Dukung Kemajuan Madura, 21 BUMN BerKolaborasi Hadirkan SDGs Melalui 6 Program ‘Madura Moljeh Asreh’

Kegiatan Serah Terima Bantuan Program Kolaborasi 21 BUMN Mendukung Kemajuan Madura melalui Program Madura Moljeh Asreh yang disaksikan langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, pada Jumat (10/6)

Gresik (10/6) – Dalam rangka mendukung Suistainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang dicanangkan oleh pemerintah, PT Indra Karya (Persero) bersama dengan 21 BUMN lainnya berkolaborasi bersama-sama melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) turut membantu dalam mendorong kemandirian lingkungan dan berdampak pada pertumbuhan serta pemulihan ekonomi pasca Covid-19 di Kabupaten Sampang, Madura – Jatim.

Mengusung tema “Madura Moljeh Asreh” yang memiliki makna Madura Mulia Asri Lestari, program tersebut disaksikan secara langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, serta diterima langsung oleh Perwakilan Masyarakat Madura pada Jumat (10/6) dan berlokasi di SMA As Saadah Qomaruddin Bunga Gresik, Jawa Timur.

Gok Ari Joso Simamora selaku Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa program Madura Moljeh Asreh ini didedikasikan untuk mendorong kemandirian lingkungan dan berdampak pada pertumbuhan serta pemulihan ekonomi pasca Covid-19 di Madura sesuai dengan pelaksanaan SDGs dan TPB yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN.

“Kami bersama 21 BUMN hadir di Kabupaten Sampang Madura ini atas inisiasi dan dukungan dari Kementerian BUMN yang mendorong kemanfaatan dari Perusahaan melalui Program TJSL pada 4 program utama yang mendukung Pembangunan Sosial, Pembangunan Ekonomi, Pembangunan Lingkungan, Hukum dan Tata Kelola. Semoga melalui kolaborasi ini, dapat meningkatkan sinergi antar BUMN sehingga terus memberikan manfaat kepada lingkungan sekitar dengan semangat BUMN untuk Indonesia,” Jelas Gok Ari.

Gok Ari menambahkan, “Terdapat 6 (enam) bantuan pada program Madura Moljeh Asreh yang diserahkan yaitu Bantuan Apartemen Kepiting Bakau, Pembangunan Dermaga Rakyat, Pelatihan dan Pengembangan UMKM, Bantuan Kawasan Rindang Nusantara (KARINA) Penanaman Mangrove, Bantuan Air Bersih “Smart Water System” dan Bantuan Pesantren Berkarya untuk Indonesia (PESAN KYAI). Program bantuan ini perlu dijaga bersama kelanjutannya sehingga menjadi suatu bukti kontribusi program TJSL BUMN yang nantinya diharapkan dapat dilakukan di daerah-daerah lainnya di Indonesia,” Ungkapnya.

Abd Rahman selaku penerima manfaat atas program kolaborasi TJSL BUMN, memberikan ucapan terima kasih terhadap program bantuan yang dilakukan oleh Kementerian BUMN dan BUMN di Kabupaten Sampang, Madura.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Menteri atas Kolaborasi TJSL terhadap pembangunan yang diberikan pada desa kami sehingga bisa mendapat manfaatnya serta merubah situasi dan kondisi masyarakat menjadi lebih baik. Kami berharap, semoga Kementerian BUMN dan BUMN dapat terus memberikan manfaat untuk desa-desa lainnya di seluruh Indonesia,” pungkas Abd Rahman.

Sebagai informasi, 6 (enam) program Madura Moljeh Asreh antara lain : Bantuan Air Bersih “Smart Water System” ini merupakan Bantuan air bersih di 3 titik yang berlokasi di Desa Junok dan Desa Marparan diperuntukan bagi 760 KK dengan total 3.378 jiwa. Program ini mendukung program pemerintah terhadap penyediaan akses air bersih  layak dan sanitasi sehat di seluruh Indonesia.  Program ini dijalankan dengan sistem padat karya yang melibatkan masyarakat lokal dalam proses pembangunannya.

Program Pesantren Berkarya Untuk Indonesia (PESAN KYAI) berupa Bantuan Vokasi Training Life Skill dan perangkat pendukung kepustakaan Pesantren yang diluncurkan sebanyak 4 paket dengan lokasi pesantren Raudlatul Ulum Arrahmaniyah dan jumlah santri sebanyak 2100 orang.

Bantuan Apartemen Kepiting Bakau merupakan penyediaan sarana Budidaya Kepiting dengan sistem vertical crab house memudahkan bagi petani pembudidaya kepiting bakau sehingga tidak harus tergantung pada cuaca. Menciptakan lapangan kerja dan mendukung upaya penanggulangan kemiskinan melalui pengembangan UMKM. Program ini dijalankan dengan sistem padat karya yang melibatkan masyarakat lokal. Total petani yang terbantu sebanyak 50 petani pada 2 desa sebanyak 2000 unit.

Program Pelatihan dan Pengembangan UMKM ini meliputi kegiatan pembinaan bagi 15 pelaku UMKM dan BUMDes untuk melakukan analisa kekuatan dan kelemahan dari usaha yang dijalankan, menciptakan lapangan kerja dan mendukung upaya penanggulangan kemiskinan, membekali mindset kewirausahaan bagi BUMDes agar dapat menjadi organisasi profit yang mandiri dan memiliki value yang besar, memonitoring perkembangan kualitas dan kapabilitas anggota BUMDes dan membekali pengelolaan sumber daya manusia.

Pembangunan Dermaga Rakyat berlokasi di Desa Marparan ssebanyak 1 unit. Dermaga ini dibutuhkan sebagai pelabuhan untuk perahu rakyat dalam mobilitas penyebrangan orang ke sungai dan juga perahu nelayan yang digunakan untuk mencari ikan. Pembangunan program ini dijalankan dengan sistem padat karya yang melibatkan masyarakat lokal dalam proses pembangunannya.

Bantuan Kawasan Rindang Nusantara (KARINA) Penanaman Mangrove dengan jsumlah pohon yang ditanam sebanyak 70.400 pohon Mangrove. Kegiatan ini dilakukan melalui program padat karya atau bekerja sama dengan petani lokal dan pembudidaya Mangrove.

Program bantuan diinsiasi oleh Kementerian BUMN dan pelaksanaan program bantuan ini seluruhnya dijalankan melalui program TJSL dengan konsep kolaborasi BUMN antara PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero), PT Garam (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Perum Perumnas, PT Indra Karya (Persero), PT Pegadaian (Persero), PT Danareksa (Persero), Perum LPPNPI / Airnav Indonesia, PT Taspen (Persero), PT SIER (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Perum Perhutani.

Pengangkatan Direktur Utama PT Indra Karya (Persero)

Bapak Gok Ari Joso Simamora Direktur Utama PT Indra Karya (Persero)

Jakarta (7/2) – PT Indra Karya (Persero) secara resmi mengumumkan pengangkatan Direktur Utama yang baru. Pengangkatan Direktur Utama baru ini diputuskan berdasarkan Keputusan Menteri BUMN No. SK-40/MBU/02/2022 selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Indra Karya tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Indra Karya tertanggal 07 Februari 2022.

Jabatan dari Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) sebelumnya dipegang oleh Bapak Milfan Rantawi yang kini telah ditugaskan untuk mengelola Perum Jasa Tirta 1 sebagai Direksi dari Perum Jasa Tirta 1. Adapun saat ini jabatan tersebut telah digantikan oleh Bapak Gok Ari Joso Simamora, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasional dari Perum Jasa Tirta I berdasarkan Keputusan Menteri BUMN.

Pada kegiatan Pemberhentian dan Pengangkatan Direktur Utama ini turut dihadiri oleh Bapak Priyatmo Hadi selaku Asisten Deputi Bidang Jasa Telekomunikasi dan Media Kementerian BUMN, Bapak Airlangga Mardjono selaku Komisaris Utama dari PT Indra Karya (Persero), Bapak Teddy Poernama selaku Komisaris PT Indra Karya (Persero), Bapak Eko Budiono selaku Direktur PT Indra Karya (Persero), Bapak Milfan Rantawi selaku Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) yang lama, Bapak Gok Ari Joso Simamora selaku Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) yang baru, serta segenap VP PT Indra Karya (Persero). Adapun kegiatan ini dilakukan secara virtual.

Direktur PT Indra Karya (Persero), Bapak Eko Budiono menyampaikan terima kasih kepada Bapak Milfan Rantawi atas dedikasi dan sumbangsih yang diberikan selama bertugas memangku jabatan Direktur Utama. Serta kepada Direktur Utama yang baru, Bapak Gok Ari Joso Simamora perusahaan menyampaikan ucapan selamat dan berharap beliau dapat menjalankan tugasnya dalam mendukung kemajuan perusahaan serta mampu memberi semangat baru bagi perusahaan.

“Terima kasih kepada Bapak Milfan Rantawi atas dedikasi dan sumbangsih yang diberikan selama menjabat di PT Indra Karya (Persero) dan selamat kepada Bapak Gok Ari Joso Simamora atas terpilihnya sebagai Direktur Utama PT Indra Karya (Persero), semoga amanah yang diberikan ini dapat mendorong kesuksesan dan kemajuan bagi PT Indra Karya (Persero) dan Negara Republik Indonesia,” ucap Eko Budiono. 

PT Indra Karya (Persero) yang merupakan BUMN konsultan konstruksi yang kini masuk ke dalam Holding PT Danareksa (Persero) ini, telah terlibat dalam berbagai proyek strategis nasional dengan memfokuskan bisnisnya pada pengembangan tenaga listrik terutama pada pembuatan bendungan di Indonesia, sebanyak 65% lebih dari keseluruhan bendungan yang ada di Indonesia Indra Karya telah menghasilkan maha karya dalam bentuk desain bendungan yang high standard, inovatif, dan terintegrasi. Dalam menjamin ketersediaan air nasional, Bendungan menjadi salah satu bagian utama untuk memberikan pemastian ketahanan air secara berkelanjutan yang diperuntukan ketersediaan air baku bagi masyarakat termasuk bagi sektor pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan di Indonesia. Selain itu PT. Indra Karya (Persero) juga memperluas di bidang, seperti: Gedung dan Pabrik, Transportasi (Jalan Tol, Jembatan, Pelabuhan, Bandara, Sarana / Prasarana Kereta Api / LRT), Pengembangan, Pengembangan Industri / Area Tertentu sejalan dengan perkembangan segmen pasar saat ini di Indonesia.

Indra Karya Raih Nusantara CSR Award Melalui Program Smart Water System Management

Jakarta (15/9) – PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan kategori Integrasi Program untuk Dampak Luas pada ajang penghargaan Nusantara CSR Awards 2021 yang diselenggarakan oleh The La Tofi School of CSR melalui program Air Bersih “Smart Water System Management” Solusi Penuhi SDGs Nomor 6 (Air Bersih & Sanitasi Sehat). Penghargaan diterima secara langsung oleh Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) pada acara yang digelar pada Rabu (15/9) di Bali Room Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat yang mengusung tema Merdeka Dari Covid-19 dengan Kolaborasi.

Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi mengatakan bahwa apresiasi dan penghargaan yang diterima ini merupakan hasil dari upaya inovasi Indra Karya dalam rangka mendukung Program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ SDGs (Suistainable Development Goals) Nomor 6 yakni Akses Air Bersih dan Sanitasi yang dicanangkan oleh Pemerintah dimana rencana pemenuhan 100% terhadap akses air bersih dan sanitasi sehat ini harus direalisasikan sesuai RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) tahun 2020 hingga 2024 mendatang. Raihan penghargaan ini membuat perusahaan terpacu untuk terus menjalankan program CSR berkelanjutan sebagai bentuk karya serta kontribusi bagi perusahaan agar semakin memberikan dampak positif bagi Perusahaan dan Masyarakat sebagai wujud BUMN untuk Indonesia.

“Alhamdulillah kami mendapatkan penghargaan melalui program Air Bersih “Smart Water System Management” karya Indra Karya pada kategori Integrasi Program untuk Dampak Luas dalam ajang Nusantara CSR Awards 2021 yang di gagas oleh The La Tofi School of CSR, Program Smart Water ini dapat berjalan tak lepas dari dukungan dari Kementerian BUMN, Kementerian PUPR dan BUMN-BUMN yang berkolaborasi bersama untuk memberikan solusi bagi masyarakat di desa-desa yang kesulitan akses air bersih. Raihan penghargaan ini menjadikan kami semakin terpacu dalam menjalankan program ini secara berkelanjutan sebagai bentuk karya untuk Bangsa dari kami selaku perusahaan BUMN dengan semangat BUMN untuk Indonesia,” jelasnya.

Milfan menambahkan, “Penghargaan di bidang Integrasi Program untuk Dampak Luas bagi Indra Karya yang merupakan BUMN Konsultan Konstruksi ini tentunya menjadi motivasi bagi kami kedepannya agar Indra Karya senantiasa dapat memberikan kontribusi terbaik untuk Indonesia melalui inovasi-inovasi yang terus dikembangkan untuk memperkuat riset dan pengembangan usaha yang dimiliki seperti halnya inovasi Smart Water System Management  yang dikombinasi dengan pemenuhan tanggung jawab sosial lingkungan,” tutupnya.

Raihan penghargaan ini juga disambut baik oleh Sekretaris Perusahaan PT Indra Karya (Persero), Okky Suryono menyatakan bahwa meraih penghargaan Nusantara CSR Awards 2021 ini merupakan sebuah apresiasi atas keberhasilan PT Indra Karya (Persero) dalam menjalankan fungsi perusahaan melalui program CSR dan CSV (Creating Share Value). Acara ini tentunya baik untuk diikuti agar dapat terus mengevaluasi dan memunculkan inovasi-inovasi baru khususnya pada bidang Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau CSR yang selaras untuk mendukung Core Business Perusahaan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada La Tofi dan seluruh dewan juri atas kesempatan bergengsi ini, penghargaan Nusantara CSR Awards 2021 dari The La Tofi School of CSR yang diraih ini merupakan sebuah apresiasi atas keberhasilan PT Indra Karya (Persero) dalam menjalankan fungsi perusahaan melalui program CSR yang tepat guna dan tepat sasaran bagi Masyarakat sesuai dengan kompetensi bidang yang kami miliki. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Indra Karya sebagai salah satu penerima penghargaan. Penghargaan ini, dapat menjadi sarana pembelajaran untuk terus meningkatkan kualitas program serta mendorong CSV untuk mendukung bisnis perusahaan yang berkelanjutan,” tutup Okky.

Program Smart Water System Management ini merupakan teknologi karya PT Indra Karya (Persero) yang diintegrasikan dengan Smart Card yang digunakan sebagai Tap Card untuk mengucurkan air bersih bagi masyarakat dengan kuota yang diberikan per orang sebesar 60-80 liter/hari sehingga masyarakat mendapatkan air bersih secara adil dan merata. Teknologi ini sudah mulai diimplementasikan di Desa Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dan Desa Cidadap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat melalui Kolaborasi BUMN. Produk ini 100% merupakan produk anak bangsa yang melibatkan Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) dalam proses pembuatannya.

BUMN KLASTER DANAREKSA-PPA HADIR RINGANKAN BEBAN PENYANDANG DISABILITAS DAN NAKES DI MASA PANDEMI

Perwakilan Klaster BUMN Danareksa-PPA dan Wakil Koordinator Vaksin Mayor (Kes) Hadi Wahono Berfoto Bersama dalam Rangka Serah Terima Bantuan di RSD Wisma Atlet Kemayoran pada Jumat (30/7).

Jakarta (30/7) – Di tengah mewabahnya Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang masih melanda hingga saat ini, Tenaga Kesehatan menjadi Garda terdepan yang menangani pasien terdampak Covid-19 di lapangan. Menurut data dari Satgas Covid-19, sejak awal pandemi hingga pemberlakuan PPKM Level 4 saat ini data kasus positif sudah menyentuh angka sekitar 3,24jt jiwa sehingga peran tenaga kesehatan sebagai Garda terdepan menjadi sangat penting.

BUMN Klaster Danareksa-PPA sebagai wadah dari perusahaan plat merah yang bergerak di berbagai bidang ini, berkolaborasi bersama-sama untuk menyalurkan bantuan bagi tenaga kesehatan yang tengah berjuang menangani para pasien Covid-19 dan juga bagi para penyandang disabilitas yang terdampak pandemi di berbagai daerah. Klaster BUMN ini, menyalurkan menyalurkan bantuan berupa Air Mineral Infresh yang merupakan Produk BUMN sebanyak 100.000 Botol dan 710 Paket Sembako yang terdiri dari Masker Tuli, Beras 5 kg, minyak goreng 1 L, mie instan 5 pcs, gula, sarden, mie telor bagi penyandang disabilitas.

Pada Jumat (30/7) Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan dari BUMN Klaster Danareksa-PPA yang diwakili oleh Trisuci Septalia Dewi selaku Manajer Corporate Social Responsibility PT Danareksa (Persero) dan diterima langsung oleh Mayor Kes Hadi Wahono selaku Wakil Koordinator Vaksin Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran berupa bantuan Air Mineral Infresh produk BUMN sedangkan Paket Bantuan Sembako bagi penyandang disabilitas di terimakan oleh Nicky Clara pengelola Thisable Enterprise yang akan disebar di 7 Kota yakni DKI Jakarta, Malang, Semarang, Medan, Makassar, dan Bali. Penyaluran bantuan bagi penyandang disabilitas kali ini Danareksa menggandeng Thisable Enterprise, yayasan yang selama ini khusus berfokus dalam pemberdayaan para penyandang disabilitas.

Asisten Deputi TJSL Kementerian BUMN yang merupakan Pembina dari program TJSL di lingkungan BUMN, Agus Suharyono menyambut baik inisiatif ini dengan mengatakan bahwa Kolaborasi BUMN dari Klaster Danareksa-PPA ini merupakan inisiatif yang sangat baik terlebih pada kondisi seperti saat ini sehingga hal ini perlu didorong untuk dilakukan secara terukur agar dapat termanfaatkan dengan baik serta berkelanjutan serta kegiatan ini telah sejalan dengan pelaksanaan SDGs 1 Tanpa Kemiskinan, SDGs 2 Tanpa Kelaparan dan juga SDGs 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera yang menjadi tujuan dilaksanakan kegiatan TJSL di lingkungan BUMN.

“Kami mengapresiasi BUMN-BUMN yang tergabung dalam Klaster Danareksa-PPA atas langkah inisiatif ini, dimana bantuan bagi tenaga kesehatan ini sangat dibutuhkan terlebih lagi mereka yang saat ini sedang berjuang menangani para pasien terdampak Covid-19 dan juga tentunya bantuan ini juga diperlukan bagi saudara kita penyandang disabilitas yang terdampak pandemi ini. Hal ini tentunya sejalan dengan arahan Pak Menteri BUMN agar BUMN dapat terus membantu penanganan Covid-19 dengan berbagai program yang terukur dan dapat termanfaatkan dengan baik serta berkelanjutan,” ungkap Agus Suharyono.

Pada kesempatan tersebut, Mayor Kes Hadi Wahono selaku Wakil Koordinator Vaksin Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran menyampaikan bahwa pihaknya sangat bersyukur atas dukungan dari berbagai pihak terutama BUMN yang tidak pernah absen dalam memberikan dukungan dan bantuan bagi tenaga kesehatan di lapangan.

“Kami sangat bersyukur, atas bantuan dari BUMN yang selalu mendukung kami dan rekan-rekan tenaga kesehatan yang tengah berjuang di lapangan. Bantuan dari BUMN Klaster Danareksa-PPA ini sangat bermanfaat bagi kami dan pasien disini,” tutur Hadi Wahono.

Corporate Secretary PT Danareksa (Persero), Putu Dewika mengatakan bahwa bantuan kepada penyandang disabilitas ini, dimana salah satunya juga berupa masker khusus untuk penyandang disabilitas, diharapkan dapat membantu penyandang disabilitas berkomunikasi dengan mengedepankan protokol kesehatan, paket sembako yang disalurkan untuk mengurangi beban para penyamdang disabilitas, walau belum dapat disalurkaan untuk seluruh propinsi di Indonesia namun diharapkan ini menjadi awal bagi Danareksa untuk dapat berkontribusi meringankan beban Penyandang disabilitas dalam era pandemi ini di beberapa daerah.

Sebagai informasi, BUMN anggota Klaster Danareksa-PPA yang turut berkolaborasi pada program bantuan ini sedikitnya melibatkan sekitar 19 Perusahaan pelat merah yakni : PT Danareksa (Persero), PT PT PPA (Persero), PT Indra Karya (Persero), PT Yodya Karya (Persero), PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Perum PNRI, PT Surabaya Industrial Estate Surabaya (Persero), Perum Jasa Tirta I, PT Bina Karya (Persero), PT Nindya Karya (Persero), PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung, PT Virama Karya (Persero), PT Balai Pustaka (Persero) dan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero), serta Anak Perusahaan dari PT Danareksa (Persero) yakni : PT Danareksa Investment Management, PT Danareksa Finance, PT Jalin Pembayaran Nusantara, PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Danareksa Capital.

Indra Karya dan Pelindo III Jalin Kerja Sama Kolaborasi Pemanfaatan Sumber Daya Perusahaan

Malang (23/4) – PT Indra Karya (Persero) menjalin kerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dalam rangka mengkolaborasikan pemanfaatan sumber daya perusahaan terutama di bidang kepelabuhanan, yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antar kedua pihak. Acara yang digelar pada hari Jumat (23/4) bertempat di Ruang Rapat Kantor Divisi Engineering I PT Indra Karya (Persero), Malang Jawa Timur. Kegiatan penandatanganan ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi, Direktur PT Indra Karya (Persero) Eko Budiono dan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Boy Robyanto, beserta jajaran dari masing-masing Perusahaan.

Acara ini merupakan inisiasi perusahaan dalam rangka memperkuat potensi sumber daya dari masing-masing perusahaan. Acara diawali dengan sambutan dari Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi, yang dalam sambutannya mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari usaha perusahaan memperkuat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi-potensi yang dimiliki perusahaaan khususnya di bidang survei dan investigasi sekaligus ingin menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kompetensi dan pengalaman dalam mengerjakan berbagai jenis pekerjaan survei dan investigasi yang berkaitan dengan kepelabuhanan.

“Kolaborasi ini merupakan bagian dari usaha perusahaan untuk mengoptimalkan potensi-potensi yang di miliki perusahaaan khususnya di sektor survei dan investigasi sekaligus ingin menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kompetensi dan pengalaman dalam mengerjakan pekerjaan survei dan investigasi yang berkaitan dengan kepelabuhan,” ujar Milfan Rantawi.

Dalam kesempatannya, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Boy Robyanto menjelaskan mengenai lingkup rencana kerja sama dalam rangka pemanfaatan sumber daya perusahaan, yakni kegiatan terkait soil investigasi terintegrasi untuk pengembangan Pelabuhan.

“Rencana kerja sama antara kami dan Indra Karya ini dalam rangka pemanfaatan sumber daya perusahaan terkait soil investigasi pengembangan di Kawasan Pelabuhan serta kerja sama lainnya yang dipandang perlu dalam rangka memperkuat kolaborasi BUMN,” pungkas Boy Robyanto.

PT Indra Karya (Persero) yang saat ini memiliki 3 lini bisnis utama Engineering, Developer dan Industri ini berkomitmen untuk terus menunjukkan kinerja positif di tengah pandemi saat ini khususnya pada sektor pengelolaan Sumber Daya Air seperti pembangunan bendungan-bendungan, sektor energi, sektor jalan dan jembatan, sektor transportasi, kepelabuhan, sektor gedung, sektor survey dan investigasi seperti pemetaan serta sektor industri seperti penyediaan air bersih dan pengelolaan air minum dalam kemasan dan lain sebagainya. Selain, di sektor pengembangan Sumber Daya Air, PT Indra Karya (Persero) juga memiliki Jasa Survei dan Investigasi Geologi dimana PT Indra Karya (Persero) merupakan perusahaan konsultan satu-satunya yang memiliki Laboratorium Geoteknik. Hal tersebut merupakan nilai tambah bagi perusahaan untuk terus memberikan kualitas terbaik pada setiap proyek-proyek yang dikerjakan.

“Dalam proses memberikan kontribusi dengan kualitas terbaik, PT Indra Karya (Persero) adalah perusahaan konsultan satu-satunya yang memiliki Laboratorium Geoteknik yang ada di Divisi Survei dan Investigasi. Hal tersebut merupakan nilai tambah bagi perusahaan untuk terus memberikan kualitas terbaik pada setiap proyek-proyek yang dikerjakan. Khususnya pada pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan kajian geologi,” ujar Milfan.

Terjalinnya kerja sama ini merupakan langkah positif PT Indra Karya (Persero) untuk terus berkontribusi untuk membangun kolaborasi BUMN. Harapannya kerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dapat membuka peluang perusahaan untuk menjalin kerja sama di sektor lainnya sehingga ke depan, keberadaan PT Indra Karya (Persero) dapat terus memberikan kontribusi terbaik untuk Indonesia.

Program Smart Water System milik Indra Karya Raih Penghargaan Sustainablity Community Development & Involvement di Ajang BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit 20/21

Pemenang Penghargaan Berfoto Bersama Menteri BUMN Erick Thohir dan Para Juri (29/01)

Jakarta (29/01) – PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan di ajang BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit 2021 (BCOMSS) pada kategori Sustainablity Community Development and Involvement dengan peringkat Bronze melalui Program Smart Water System yang diberikan secara langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir yang di terima langsung oleh Milfan Rantawi, Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) pada acara BCOMSS 20/21 yang dihelat di Auditorium Telkom Hub Lantai 6, Jakarta Selatan dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

BCOMSS 20/21 ini merupakan ajang penganugerahan perdana yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN  dan bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan BUMN yang memiliki komitmen tinggi terhadap program komunikasi publik dan program sosial ekonomi yang selaras dengan program tujuan pembangunan berkelanjutan yang digagas oleh pemerintah.

Seluruh perusahaan BUMN turut berkompetisi pada ajang perdana BCOMSS 2021, Ajang penghargaan ini di bagi kedalam dua kategori yakni Kateogori Communications (komunikasi) yang terbagi ke dalam 3 Sub Kategori yaitu Social Media and Corporate Campaign, Internal Communications Implementation dan Media Relation Management. Lalu, Kategori Sustainability (keberlanjutan) yang terbagi ke dalam 3 Sub Kategori yaitu SME Development, Community Involvement and Development, dan Creating Shared Value (CSV). Tahapan penjurian dilakukan secara ketat oleh para dewan juri yang terdiri dari para pakar, akademisi dan praktisi di berbagai bidang seperti Najwa Shihab, Efendi Ghazali, Alex Deni, Arya Sinulingga, dan lainnya.

Dalam sambutannya, Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan bahwa Komunikasi dan program sustainablity merupakan dua kunci penting bagi sebuah perusahaan untuk berkiprah termasuk bagi seluruh perusahaan pelat merah alias BUMN. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, dua kunci penting tersebut juga harus punya landasan kokoh yaitu sebuah kepercayaan, baik dari publik maupun pemerintah.

“Saya harus kembali menggarisbawahi kalau kita bicara communication dan sustainability tentu garis bawah yang terpenting adalah kepercayaan. Tidak mungkin kita bisa komunikasi dengan baik tapi kepercayaan rendah. Tidak mungkin juga kita lakukan sustainability yang baik tapi juga tidak dipercaya, sehingga pengelolaan ini perlu terprogram dan terencana dengan baik agar memiliki dampak langsung yang positif bagi  seluruh masyarakat dan perusahaan” ujar Erick dalam BUMN Corporate Communication and Sustainability Summit (BCOMSS), Jumat (29/1)  jelas Erick Thohir.

Pada kesempatan yang sama, Milfan Rantawi Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) menyampaikan bahwa apresiasi dan penghargaan yang di terima ini merupakan hasil dari upaya inovasi Indra Karya dalam rangka mendukung Program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ SDGs (Suistainable Development Goals) Nomor 6 yakni Akses Air Bersih dan Sanitasi yang dicanangkan oleh Pemerintah dimana rencana pemenuhan 100% terhadap akses air bersih dan sanitasi sehat ini harus direalisasikan sesuai RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) tahun 2020 hingga 2024 mendatang.

“Alhamdulillah, apresiasi dan penghargaan ini merupakan hasil dari upaya inovasi perusahaan yang dilakukan dalam rangka mendukung Program SDGs (Suistainable Development Goals) Nomor 6 terkait Akses Air Bersih dan Sanitasi yang dicanangkan oleh Pemerintah dimana rencana pemenuhan 100% terhadap akses air bersih dan sanitasi sehat ini harus direalisasikan sesuai RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) tahun 2020 hingga 2024 mendatang, kami meluncurkan Smart Water System sebagai upaya untuk memperkuat komitmen kami pada program pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat secara berkelanjutan yang menjadi solusi bagi daerah yang mengalami kesulitan untuk mengakses air bersih” ujar Milfan.

Milfan menambahkan, “Penghargaan dibidang Sustainability Development & Involvement bagi Indra Karya yang merupakan BUMN Konsultan Konstruksi ini tentunya menjadi motivasi bagi kami kedepannya agar Indra Karya senantiasa dapat memberikan kontribusi terbaik bagi negeri melalui inovasi-inovasi yang terus dikembangkan untuk memperkuat lini bisnis yang di miliki seperti hal nya inovasi Smart Water System melalui lini bisnis Developer yang kami miliki,” tutupnya.

Sebagai infromasi tambahan Program Smart Water System ini merupakan teknologi karya insan Indra Karya yang terintegrasi dengan Smart Card dan dapat diterapkan pada desa-desa yang memiliki kesulitan akses air bersih dimana setiap warga di lokasi penerapan akan mendapatkan kartu semodel Smart Card yang digunakan sebagai Tap Card untuk mengucurkan air bersih sesuai kuota yang didapatkan secara adil dan merata melalui pembatasan kuota kebutuhan pengisian air dari masing-masing kepala keluarga yang akan terpotong secara otomatis setelah digunakan, dengan batas maksimal kuota harian untuk pengisian air bersih 100 L/hari bagi setiap Kepala Keluarga (KK), sedangkan teknologi mesin air disesuaikan dengan sumber air yang ada. Teknologi ini sudah mulai di implementasikan Desa Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Selamat Tahun Baru 2021

Keluarga Besar
PT Indra Karya (Persero) mengucapkan :

Selamat Menyongsong Tahun Baru 2021

Semoga di Tahun 2021 ini, Kita Semua Tetap di Berikan Semangat Untuk Berkolaborasi Beri Karya Positif dan Terus Optimis Melaju, Bangkit Demi Indonesia Tercinta.

Bangun Semangat Optimisme Harapan Baru, Tujuan Baru & Lahirkan Prestasi Gemilang.

Indra Karya Berhasil Raih Penghargaan TOP Digital Implementation pada Ajang TOP Digital Awards 2020

Jakarta (22/12) – PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan TOP Digital Implementation  untuk kategori Sektor Konstruksi (Level Stars 3) di ajang TOP Digital Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Majalah ItWorks yang berkerjasama dengan beberapa Asosiasi dan Perusahaan Konsultan TI TELCO/Digital. Acara yang mengambil tema “Top Digital Innovation & Implementation in New Normal” ini diselenggarakan pada Selasa (22/12) di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jakarta. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Eko Budiono, Direktur PT Indra Karya (Persero). Kegiatan yang dihadiri oleh kurang lebih 400 tamu undangan dari berbagai perusahaan dan instansi pemerintah dan juga turut mengundang Bapak Ma’aruf Amin (Wakil Presiden RI) serta Johnny G Plate (Menteri Komunikasi dan Informatika RI) untuk menyampaikan Keynote Speech pada ajang penghargaan yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dalam kesempatannya, Moh Lutfi Handayani, Ketua Penyelenggara TOP Digital Awards 2020, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi perusahaan, karena menunjukkan bahwa manajemen perusahaan telah mengelola bisnisnya secara modern, profesional, dan lebih terpercaya dengan mengimplementasikan serta memanfaatkan teknologi informasi dan digital yang lebih canggih.”Penghargaan ini merupakan suatu apresiasi serta pencapaian yang luar biasa bagi perusahaan, penghargaan ini membuktikan kapasitas perusahaan yang bisa mengelola bisnisnya secara modern, professional dan lebih terpercaya dengan mengimplementasikan serta memanfaatjan teknologi informasi dan digital yang lebih canggih dan modern.” ujar Lutfi dalam TOP Digital Awards 2020 (22/12).

PT Indra Karya (Persero) sebagai konsultan konstruksi milik negara, saat ini terus melakukan pengembangan dan penguatan layanan usahanya melalui transformasi bisnis, penguatan pasar dalam negeri, ekspansi pasar luar negeri serta diversifikasi usaha sebagai upaya perusahaan untuk tetap produktif dan meneruskan kinerja positif dalam menjalankan kegiatan usaha dan bisnis di tengah masa pandemi saat ini. Di tahun 2020 ini, Indra Karya telah melakukan beberapa upaya strategis untuk memperkuat layanan bisnis perusahaan salah satunya memperkuat sistem Informasi dan Teknologi (IT) perusahaan, di mana perusahaan saat ini tengah melakukan penguatan pada lini bisnis Developer keairan yang diwujudkan dalam penyediaan akses air bersih dan sanitasi sehat melalui pengimplementasian teknologi Smart Water untuk mendukung program pemerintah mewujudkan pemenuhan 100% akses air bersih secara nasional. Selain itu, perusahaan juga saat ini telah memiliki dan menyempurnakan sistem layanan internal yakni IKA Smart yang meliputi Keterbukaan Data Perusahaan terkait progress pengerjaan proyek dan evaluasi kinerja internal melalui ROPT dan EKPP Online yang dapat di akses secara real time, lalu akses Kemudahan Informasi yang bisa di akses melalui portal website E-PPID PT Indra Karya (Persero), serta melakukan Pengembangan Manajemen Kontrol Terpusat yang mengintegrasikan seluruh aplikasi online berbasis website dalam satu sistem aplikasi yang dapat di akses oleh seluruh insan Indra Karya. Upaya dan langkah penguatan sistem Informasi dan Teknologi perusahaan tersebut mengantarkan Indra Karya berhasil meraih TOP Digital Implementation untuk kategori Sektor Konstruksi (Level Stars 3) di ajang TOP Digital Awards 2020.

“PT Indra Karya (Persero) sebagai konsultan konstruksi milik negara, saat ini terus melakukan pengembangan dan penguatan layanan usahanya melalui transformasi bisnis, penguatan pasar dalam negeri, ekspansi pasar luar negeri serta diversifikasi usaha sebagai upaya perusahaan untuk tetap produktif dan menunjukan kinerja positif dalam menjalankan kegiatan usaha dan bisnis di masa pandemi ini. Di tahun 2020 ini, Indra Karya telah melakukan beberapa upaya strategis untuk memperkuat layanan bisnis perusahaan salah satunya dengan memperkuat sistem Informasi dan Teknologi (IT) perusahaan, di mana perusahaan saat ini tengah melakukan penguatan pada lini bisnis Developer keairan yang diwujudkan dalam penyediaan akses air bersih dan sanitasi sehat melalui pengimplementasian teknologi Smart Water untuk mendukung program pemerintah mewujudkan pemenuhan 100% akses air bersih secara nasional. Saat ini juga kami telah memiliki dan menyempurnakan sistem layanan internal yakni IKA Smart yang meliputi Keterbukaan Data Perusahaan terkait progress pengerjaan proyek dan evaluasi kinerja internal melalui ROPT dan EKPP Online, lalu akses Kemudahan Informasi yang bisa di akses melalui portal website E-PPID PT Indra Karya (Persero), serta melakukan Pengembangan Manajemen Kontrol Terpusat yang mengintegrasikan seluruh aplikasi online berbasis website dalam satu sistem aplikasi yang dapat di akses oleh seluruh insan Indra Karya. Alhamdulillah dengan upaya dan langkah penguatan sistem Informasi dan Teknologi perusahaan tersebut mengantarkan kami  berhasil meraih TOP Digital Implementation  untuk kategori Sektor Konstruksi (Level Stars 3) di ajang TOP Digital Awards 2020,” Pungkas Ir. Eko Budiono, Direktur PT Indra Karya (Persero).

Sebagai informasi tambahan Penghargaan TOP Digital Awards 2020 ini dibagi ke dalam lima kategori yakni Bintang 5 (Luar Biasa), Bintang 4 (Sangat Baik), Bintang 3 (Baik), Bintang 2 (Cukup Baik), dan Bintang 1 (Kurang Baik) yang dinilai secara objektif oleh Juri Independen berdasarkan pengimplementasian teknologi, infrastruktur pendukung teknologi yang tersedia serta tata kelola teknologi informasi (TI) yang dijalankan secara konsisten dengan perbaikan yang berkesinambungan.