Indra Karya Raih Penghargaan Kategori Community Based Development Pada Ajang PR Indonesia Awards 2021

Jakarta (31/3) – PT Indra Karya (Persero) meraih Silver Winner pada kategori Program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan sub kategori Community Based Development di ajang PR Indonesia Awards(PRIA) 2021 yang diselenggarakan oleh PR Indonesia Group. Penyerahan penghargaan dilakukan secara virtual oleh Founder dan CEO PR Indonesia, Asmono Wikan kepada Sekretaris Perusahaan PT Indra Karya (Persero), Okky Suryono dan disiarkan secara langsung oleh PR Indonesia melalui Youtube Channel PR Indonesia Magazine pada Rabu (31/3).  

Raihan penghargaan ini sangat disambut baik oleh Sekretaris Perusahaan PT Indra Karya (Persero), Okky Suryono. Okky mengatakan, ini merupakan kali pertama Indra Karya mengikuti Ajang Anugerah PR Indonesia Awards dan langsung menyabet penghargaan untuk sub kategori Community Based Development dengan nama program Penuhi SDGs No. 6 melalui Smart Water System. Diharap, capaian ini bisa dipertahankan, bahkan untuk kategori lainnya bisa diikuti. Selain itu, Okky juga berharap kinerja karyawan bisa ditingkatkan.

“Alhamdulillah, penghargaan ini tentunya kami persembahkan untuk seluruh Insan Indra Karya. Penghargaan yang berhasil kami raih menjadi wujud apresiasi dari pihak eksternal terhadap program yang kami miliki sekaligus menjadi pemacu untuk tetap berinovasi dalam program-program kami lainnya dan saya harap hal baik ini dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang,” ungkap Okky.

Okky juga mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan The 6th PR Indonesia Awards (PRIA) 2021. Menurutnya, meskipun di tengah pandemi Covid-19 saat ini, penyelenggara tetap konsisten untuk mewujudkan komitmen PR Indonesia sebagai barometer dunia komunikasi khususnya bagi Kehumasan di Indonesia melalui penilaian kinerja Komunikasi/Kehumasan di Indonesia pada segala sektor di berbagai kategori penghargaan.

“Terlebih, PR Indonesia telah berkolaborasi bersama para pakar, guru dan tokoh yang tentunya sangat kompeten di Bidang Komunikasi untuk menilai secara komprehensif kepada seluruh peserta kompetisi. Sehingga menjadi pemenang dalam ajang PRIA ini adalah hal yang sangat membanggakan bagi kami,” ujar Okky.

Sebagai informasi, Ajang PR Indonesia Awards (PRIA) merupakan ajang tahunan terbesar yang diselenggarakan oleh PR Indonesia yang juga bekerja sama dengan perusahaan media monitoring. PR Indonesia Awards (PRIA) adalah bentuk komitmen dari PR Indonesia dalam mengapresiasi kinerja yang telah dilakukan oleh Humas atau Public Relations baik dari korporasi, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Ajang ini baik untuk diikuti agar dapat mencerminkan bagaimana pencapaian tertinggi kinerja komunikasi \mulai dari Korporasi, Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah serta Praktisi Komunikasi.  Ajang penghargaan tahunan sejak 2016 ini mempertandingkan beberapa kategori yaitu, seperti Owned Media, Kanal Digital, Program PR, Program CSR, Penanganan Krisis, Manual (pedoman) Tata Kelola Kehumasan, Departemen PR, Laporan Tahunan, Brand Visual Identity, hingga Terpopuler di Media, dan pada tahun ini telah diikuti oleh 599 peserta.

Proses penjurian dilakukan oleh para professional diantaranya, para pakar PR, akademisi, professional dan praktisi di berbagai bidang seperti Maria Wongsonagoro (PR INDONESIA Gurus), Magdalena Wenas (PR INDONESIA Gurus), Suharjo Nugroho (Ketua Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia), Emilia Bassar (CEO CPPROCOM), Janette Pinariya (Rektor I Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR), Firsa Nova (Managing Director Nexus PR), Ika Sastrosoebroto (Founder & CEO Prominent PR), Arya Gumilar (Founder BAYK Strategic Sustainabily), Titis Widyatmoko (Pemimpin Redaksi Brilio.net), Aqwam Fiazmi Hanifan (Produser Narasi Newsroom), Salman Bachtiar (Direktur Komunikasi International Society of Sustainability Professionals), Sam August (Pemimpin Redaksi Majalahcsr.id), Verlyana Hitipeuw (CEO & Principal Consultant Kiroyan Patners), Asmono Wikan (Founder & CEO PR INDONESIA, Sekjen Serikat Perusahaan Pers Pusat).

Rayakan HUT ke-60 Tahun, Indra Karya Siap Menuju Pasar Global

Jakarta (29/3) – Pada tanggal 29 Maret 2021, PT. Indra Karya (Persero) yang merupakan badan usaha miliki negara telah mencapai usia yang ke-60 tahun. Dalam rangka merayakan hari jadinya, PT Indra Karya (Persero) mengadakan acara perayaan serta soft launching logo baru yang dilaksanakan secara internal melalui zoom meeting. Acara dihadiri oleh seluruh Stakeholder dan Shareholder perusahaan, termasuk Komisaris, Direksi, seluruh General Manager Divisi dan seluruh tim lapangan PT Indra Karya (Persero).

Dalam sambutannya Direktur Utama PT Indra Karya (Persero), Ir. Milfan Rantawi, MM mengatakan bahwa sepuluh tahun kebelakang perusahaan terus berbenah melakukan perubahan, hal itu terlihat dari pertumbuhan perusahaan yang terus meningkat setiap tahunnya. “Di usia perusahaan yang menginjak ke-60 ini, saya ingin kita melakukan evaluasi bersama agar kedepan Indra Karya dapat mewujudkan visi perusahaan, salah satunya untuk melakukan pelebaran pasar ke luar negeri. Saya juga ingin mengatakan bahwa selama sepuluh tahun kebelakang perusahaan terus berbenah melakukan perubahan, hal itu terlihat dari pertumbuhan perusahaan yang terus meningkat setiap tahunnya” Ujar Milfan.

Seiring dengan growth serta perkembanganperusahaan yang saat ini memiliki 3 lini bisnis utama yakni Engineering, Developer dan Industry. Management PT Indra Karya (Persero) merasa perlu untuk melakukan perubahaan seiring dengan visi dan semangat perusahaan untuk melakukan ekspansi pasar ke luar negeri. Bersamaan dengan acara perayaan HUT Indra Karya ke-60, perusahaan meluncurkan logo baru. Perubahan logo Indra Karya merupakan bentuk dari semangat dan wajah baru perusahaan untuk terus bersemangat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan negeri, selalu konsisten menerapkan AKHLAK sebagai spirit Indra Karya, fokus meningkatkan pengembangan sumber daya air di Indonesia serta bertekad untuk merealisasikan perusahaan yang siap memasuki pasar global.

Pada kesempatannya Komisaris PT Indra Karya (Persero), Teddy Poernama,SE,MIkom, MIPR, mengatakan bahwa dengan berbekal pengalaman selama kurun waktu 60 tahun ini, saya berharap momen ini dapat dijadikan momen yang baik untuk semua insan indra karya agar secara konsisten berfokus pada kualitas SDM dan pelayanan untuk terus berkontribusi sehingga dapat menjadi leading konsultan di sektor Sumber Daya Air (SDA) di Indonesia.

“Tema Lets Go Global di usia yang ke-60 ini memberikan makna kepada insan indra karya untuk terus maju, memiliki kinerja unggul dan siap memasuki pasar global. Saya berharap momen ulang tahun ini dapat dijadikan momen yang baik untuk semua insan indra karya agar secara konsisten berfokus pada kualitas SDM dan pelayanan untuk terus berkontribusi sehingga dapat menjadi leading konsultan di sektor Sumber Daya Air (SDA) di Indonesia” Pungkas Teddy.

Direktur Utama PT. Indra Karya (Persero) berharap bahwa di usia 60 tahun ini dan dengan adanya peluncuran logo baru, harapannya Indra Karya tidak lagi mundur ke belakang yaitu saat masa-masa sulit, sehingga di tahun ini Indra Karya semakin baik, lebih bijak dari sisi perusahaan maupun karyawan agar saling mendukung dan sepakat untuk mencapai satu visi.

Perusahaan saat ini bertekad untuk mewujudkan visi untuk menjadi konsultan terintegrasi di bidang engineering, developer dan industry di sektor sumber daya air yang bertaraf internasional. Berdasarkan Rencana Jangka Panjang Perusahaan 2020-2024, di tahun ini perusahaan memiliki target untuk mendapatkan pekerjaan di luar negeri khususnya regional Asia. Oleh karena itu, perusahaan perlu mempersiapkan SDM unggul, digitalisasi teknologi, dan perubahan budaya kerja.

“Ada beberapa hal yang perlu kita persiapkan untuk merealisasikan cita-cita perusahaan yakni mempersiapkan SDM unggul, digitalisasi teknologi, serta perubahan budaya kerja. mewujudkan SDM unggul menjadi concern perusahaan saat ini dan itu tidak mudah, oleh karena itu perusahaan telah mengalokasikan anggaran sesuai dengan permintaan kementerian yang nantinya akan dimanfaatkan untuk peningkatan kompetensi SDM,” Ujar Milfan.

 Harapannya di usia ke-60 tahun ini, PT Indra Karya (Persero) semakin matang dan tidak lagi mundur ke belakang, sehingga di tahun ini Indra Karya semakin baik dengan tekad untuk bisa mewujudkan cita-cita perusahaan sehingga ke depan kita tidak hanya memperkuat pasar dalam negeri tetapi bisa go global dengan melebarkan pasar kita ke luar negeri

“Saya berharap PT. Indra Karya (Persero) di usia 60 tahun ini, tidak lagi mundur ke belakang yaitu saat masa-masa sulit, sehingga di tahun ini Indra Karya semakin baik. Kami bertekad untuk bisa mewujudkan cita-cita perusahaan karena kita sudah melampaui batas fondasi sehingga ke depan kita tidak hanya memperkuat pasar dalam negeri tetapi bisa go global dengan melebarkan pasar kita ke luar negeri,” tutup Milfan.

Untuk menatap era baru di tahun ini, PT. Indra Karya (Persero) telah mengembangkan produk sehingga bukan lagi hanya engineering tetapi merambah ke bisnis developer dan industri. Banyak inisiasi dilakukan oleh perseroan guna menghasilkan recurring income dan nilai tambah bagi perusahaan. Dengan demikian, momen ulang tahun ke-60 ini dan dengan harapan baru ini, perusahaan optimis untuk mewujudkan visi dan cita-cita perusahaan serta terus memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan negeri.

Indra Karya Tandatangani Pekerjaan Detail Desain Pembangunan Pengaman Pantai Ibukota Negara Tahap 3 di Provinsi DKI Jakarta dan Banten

Jakarta (23/3) – PT Indra Karya (Persero) melalui Divisi Engineering I (DE 1) melakukan penandatangan kontrak Pekerjaan Detail Desain Pembangunan Pengaman Pantai Ibukota Negara Tahap 3 di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten pada Selasa (23/3) antara PT Indra Karya (Persero), PT Virama Karya (Persero), dan Aditya KSO dengan PPK PTPIN SNVT Pembangunan Terpadu Pesisir Ibukota Negara.

Acara penandatanganan tersebut dihadiri oleh PPK PTPIN dan General Manager  DE 1 PT Indra Karya (Persero) selaku Kuasa KSO serta disaksikan langsung secara virtual oleh Sekretaris Direktorat Jenderal SDA, Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan SDA, Direktur Sungai Pantai Ditjen SDA, Direktur Bina Teknik SDA, Kepala BBWS Ciliwung Cisadane, Kepala BP2JK DKI Jakarta, Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknik Direktorat Sungai dan Pantai, Kepala Subdirektorat Wilayah I Direktorat Sungai dan Pantai, Kepala Subdirektorat Wilayah II Direktorat Sungai dan Pantai, Kepala Subdirektorat Wilayah III Direktorat Sungai dan Pantai dan Kepala SNVT Pembangunan Terpadu Pesisir Ibukota Negara.

Indra Karya turut serta mendukung program pemerintah Republik Indonesia dengan menandatangani kontrak pekerjaan ini. Program tersebut adalah National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Program ini mencakup pembangunan sebuah tanggul raksasa di bagian utara dari Teluk Jakarta sebagai cara untuk melindungi ibukota dari banjir. Di dalam tanggul ini akan dibuat laguna-laguna besar untuk menampung aliran dari sungai-sungai yang ada di DKI Jakarta.

Indra Karya menargetkan pekerjaan Detail Desain Pembangunan Pengaman Pantai Ibukota Negara Tahap 3 ini, akan dilaksanakan selama 9 bulan. Proyek ini dibagi ke dalam beberapa tahap, yaitu tahap A, B dan C. Pekerjaan Detail Desain Pembangunan Pengaman Pantai Ibukota Negara Tahap 3 yang akan dikerjakan saat ini termasuk ke dalam Tahap A, dimana dibangun dengan konsep pembuatan tanggul sejajar dengan garis pantai mencakup penataan kawasan pantai dan muara sungai-sungai yang masuk ke Teluk Jakarta.

Pekerjaan dan kontribusi Indra Karya pada proyek yang akan dilaksanakan ini meliputi, proses identifikasi masalah dan inventarisasi lokasi, survey topografi dan investigasi geologi teknik, analisa hidrologi & hidrolika, survey dan analisa hidro oceanografi, analisa sosial ekonomi dan PKM, melakukan monitoring land subsidence, menyiapkan detail desain termasuk desain penataan kawasan, menyiapkan Rencana Anggaran Biaya, menyusun spesifikasi teknik dan metode pelaksanaan, membuat manual OP. Dalam pelaksanaan pekerjaan ini, PT Indra Karya(Persero) akan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sebagai informasi tambahan, PT Indra Karya (Persero) merupakan perusahaan jasa konsultansi engineering yang telah menjadi leading di Indonesia. PT Indra Karya (Persero) telah berkontribusi positif dan berpengalaman dalam mengelola sumber daya air seperti pembangunan waduk, irigasi, bendungan, kajian untuk studi kelayakan, hingga melakukan supervise dan fungsi pengawasan pada proyek-proyek infrastruktur. PT Indra Karya (Persero) juga terlibat dalam 70% proyek bendungan yang dibuat oleh Presiden Joko Widodo.

Sambut Hari Air Sedunia, Indra Karya berikan Dukungan Perlengkapan Aktivitas Arung Jeram

Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) memberikan bantuan kepada Operator Arung Jeram di Kawasan Wisata Gendeng Kabupaten Sumedang Jawa Barat (22/3).

Sumedang, Jabar (22/3) – Dalam rangka menyambut Hari Air Sedunia ke-29, PT Indra Karya (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan kepada operator arung jeram di Kawasan Wisata Gendeng Desa Karyamukti Kabupaten Sumedang berupa berbagai perlengkapan aktivitas arung jeram sebagai upaya untuk membangkitkan kembali ekonomi nasional di sektor pariwisata yang sempat lesu akibat terdampak pandemi Covid-19 (22/3).

“Bertepatan dengan momen Hari Air Sedunia ke-29 ini, Indra Karya yang merupakan leading konsultan teknik bidang Sumber Daya Air (SDA) ingin turut serta membangkitkan kembali perekonomian nasional melalui sektor pariwisata seperti arung jeram, salah satunya berada di Kawasan Wisata Gendeng yang memanfaatkan aliran Sungai Cimanuk setelah dibendung oleh bendungan Jatigede, dengan posisi berada di sebelah hilir bendungan Jatigede dan berjarak sekitar tiga kilometer ke sebelah utara. Bendungan Jatigede ini salah satu proyek yang digarap oleh Indra Karya dan merupakan bendungan terbesar kedua di Indonesia,” kata Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi.

Bantuan perlengkapan aktivitas arung jeram berupa jaket pelampung, helm, dan dayung ini diberikan langsung oleh Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi kepada Rudiadi yang merupakan salah satu operator arung jeram. Selain pemberian dukungan perlengkapan aktivitas arung jeram, Indra Karya juga melakukan pemberdayaan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berada di sekitar Kawasan Wisata Gendeng. Pada kesempatan tersebut, Rudiadi mengucapkan rasa syukur mendalam atas bantuan yang diberikan bagi kegiatan arung jeram di Kawasan Wisata Gendeng, Kabupaten Sumedang.

“Terima kasih Indra Karya atas bantuan perlengkapan aktivitas arung jeram. Dampak dari COVID-19 memang sangat luar biasa bagi kami, namun Alhamdulillah berkat dukungan ini, kami berharap bisa segera bangkit dan adanya bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi seluruh operator di sektor wisata arung jeram. Saya juga berharap ke depan silaturahmi ini tidak terputus dan Indra Karya bisa terus maju sejahtera dan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Rudiadi.

“Dengan pemberian bantuan ini diharapkan wisata arung jeram di Kawasan Wisata Gendeng dapat lebih berkembang dan mampu memberdayakan masyarakat disekitarnya sehingga satu kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” tambah Milfan.

Kegiatan Pemberian Bantuan perlengkapan aktivitas arung jeram ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Indra Karya ke 60 Tahun pada Bulan Maret ini dan salah satu wujud kepedulian Indra Karya terhadap lingkungan masyarakat terutama di sekitar wilayah kerja dan operasi Indra Karya seperti di Bendungan Jatigede serta upaya perusahaan untuk dapat berkontribusi memberikan manfaat kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). Harapannya kelanjutan dari kegiatan bantuan ini dapat terus terkelola dengan baik, di mana perusahaan hadir untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat secara berkelanjutan melalui program TJSL yang digagas oleh Kementerian BUMN.

Peran Indra Karya sebagai BUMN Konsultan Konstruksi pada Bendungan Napun Gete Yang Diresmikan Presiden Jokowi

Sikka (23/2) – Presiden Joko Widodo akhirnya meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peresmian ditandai dengan menekan sirene bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pranono Anung, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Uskup Maumere Mgr. Martinus Edwaldus pada Selasa (23/2). Peresmian ini menyusul rampungnya konstruksi dan sudah dilakukannya pengisian awal (impounding) bendungan pada Senin (28/12/20) lalu.

Dalam sambutannya, Presiden mengatakan bahwa rencananya ada 7 (tujuh) bendungan yang akan dibangun di NTT dan bendungan Napun Gete merupakan bendungan ke-3 yang diresmikan untuk memenuhi kebutuhan air di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan salah satu dari 18 bendungan baru yang diselesaikan selama 2015-2020 untuk menambah volume tampungan air di Indonesia.

“Alhamdulillah, ini patut disyukuri, tinggal 4 dalam proses. Tapi pagi tadi Gubernur menyampaikan kepada saya minta tambahan dua lagi, padahal Provinsi yang lain paling banyak itu dua atau satu bendungan. Tapi disini memang bendungan sangat dibutuhkan seperti Napun Gete ini, yang tadi disampaikan oleh pak Bupati. Saya yakin, tidak lama lagi NTT akan makmur dan tidak menjadi provinsi yang kategorinya kalau di Negara kita masih pada kondisi yang kurang. Kita lihat nanti kalau bendungannya sudah selesai,” terang Presiden Jokowi.

Pembangunan Bendungan Napun Gete yang telah dilaksanakan sejak Januari 2017 lalu, telah memanfaatkan biaya APBN sebesar Rp 880 miliar. Secara umum, progress pembangunan bendungan telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan dengan kualitas dan progress pekerjaan yang dicapai sangat baik. Pencapaian target pekerjaan dan kualitas pekerjaan ini tentunya tidak terlepas dari konsistensi dan peran serta dari kapasitas masing-masing pihak melalui kolaborasi BUMN antara kontraktor dan konsultan BUMN yakni PT Nindya Karya (Persero) selaku Kontraktor dan PT Indra Karya (Persero) sebagai Konsultan Supervisi yang bertugas menjaga kualitas dari pelaksanaan pekerjaan melalui pengawasan di lapangan.

Turut hadir secara langsung, Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi, mengatakan bahwa selesainya pembangunan Bendungan Napun Gete merupakan sebuah langkah konsisten dalam upaya pemulihan dan penguatan perekonomian di Indonesia dengan tetap mengedepankan protokol penanganan Covid-19 yang sangat ketat.

“Kami, Indra Karya sebagai BUMN Konsultan Konstruksi, melaksanakan peran sebagai Konsultan Supervisi pada proyek bendungan Napun Gete ini. Peresmian Bendungan Napun Gete merupakan hasil dari sebuah langkah terobosan yang sangat bagus dari Pemerintah untuk mengatasi kebutuhan air baku bagi masyarakat di wilayah NTT, pelaksanaan pekerjaan ini  tidak pernah dihentikan selama pandemi Covid-19 dengan tetap mengedepankan protokol penanganan Covid-19 yang sangat ketat. Kami akan terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam kegiatan percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) lainnya sesuai dengan nawacita Pemerintah,” ungkap Milfan Rantawi selaku Direktur Utama PT Indra Karya (Persero).

Manfaat utama Bendungan Napun Gete bisa mengairi area irigasi seluas 300 hektar, sebagai penyedia air baku yang merupakan solusi kekeringan di Kabupaten Sikka sebanyak 214 liter per detik, sebagai sumber air bagi pertanian, pengendali banjir sebanyak 219 meter kubik per detik dan memiliki potensi pembangkit tenaga listrik sebesar 0,71 megawatt, Bendungan Napun Gete digunakan untuk kepentingan di Desa Ilin Medo dan Desa Werang Kecamatan Waiblama Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai sumber air bagi pertanian.

Bendungan Napun Gete memiliki kapasitas tampung 11,22 juta m3 dengan luas genangan 99,78 ha. Bendungan ini juga bermanfaat untuk pengendali banjir dan dan sebagai lahan konservasi serta pengembangan sektor pariwisata yang dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar bendungan.

Di Tengah Pandemi, Indra Karya Kejar Tayang Proyek Bendungan Kuwil Kawangkoan di Minahasa Utara

Progress Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara

PT Indra Karya (Persero) terus berkomitmen melanjutkan misinya untuk berkontribusi dalam kegiatan percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di tengah pandemi virus corona yang masih melanda Indonesia pada awal tahun 2021 ini. Komitmen ini ditandai dengan tetap berjalannya proyek pembangunan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) di beberapa wilayah di Indonesia, salah satunya yakni Bendungan Kuwil Kawangkoan yang berlokasi di Desa Kuwil, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Berjalannya proyek tersebut merupakan sebuah langkah yang konsisten dalam upaya pencegahan bencana serta penguatan perekonomian di wilayah tersebut dengan tetap mengedepankan protokol penanganan Covid-19 yang sangat ketat.

“Progress Bendungan Kuwil Kawangkoan untuk pekerjaan Konsultan Supervisi saat ini telah mencapai 93%, dan tengah memasuki tahapan pengerjaan finishing spillway serta hydro mechanical. Kami, Indra Karya sebagai BUMN Konsultan Engineering terintegrasi, mendapatkan peran sebagai pelaksana supervisi pada proyek bendungan Kuwil Kawangkoam ini. Bendungan ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR untuk mengatasi bencana banjir serta penyedia air baku di kota Manado” ungkap Eko Budiono selaku Direktur PT Indra Karya (Persero).

Menurut Data BMKG Kota Manado merupakan salah satu wilayah yang memiliki curah hujan yang cukup tinggi sehingga menimbulkan adanya potensi terjadinya bencana banjir. Pada tahun 2014 lalu Kota Manado pernah mengalami bencana banjir bandang yang diakibatkan dari intensitas hujan yang cukup tinggi. Berdasarkan pengalaman tersebut Kementerian PUPR saat ini membangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan salah satunya sebagai upaya dari pengendalian banjir di kota Manado.

“Pembangunan bendungan ini merupakan bagian dari pengendalian banjir Kota Manado dan sekitarnya untuk debit banjir 470 meter kubik per detik, dimana pernah terjadi banjir bandang pada tahun 2014, sehingga kita upayakan bendungan ini dapat selesai tepat waktu untuk mengantisipasi Banjir di wilayah tersebut” tutur Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo, dalam kunjungannya meninjau pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan menyatakan bahwa proyek pembangunan bendungan ini memiliki manfaat yang stretegis untuk masyarakat sekitar, khususnya untuk mengurangi dampak banjir di Manado. “Proyek bendungan ini saya tahu manfaatnya sangat strategis untuk masyarakat Sulawesi Utara, khususnya dalam mengurangi dampak banjir di Manado. Oleh karena itu, saya instruksikan untuk fokus dengan penyelesaiannya dan masing-masing pihak jalankan tugas sesuai dengan kewenangannya”, Ujar Wetipo dalam kunjungannya ke Minahasa, Sulawesi Utara.    

Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2016 dan direncanakan selesai pada tahun 2021 ini, memanfaatkan biaya APBN sebesar Rp 1,46 Triliun. Secara umum, progress pembangunan bendungan telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan dengan kualitas dan progress pekerjaan yang dicapai sangat baik. Pencapaian target pekerjaan dan kualitas pekerjaan ini tentunya tidak terlepas dari konsistensi dan peran serta dari kapasitas masing-masing pihak melalui kolaborasi BUMN antara kontraktor dan konsultan BUMN yakni PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Nindya Karya (Persero) selaku Kontraktor dan PT Indra Karya (Persero) sebagai Konsultan Supervisi yang bertugas menjaga kualitas dari pelaksanaan pekerjaan melalui pengawasan di lapangan.

Bendungan Kuwil Kawangkoan memiliki kapasitas tampung 23,7 juta meter kubik dengan luas genangan 139 Ha. Dengan kapasitas tersebut, bendungan ini direncanakan mampu menyediakan air baku untuk Kota Manado, Kecamatan Kalawat, Kota Bitung dan KEK Bitung sebesar 4,5 meter kubik per detik, PLTM dengan kapasitas 2 x 0,70 MW serta pengembangan pariwisata. Bendungan ini juga bermanfaat untuk pengendali banjir dan sebagai lahan konservasi serta pengembangan sektor pariwisata yang dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar bendungan.

“Harapannya pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat khususnya di Kota Manado. Dengan kapasitas tersebut, bendungan ini diharapkan mampu menyediakan air baku untuk Kota Manado, Kecamatan Kalawat, Kota Bitung dan KEK Bitung sebesar 4,5 meter kubik per detik, PLTM dengan kapasitas 2 x 0,70 MW serta pengembangan pariwisata. Selain juga berfungsi sebagai pengendali banjir, bendungan ini juga nantinya bisa dimanfaatkan sebagai lahan konservasi dan pengembangan sektor wisata di Manado, karena bendungan iniselain dekat dengan Kota Manado juga dekat dengan Makam Leluhur masyarakat Minahasa. Sehingga, potensi tersebut kedepan bisa dimanfaatkan untuk pengembangan wisata dan penguatan perekonomian masyarakat sekitar bendungan” Tutup Eko Budiono. Sebagai tambahan informasi, PT Indra Karya (Persero) telah ikut serta dalam pembangunan 36 bendungan dari total 56 bendungan Proyek Strategis Nasional yang sedang dan akan dibangun di era Presiden Joko Widodo. Keterlibatan Indra Karya di 60% proyek bendungan PSN merupakan bukti dari komitmen perusahaan untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan negeri dalam bingkai semangat BUMN untuk Indonesia.

Pengumuman Pemenang Kompetisi Desain Logo Perusahaan PT Indra Karya (Persero)

Berikut kami umumkan 3 (tiga) pemenang dari hasil penilaian yang telah dilakukan oleh Dewan Juri, untuk detail dan informasi lebih lanjut akan kami hubungi langsung. Selamat untuk para pemenang dan terima kasih kepada 500+ designer logo yang telah ikut berpartisipasi, tetap semangat berkarya untuk bangsa Indonesia karena logo kalian semua sangat menginspirasi kami dan memberikan semangat baru untuk membangun Indonesia! 😄👍🏻 .

Indra Karya Berhasil Raih Penghargaan BUMN Terbaik pada Ajang Tokoh Finansial Indonesia Terbaik 2020

PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan BUMN Terbaik untuk kategori BUMN pada Sektor Konstruksi dan Jasa Konstruksi dengan Aset Kecil di ajang Tokoh Finansial Indonesia Terbaik 2020 yang diselenggarakan oleh Majalah Investor

Jakarta (17/12) – PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan BUMN Terbaik untuk kategori BUMN pada Sektor Konstruksi dan Jasa Konstruksi dengan Aset Kecil di ajang Tokoh Finansial Indonesia Terbaik 2020 yang diselenggarakan oleh Majalah Investor. Acara penghargaan juga turut dihadiri oleh tiga narasumber yakni Suria Dharma (Samuel Sekuritas Indonesia), Firmanzah (Rektor Universitas Paramadina), Samsul Hidayat (Direktur Eksekutif Asosiasi Emiten Indonesia) yang dilakukan secara virtual dan disiarkan secara langsung oleh Beritasatu TV pada Kamis (17/12).

Dalam sambutannya, Primus Dorimulu, Direktur Berita Satu Media Holding menyampaikan bahwa penghargaan ini bertujuan memotivasi para pelaku industri baik pada sektor finansial maupun non-finansial agar mampu mengelola perusahaan untuk tetap mempunyai daya saing dan survive melewati tantangan krisis akibat pandemi Covid-19. Untuk keluar dari tekanan krisis, perusahaan harus punya terobosan agar bisnis perusahaan kembali melaju pasca krisis. “Terobosan bisnis diperlukan di tengah banyaknya tantangan, baik dalam perekonomian domestik maupun global. Dalam kondisi penuh tantangan, setiap perusahaan juga harus cermat dengan strategi bisnis yang diusung sehingga perusahaan tetap survive,” ujar Primus dalam Tokoh Finansial Indonesia Terbaik 2020 yang disiarkan secara langsung di Beritasatu TV.

PT Indra Karya (Persero) sebagai konsultan konstruksi milik negara, saat ini terus melakukan pengembangan dan penguatan layanan usahanya melalui transformasi bisnis, penguatan pasar dalam negeri, ekspansi pasar luar negeri serta diversifikasi usaha sebagai upaya perusahaan untuk tetap produktif dan meneruskan kinerja positif dalam menjalankan kegiatan usaha dan bisnis di tengah masa pandemi saat ini. Di tahun 2020 ini, Indra Karya telah melakukan beberapa upaya strategis untuk memperkuat layanan bisnis perusahaan seperti melakukan investasi berupa pembangunan pabrik AMDK Infresh di Kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) untuk memperkuat lini bisnis Industry perusahaan, memperkuat sistem Informasi dan Teknologi (IT) perusahaan, serta penguatan lini bisnis Developer keairan yang diwujudkan dalam penyediaan akses air bersih dan sanitasi sehat berbasis teknologi Smart Water untuk mendukung program pemerintah mewujudkan pemenuhan 100% akses air bersih secara nasional.  Upaya dan langkah strategis perusahaan tersebut mengantarkan Indra Karya berhasil meraih BUMN Terbaik Sektor Konstruksi dan Jasa Konstruksi dengan Aset Kecil pada ajang Tokoh Finansial Indonesia Terbaik 2020.

“PT Indra Karya (Persero) sebagai konsultan konstruksi milik negara, saat ini terus melakukan pengembangan dan penguatan layanan usahanya melalui transformasi bisnis, penguatan pasar dalam negeri, ekspansi pasar luar negeri serta diversifikasi usaha sebagai upaya perusahaan untuk tetap produktif dan menunjukan kinerja positif dalam menjalankan kegiatan usaha dan bisnis di masa pandemi ini. Di tahun 2020 ini, Indra Karya telah melakukan beberapa upaya strategis untuk memperkuat layanan bisnis perusahaan seperti melakukan investasi pembangunan pabrik AMDK Infresh di Kawasan Jakarta International Estate Pulogadung (JIEP) untuk memperkuat lini bisnis Industry perusahaan, memperkuat sistem Informasi dan Teknologi (IT) perusahaan, serta penguatan lini bisnis Developer keairan yang diwujudkan dalam penyediaan akses air bersih dan sanitasi sehat berbasis teknologi Smart Water. Alhamdulillah, upaya tersebut membuahkan hasil dengan kami bisa mendapatkan penghargaan sebagaiBUMN Terbaik 2020 pada kategori BUMN bidang Non Keuangan Sektor Konstruksi dan Jasa Konstruksi di ajang Tokoh Finansial Indonesia Terbaik Tahun 2020,” pungkas Ir. Eko Budiono, Direktur PT Indra Karya (Persero).

Selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia sejak awal tahun 2020 ini, sangat berdampak negatif terhadap perekonomian di seluruh sektor usaha termasuk sektor konstruksi. Namun PT Indra Karya (Persero) hingga akhir triwulan 3 ini, masih mencatatkan kinerja positif walaupun tingkat ketercapaian terhadap target masih di sekitar 62% dari total target yang di canangkan oleh pemegang saham. Pada triwulan 3 tahun 2020 ini, Indra Karya telah membukukan pendapatan sebesar Rp. 115.835 Miliar dengan kontrak kerja senilai Rp. 365.294 Miliar serta mencatatkan laba bersih senilai Rp. 5.429 Miliar dengan total aset yang tercatatkan sebesar Rp 248.582 Miliar.

“Indra Karya saat ini mencatakan kinerja positif hingga triwulan 3 tahun 2020 dengan tingkat ketercapaian kinerja usaha sekitar 62% dari target yang ditetapkan oleh pemegang saham. Hingga saat ini Indra Karya telah membukukan pendapatan sebesar Rp. 115.835 Miliar dengan kontrak kerja senilai Rp. 365.294 Miliar serta mencatatkan laba bersih senilai Rp. 5.429 Miliar dengan total aset yang tercatatkan sebesar Rp 248.582 Miliar,” tutup Eko.

Contact Person :

Nita R. Syafitri

Corporate Communication

PT Indra Karya (Persero)

Jalan Biru Laut X Kav. 9 Cawang Jakarta Timur 13340

Telpon : (021)8192636

Website: www.indrakarya.co.id

Indra Karya Bersinergi Salurkan Bantuan Kebutuhan Dapur Umum di Wilayah Jakarta Utara

Tim Satgas Bencana BUMN wilayah Jakarta Utara yang terdiri dari PT Indra Karya (Persero), PT Pos Indonesia (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero) dan PT Pertamina (Persero) sebagai Kordinator memberikan bantuan suplai Bahan Baku Dapur Umum di wilayah Jakarta Utara I. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Tim Satgas Bencana DKI Jakarta untuk wilayah Jakarta Utara, Kamis (7/5), sebagai bagian dari program kepedulian di masa Pandemi Covid-19.

Corporate Secretary PT Indra Karya (Persero) Okky Suryono mengatakan, bantuan senilai Rp530 juta itu di antaranya disalurkan dalam bentuk Bahan Baku Olahan Pangan untuk Dapur Umum serta produk air minum dalam kemasan (AMDK) InFresh yang merupakan produk air mineral milik PT Indra Karya (Persero).

“Program ini diharapkan dapat membantu untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat, terlebih pada bulan Ramadhan saat ini. Bantuan ini akan kami serahkan secara bertahap hingga dua bulan kedepan” Jelas Okky.

Sementara itu, Ketua PKBL PT Indra Karya (Persero) Hanung Priyatna mengungkapkan kegiatan ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN yang meminta agar BUMN dapat menyalurkan program kegiatan sosial kemasyarakatan untuk mengatasi dampak sosial dari penyebaran Covid-19 melalui program tanggung jawab sosial di lingkungan terdampak.

“Melalui program ini, kami berharap segenap lapisan masyarakat terus menerus berpartisipasi untuk saling bergotong royong mengikuti imbauan Pemerintah, dengan terus menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar serta mengikuti anjuran untuk tidak mudik. Semoga Pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” pungkasnya.

Sebagaimana ditayangkan: https://bumntrack.co.id/indra-karya-bersinergi-salurkan-bantuan-kebutuhan-dapur-umum-di-wilayah-jakarta-utara/

Indra Karya tergabung dalam Tim Satgas Bencana BUMN wilayah Jakarta Utara.

Tim Satgas Bencana BUMN wilayah Jakarta Utara yang terdiri dari PT Indra Karya (Persero), PT Pos Indonesia (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero) dan PT Pertamina (Persero) sebagai koordinator bersama memberikan bantuan suplai bahan baku dapur umum. Bantuan itu diserahkan langsung kepada Tim Satgas Bencana DKI Jakarta sebagai program kepedulian di masa pandemi Covid-19 untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak di wilayah Jakarta Utara I.

Bentuk bantuan yang diberikan di antaranya berupa bahan baku olahan pangan untuk dapur umum dan juga pemberian produk air minum dalam kemasan (AMDK) InFresh, produk air mineral milik PT Indra Karya (Persero).

Program ini diharapkan dapat membantu untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat terlebih lagi ditengah bulan Ramadhan saat ini. Total bantuan yang di berikan oleh BUMN yang tergabung di wilayah Jakarta Utara I ini sebesar Rp 530 juta yang di salurkan bertahap hingga dua bulan ke depan.

Bantuan dari PT Indra Karya (Persero) tersebut diserahkan langsung oleh Corporate Secretary, Okky Suryono dan Ketua PKBL, Hanung Priyatna kepada Tim Satgas Bencana DKI Jakarta untuk wilayah Jakarta Utara. “Alhamdulillah, kami PT Indra Karya bersama rekan-rekan BUMN dapat ambil bagian dan turun langsung untuk menyalurkan bantuan ke masyarakat terdampak di wilayah Jakarta Utara I,” kata Okky Suryono dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Kamis (7/5).

Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan arahan dari Kementerian BUMN yang meminta agar BUMN dapat menyalurkan program kegiatan sosial kemasyarakatan untuk mengatasi dampak sosial dari penyebaran Covid-19 melalui program tanggung jawab sosial di lingkungan terdampak seperti di Jakarta. Caranya dengan membantu kecukupan kebutuhan pangan masyarakat yang di salurkan secara bertahap hingga dua bulan ke depan.

“Melalui program ini, kami berharap segenap lapisan masyarakat terus-menerus berpartisipasi untuk saling bergotong-royong mengikuti imbauan pemerintah, dengan terus menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar serta mengikuti anjuran untuk tidak mudik. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” ujar Okky Suryono.

sebagaimana ditayangkan: https://www.harianaceh.co.id/2020/05/09/indra-karya-bantu-masyarakat-terdampak-covid-19/