususnya pada sektor pengembangan Sumber Daya Air.

“Bentuk kerja sama ini merupakan langkah kami untuk mengembangkan kegiatan khususnya pada sektor Sumber Daya Air dengan menggandeng PT Indra Karya (Persero) yang merupakan BUMN Konsultan Konstruksi yang berpengalama di Indonesia. Harapannya kedepan kami bisa memfasilitasi kerjasama antara pemerintah dengan badan usaha  untuk memperkuat program-program pemerintah di sektor SDA dan juga pada sektor-sektor strategis lainnya,” ungkap Ketua Umum Yayasan Air Adhi Eka Ir.Adi Sarwoko, Dipl. HE.

PT Indra Karya (Persero) yang memiliki 3 lini bisnis utama Engineering, Developer, dan Industry ini, kedepan memiliki fokus untuk terus berkontribusi pada program-program strategis pemerintah khususnya pada sektor pengembangan Sumber Daya Air. Saat ini Indra Karya telah ikut terlibat pada beberapa program pemerintah salah satunya yakni untuk memperkuat Program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/ SDGs No 6 terkait dengan pemenuhan air bersih dan sanitasi sehat. Hal tersebut sebagai bukti komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dan mendukung program pemerintah dalam pemenuhan 100% akses air bersih dan sanitasi sehat bagi masyarakat. Tidak hanya itu, Indra Karya juga melihat potensi yang cukup besar di berbagai kawasan industri terkait penyediaan dan pengelolaan air bersih di kawasan tersebut. Oleh karena itu, Indra Karya sebagai Konsultan BUMN yang bergerak di Bidang Jasa Konsultan Konstruksi perlu menggandeng kerjasama dengan berbagai Stakeholder untuk mensukseskan program-program tersebut.

“Kegiatan kerjasama dengan Yayasan Air Adhi Eka ini merupakan kerjasama strategis sebagai bentuk upaya kami dalam rangka mewujudkan ketercapaian program-program strategis pemerintah khususnya pada sektor Sumber Daya Air (SDA) dimana saat ini potensi pengembangan di sektor SDA masih sangat besar untuk di kembangkan termasuk untuk mendukung program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/SDGs No 6 terkait pemenuhan akses air bersih dan sanitasi sehat yang merupakan turunan dari kegiatan di hulu yakni optimalisasi bendungan dan waduk yang masih cukup besar untuk memenuhi kebutuhan air bersih di berbagai kawasan industri di Indonesia,” ujar Milfan Rantawi, Direktur Utama PT Indra Karya (Persero).

Pemilihan Indra Karya sebagai mitra Yayasan Air Adhi Eka dinilai dari berbagai pengalaman serta kemampuan PT Indra Karya (Persero) selama 59 tahun di sektor Sumber Daya Air yang sudah tidak diragukan lagi. Hal tersebut dibuktikan dengan beberapa penghargaan yang didapatkan Indra Karya sepanjang tahun 2020 ini, seperti penghargaan sebagai Konsultan Konstruksi terbaik versi majalah Infobank, Best Creative Branding pada ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020 dan beberapa penghargaan lainnya. Oleh karena itu, peran Indra Karya sangat baik khususnya pada proyek-proyek di sektor Sumber Daya Air (SDA).

“Indra Karya kami pilih sebagai mitra strategis bagi Yayasan Air Adhi Eka ini karena pengalaman serta kemampuan Indra Karya dalam melaksanakan proyek-proyek SDA, dimana Indra Karya ini merupakan BUMN Konsultan Konstruksi terbaik di Indonesia, atas dasar itu kami tidak ragu memilih Indra Karya sebagai mitra kerjasama Yayasan Air Adhi Eka yang memang memiliki keinginan untuk mengembangkan dan memperkuat kegiatan yayasan khususnya pada sektor Sumber Daya Air (SDA) termasuk untuk  optimalisasi  bendungan dan waduk yang ada untuk dapat memberikan nilai tambah kemanfaatannya bagi penyediaan Air Bersih bagi kawasan industri dan pembangkit listrik tenaga air dengan mendorong kerjasama Badan Usaha terkait,” ujar Drs. Gembong Priyono, MSc, Dewan Pembina Yayasan Air Adhi Eka.

Terjalinnya kerjasama ini merupakan langkah positif PT Indra Karya (Persero) untuk terus berkontribusi pada pengerjaan proyek-proyek strategis di sektor Sumber Daya Air. Harapannya kerjasama dengan Yayasan Air Adhi Eka dapat membuka peluang perusahaan untuk menjalin kerjasama di sektor lainnya sehingga kedepan keberadaan PT Indra Karya (Persero) dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan negeri.

“Kerjasama ini merupakan suatu langkah positif PT Indra Karya (Persero) untuk terus berkontribusi pada program-program strategis di sektor Sumber Daya Air. Harapannya kerjasama dengan Yayasan Air Adhi Eka dapat membuka peluang perusahaan untuk menjalin kerjasama di sektor lainnya sehingga kedepan PT Indra Karya (Persero) dapat terus berperan dengan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan negeri,” tutup Milfan.

Pada kesempatan tersebut  Sekretaris Direktorat Sumber Daya Air, Ir. Charisal Akdiam Manu, M.Si dan Sekretaris Direktorat Jendral Cipta Karya, Ir. T. Iskandar, MT juga kompak secara bersamaan menyampaikan dukungannya atas kerjasama strategis ini mengingat masih besarnya kebutuhan masyarakat dalam penyediaan air serta peluang peran serta Badan Usaha dalam pengembangan dan pembangunan Sumber Daya Air di Indonesia.

(Kanan) Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) memberikan Cinderamata kepada Ketua Umum Yayasan Air Adhi Eka Ir. Adi Sarwoko, Dipl. HE. (Kiri)

Indra Karya Raih Penghargaan The Best SOE Konsultan Konstruksi Terbaik Awarding Infobank 2020

Jakarta (04/11) – Sebagai BUMN yang bergerak di bidang layanan jasa konsultan konstruksi, PT Indra Karya (Persero) terus melakukan pengembangan dan optimalisasi layanan terutama di sektor Sumber Daya Air (SDA) dan produk turunannya yang memiliki visi sebagai konsultan terbaik di Asia. Beberapa upaya strategis yang dilakukan PT Indra Karya (Persero) antara lain seperti, melakukan transformasi bisnis, penguatan pasar dalam negeri, ekspansi pasar luar negeri serta diversifikasi usaha yang menjadikan perusahaan tetap produktif di masa pandemi corona virus deseas 2019 (covid-19) dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam menjalankan kegiatan usaha dan bisnis.

Capaian prestasi perusahaan tersebut berhasil mengantarkan PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan  The Best Stated Owned Enterprises (SEO) dengan predikat “Sangat Bagus” di ajang Awarding Infobank Tahun 2020. PT Indra Karya (Persero) juga meraih peringkat pertama di Klaster Konsultan Konstruksi dan peringkat ke-20 dari 118 BUMN dengan predikat “Sangat Bagus” pada tahun 2020 versi Infobank yang dilakukan secara virtual (3/10).

“PT Indra Karya (Persero) sebagai konsultan konstruksi milik negara, saat ini terus melakukan pengembangan dan penguatan layanan usahanya melalui transformasi bisnis, penguatan pasar dalam negeri, ekspansi pasar luar negeri serta diversifikasi usaha sebagai upaya perusahaan untuk tetap produktif dalam menjalankan kegiatan usaha dan bisnis di masa pandemi ini. Alhamdulillah, upaya tersebut membuahkan hasil dengan kami bisa mendapatkan penghargaan sebagai The Best Stated Owned Enterprises (SEO) di ajang Awarding Infobank Tahun 2020 serta peringkat pertama di klaster konsultan konstruksi dan peringkat ke-20 dari 118 BUMN dengan predikat “Sangat Bagus” versi  Infobank. Penghargaan tersebut merupakan hasil  dari kerja team dan komitmen dari seluruh insan Indra Karya untuk memberikan kualitas terbaik dari layanan usaha dan terus memberikan kinerja yang optimal di situasi saat ini” Ujar Ir. Eko Budiono Direktur PT Indra Karya (Persero).

Selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia sejak awal tahun 2020 ini sangat berdampak negatif terhadap perekonomian di seluruh sektor usaha termasuk sektor konstruksi. Namun hingga akhir triwulan 3 ini, Perusahaan masih mencatatkan kinerja positif walaupun tingkat ketercapaian terhadap target masih di sekitar 62% dari total target yang di canangkan oleh pemegang saham. Pada triwulan 3 tahun 2020 ini, Indra Karya telah membukukan pendapatan sebesar Rp. 115.835 Miliar dengan kontrak kerja senilai Rp. 365.294 Miliar serta mencatatkan laba bersih senilai Rp. 5.429 Miliar dengan total aset yang tercatatkan sebesar Rp 248.582 Miliar.

Selama satu tahun terakhir PT Indra Karya (Persero) juga telah mencatatkan beberapa capaian prestasi perusahaan yang selaras dengan penerapan Core Values AKHLAK sebagai nilai-nilai perusahaan. Beberapa prestasi tersebut yakni memiliki pengalaman selama 59 tahun di sektor sumber daya air (SDA) di Indonesia, berperan pada lebih dari 60% Proyek Strategis Nasional di sektor Sumber Daya Air di seluruh Indonesia yang merupakan perwujudan atas nilai Amanah yang merupakan salah satu komponen dari nilai perusahaan. Lalu, memiliki 500 Tenaga Ahli di berbagai bidang serta memiliki 2 corporate brand yakni Indra Karya dan Infresh yang merupakan perwujudan atas nilai Kompeten. PT Indra Karya (Persero) juga telah memiliki 20 Unit Layanan yang tersebar di seluruh Indonesia serta 27 jenis Layanan Pengujian Terintegrasi salah satunya laboratorium geoteknik yang telah tersertifikasi ISO : 17025 sebagai implementasi dari nilai Harmonis. Memiliki lebih dari 500 pelanggan di berbagai sektor layanan bisnis yang dibagi ke dalam 3 bentuk layanan yaitu B to G, B to B, dan B to C yang memiliki loyalitas pelanggan cukup tinggi, dimana hampir 30-40%  merupakan pekerjaan Existing yang merupakan implementasi dari nilai Loyal. Untuk tata nilai Adaptif, perusahaan memiliki layanan IKA Smart yang merupakan digitalisasi sistem terintegrasi untuk mendukung percepatan layanan dan juga percepatan aktualisasi daripada kompetensi yang dimiliki perusahaan. Sedangkan bentuk implementasi dari nilai Kolaboratif, saat ini perusahaan terus mendorong terwujudnya aliansi global dengan beberapa konsultan asing seperti India, China, Jepang, dan Taiwan untuk merambah pangsa pasar di Asia seperti di Nepal dan Filipina.

“Indra Karya hingga triwulan 3 tahun 2020 ini tetap menunjukan kinerja positif walaupun tingkat ketercapaian kinerja usaha sekitar 62% dari target yang ditetapkan oleh pemegang saham. Selama satu tahun terakhir kami juga telah mencatatkan beberapa capaian prestasi perusahaan yang selaras dengan Core Values AKHLAK sebagai tata nilai perusahaan. Dimana PT Indra Karya (Persero) saat ini telah berperan pada lebih dari 60% Proyek Strategis Nasional di sektor Sumber Daya Air di seluruh Indonesia yang merupakan perwujudan atas nilai Amanah. Lalu, memiliki 500 Tenaga Ahli dari berbagai bidang keilmuan serta memiliki 2 corporate brand yakni Indra Karya dan Infresh yang merupakan perwujudan atas nilai Kompeten. Kami juga saat ini telah memiliki 20 Unit Layanan yang tersebar di seluruh Indonesia serta 27 jenis Layanan Pengujian Terintegrasi sebagai implementasi dari tata nilai Harmonis. Sampai saat ini kami telah memiliki lebih dari 500 pelanggan yang memiliki loyalitas cukup tinggi, dimana hampir 30-40% pekerjaan merupakan pekerjaan Existing yang merupakan implementasi dari nilai Loyal. Perusahaan juga terus mendorong digitalisasi sistem terintegrasi untuk mendukung percepatan layanan dan juga percepatan aktualisasi daripada kompetensi perusahaan yakni sistem IKA Smart. Terakhir, saat ini perusahaan juga terus mendorong terwujudnya aliansi global dengan beberapa konsultan asing seperti India, China, Jepang, dan Taiwan untuk merambah pangsa pasar di Asia sebagai perwujudan atas nilai Kolaboratif ”. Tutup Eko Budiono

PT Indra Karya (Persero) saat ini terus mendorong langkah diversifikasi dan ekspansi usaha. Salah satunya pada sektor Developer, dimana saat ini terlibat pada Program SDGs (Suistainable Development Goals) Nomor 6 terkait dengan Penyediaan Akses Air Bersih dan Sanitasi yang dicanangkan oleh pemerintah dengan meluncurkan program 3 in 1 (3 Produk 1 Desa) yang terdiri dari penyediaan air bersih Smart Water, Kelola Sampah Terpadu, dan Sanitasi Sehat. Salah satu program yang sedang dilakukan saat ini adalah penyediaan sarana air bersih berbasis teknologi Smart Water di wilayah yang terdampak kekeringan dengan kategori sedang yang berlokasi di Desa Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sedangkan, untuk kegiatan pada sektor Industry yakni menjalankan usaha Industrialisasi yaitu Air Minum dalam Kemasan (AMDK) dengan Merek dagang Infresh.

Selain itu, PT Indra Karya (Persero) juga mulai memperluas pasar garapannya ke Asia. Beberapa kerjasama dengan perusahaan-perusahaan di regional Asia sudah mulai dilakukan semenjak beberapa tahun terkahir seperti dengan menggandeng perusahaan Taiwan, Sinotech Engineering Consultants Ltd, untuk menggarap proyek-proyek infrastruktur di Indonesia dan Asia Pasifik. Selain itu, menjalin kerjasama bisnis strategis dengan BUMN India, Wapcos Limited dengan tujuan untuk memperluas cakupan bisnis di Asia dan Afrika, serta melakukan penetrasi pasar internasional dengan menggandeng perusahaan asal Jepang, CTI Engineering International.

Percepat Pembangunan Dermaga JIIPE di Jawa Timur, BMS Gandeng Indra Karya

(22/10) Gresik – PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) gandeng PT Indra Karya (Persero) dalam proyek percepatan pekerjaan pembangunan perpanjangan dan pelebaran dermaga pelabuhan pada kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang dikelola oleh PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) yang merupakan perusahaan afiliasi dari PT Pelindo 3 (Persero).

Pada proyek JIIPE, PT Indra Karya (Persero) melalui Unit Operasinya Divisi Engineering III berperan sebagai Konsultan Manajemen Konstruksi dan Supervisi pekerjaan proyek pengembangan pelabuhan/dermaga di kawasan tersebut. Pengembangan yang dimaksud adalah melakukan pelebaran dan perpanjangan dermaga yang semula 250×30 meter menjadi 500×50 meter. Proyek dengan total nilai investasi senilai 400 Juta USD tersebut ditargetkan selesai pada bulan Juni tahun 2021 mendatang.

Direktur PT Indra Karya (Persero) Eko Budiono menyampaikan bahwa progress pembangunan proyek JIIPE ini masih berjalan sesuai dengan yang diharapkan baik dari sisi kualitas maupun progress pekerjaan. Pencapaian ini tentunya tidak terlepas dari komitmen dan konsistensi Indra Karya untuk tetap produktif di masa pandemi saat ini. Hal ini dibuktikan dengan progress pembangunan dermaga yang telah mencapai 75% dan terus dikejar pengerjaannya agar selesai sesuai dengan target yang ditentukan.

“Kami tetap berkomitmen untuk tetap produktif dan menjalankan tugas kami dalam melakukan pekerjaan pada seluruh proyek-proyek yang tersebar secara nasional, baik proyek yang bersifat Penugasan Negara, Proyek Strategis Nasional (PSN) atau proyek lainnya, dengan tetap mengedepankan standar protokol kesehatan pencegahan dan penangan Covid-19 di seluruh perimeter Unit Kerja, termasuk salah satunya adalah pada proyek pengembangan perpanjangan dan pelebaran pelabuhan dermaga di Kawasan Industri JIIPE  yang saat ini progress pengerjaannya telah mencapai 75% dan masih terus kami kejar penyelesaiannya dengan harapan proyek ini bisa selesai sesuai dengan target dan kualitas pekerjaan terbaik,” ungkap Eko Budiono.

Pengerjaan proyek pengembangan JIIPE ini terjalin melalui kolaborasi BUMN antara Kontraktor dan Konsultan BUMN, bertindak sebagai kontraktor pada pengerjaan pembangunan fisik perpanjangan dan pelebaran dermaga ini dilakukan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Selain itu, PT Boma Bisma Indra (Persero) juga terlibat dalam pekerjaan pemenuhan kebutuhan operasional, spareparts dan alat bantu.

“Kami ambil bagian dalam kolaborasi antar BUMN ini sebagai wujud implementasi dari core value Akhlak BUMN. Hal ini sebagai bukti komitmen kami untuk terus berkolaborasi dan bekerja sama agar dapat terus memberikan kontribusi positif serta mendorong pertumbuhan perekonomian nasional melalui keterlibatan dalam proyek-proyek strategis, seperti proyek JIIPE ini yang nantinya akan mampu berperan dalam meningkatkan arus distribusi logistik barang dari dan ke wilayah Jawa,” tutup Eko Budiono

Dengan dilakukannya proyek pengembangan JIIPE tersebut, diharapkan Kawasan Industri JIIPE Gresik dapat mempercepat laju perkembangannya dalam bidang pembangunan infrastruktur Kawasan. Selain itu, percepatan pengembangan perluasan pembangunan pelabuhan dermaga di Kawasan Industri JIIPE Gresik juga akan meningkatkan kelancaran arus logistik tanpa harus terkendala dwelling time  karena memiliki kapasitas daya tampung yang lebih besar dan dapat memperlancar arus distribusi barang.

Dukung SDG’s (Suitainable Development Goals), Indra Karya Sediakan Program Bantuan Akses Air Bersih Berbasis Teknologi “Smart Water” di Madura

Jakarta (21/10) – Terbatasnya penyediaan air bersih masih menjadi permasalahan mendasar beberapa wilayah dan kawasan di Indonesia bahkan dunia. PT Indra Karya (Persero) sebagai konsultankonstruksi yang memiliki core business di bidang keairan, turut mengambil peran dalam membantu menyediakan sarana air bersih di wilayah kekeringan dan kesulitan akses terhadap air bersih. Hal tersebut juga sebagai salah satu bentuk keterlibatan Indra Karya dalam mendukung Program SDGs (Suistainable Development Goals) Nomor 6 terkait Akses Air Bersih dan Sanitasi yang dicanangkan oleh Pemerintah dimana rencana pemenuhan 100% terhadap akses air bersih dan sanitasi sehat ini harus direalisasikan sesuai RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) tahun 2020 hingga 2024 mendatang.

Dalam mendukung program tersebut, PT Indra Karya (Persero) hadir melalui program 3 in 1 (3 Produk 1 Desa) yang terdiri dari penyediaan air bersih Smart Water, Kelola Sampah Terpadu dan Sanitasi Sehat. Salah satu program yang diluncurkan dan sedang dilakukan saat ini adalah Program Penyediaan Sarana Air Bersih berbasis teknologi Smart Water di wilayah yang mengalami kekeringan dengan kategori sedang berdasarkan data dari BNPB tahun 2019 yang berlokasi di Desa Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada Selasa (20/10).

 “Program Penyediaan Sarana Air Bersih yang dilakukan oleh Indra Karya merupakan upaya kami sebagai perusahaan BUMN untuk berkontribusi sesuai program pemerintah untuk berperan dalam program SDGs terkait penyediaan akses air bersih dan sanitasi melalui program 3 in 1 (3 Produk 1 Desa) dengan menyediakan akses atas sarana air bersih di beberapa wilayah terdampak kekeringan dan kesulitan akses terhadap air bersih. Penerapan program saat ini tengah dilakukan di desa Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur yang merupakan desa terdampak kekeringan dengan kategori sedang dan kesulitan akses terhadap air bersih. Kami membuat suatu alat berbasis teknologi yang disebut Smart Water, dimana melalui teknologi ini akan mendistribusikan air bersih dari sumber airnya dengan kapasitas tampung 100 L/Kepala Keluarga (KK) setiap harinya dan mampu memenuhi kebutuhan bagi 200 KK yang ada di desa tersebut,” ujar Corporate Secretary PT Indra Karya (Persero) Okky Suryono.

Teknologi Smart Water ini terintegrasi dengan Smart Card, dimana setiap warga yang memiliki kartu Smart Card tersebut bisa mendapatkan air bersih secara adil dan merata melalui pembatasan kuota kebutuhan pengisian air dari masing-masing kepala keluarga yang akan terpotong secara otomatis setelah digunakan, dengan batas maksimal kuota harian untuk pengisian air bersih 100 L/hari bagi setiap Kepala Keluarga (KK). Penerapan Teknologi Smart Water ini menggunakan sistem mesin pompa dan perpipaan yang mengambil air melalui berbagai sumber yang dimurnikan. Penerapannya bisa menggunakan air permukaan, air sumur dalam, air bauran hujan dan bahkan air laut.

“Teknologi Smart Water ini diintegrasikan dengan Smart Card  dimana setiap warga yang memiliki kartu ini bisa mengambil air bersih yang tersedia dengan batas maksimal 100 L/hari dengan rata-rata jarak tempuh dari rumah warga ke tempat pengisian air sekitar 50-100 m. Penerapan Teknologi Smart Water ini menggunakan sistem mesin pompa dan perpipaan yang mengambil air melalui berbagai sumber yang dimurnikan. Penerapannya bisa menggunakan air permukaan, air sumur dalam, air bauran hujan dan bahkan air laut. Harapannya dengan adanya teknologi ini dapat membantu warga dan masyarakat di desa tersebut terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih layak dan sanitasi sehat yang akan kita pantau secara berkala terhadap keberlanjutan programnya sehingga dapat berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan, peningkatan perekonomian masyarakat sekitar dan geliat wisata di desa-desa yang memiliki potensi wisata,” tutup Okky.

Harapannya program 3 in 1 ini dapat terus diimplementasikan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan berkolaborasi bersama BUMN-BUMN lainnya secara berkelanjutan di wilayah kekeringan mapun wilayah yang yang masih memiliki kesulitan akses terhadap air bersih di Indonesia sehingga dapat mewujudkan Indonesia merdeka dari kekeringan, mendorong peningkatan perekonomian masyarakat desa, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan membangun lingkungan sehat. Kolaborasi bersama dengan BUMN lainnya untuk pemenuhan SDGs (Suitainable Development Goals)  Nomor 6 ini juga merupakan bentuk dukungan atas program SDGs Nomor 17 terkait kemitraan untuk mencapai tujuan dalam pemenuhan akses air bersih dan sanitasi sehat di Indonesia.

Pemerintah Indonesia memiliki komitmen menuju 100% akses Air Minum dan Sanitasi sesuai dengan Rancangan Teknokratik RPJMN (Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2020 – 2024 dimana pemerintah menargetkan akses air minum aman 15%, akses air minum layak 100% dengan akses perpipaan 30% dan akses non perpipaan sebanyak 70%. Saat ini proyek Air Bersih Indonesia sudah mencapai 77% dari target yang direncanakan pemerintah dan masih terdapat 23% daerah dan wilayah di Indonesia yang belum memiliki sarana penyedian air bersih yang memadai untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat. Sebagai dukungan perusahaan dalam upaya pemenuhan 100% terhadap kebutuhan akses air bersih nasional, PT Indra Karya (Persero) luncurkan Program Bantuan Akses Air Bersih Berbasis Teknologi “Smart Water” untuk mengatasi kekeringan dan kesulitan akses terhadap air bersih pada wilayah terdampak kekeringan di Indonesia. Hal ini menjadi solusi atas pemenuhan Program SDGs Nomor 6 secara adil dan merata.