Kumpulan liputan media masa tentang Perusahaan

Indra Karya Siap Kawal Pembangunan Bendungan Mbay NTT

Bendungan Mbay, Nusa Tenggara Timur (NTT)

Jakarta (21/04) – Bendungan Mbay merupakan bendungan yang terletak di kabupaten Nagekeo, provinsi Nusa Tenggara Timur. Bendungan ini termasuk proyek infrastruktur dan merupakan satu dari 11 bendungan baru yang menjadi prioritas pemerintah karena masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai dengan PERPRES Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Bendungan Mbay direncanakan akan dibangun mulai tahun 2021 hingga 2027 mendatang dengan tujuan pembangunan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan tampungan air di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Gok Ari Joso Simamora menyampaikan bahwa sebagai perusahaan BUMN, Indra Karya dalam berkomitmen untuk terus menunjukkan kinerja positif di tengah pandemi saat ini khususnya pada sektor pengelolaan Sumber Daya Air seperti pembangunan bendungan. Pada tahun sebelumnya, Indra Karya berhasil merampungkan beberapa bendungan untuk mendukung infrastruktur ketahanan air dan pangan bagi masyarakat Indonesia. Bendungan Mbay ini menjadi proyek bendungan pertama yang dikerjakan Indra Karya pada 2022 dan Indra Karya siap memberikan kontribusi terbaiknya dalam pembangunan Bendungan Mbay. Lebih lanjut Gok Ari juga menegaskan bahwa pembangunan Bendungan Mbay di NTT merupakan salah satu wujud keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Sebagai perusahaan BUMN, Indra Karya dalam berkomitmen untuk terus menunjukkan kinerja positif di tengah pandemi saat ini khususnya pada sektor pengelolaan Sumber Daya Air seperti pembangunan bendungan. Pada tahun sebelumnya, Indra Karya berhasil merampungkan beberapa bendungan untuk mendukung infrastruktur ketahanan air dan pangan bagi masyarakat Indonesia. Bendungan Mbay ini menjadi proyek bendungan pertama yang dikerjakan Indra Karya pada 2022 dan Indra Karya siap memberikan kontribusi terbaiknya dalam pembangunan Bendungan Mbay. Pembangunan bendungan ini merupakan salah satu wujud keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga perlu kita dukung dan kerjakan dengan sebaik mungkin,” ujar Gok Ari.

Vice President Operation and Business Development Division, Gagah Guntur Aribowo, menyampaikan bahwa dalam pembangunan Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo Provinsi NTT (Paket-1 dan Paket-2), Indra Karya memiliki peran sebagai Lead Konsultan Supervisi Konstruksi. Adapun pada tanggal 30 Juni 2021, telah dilaksanakannya penandatangan kontrak Pekerjaan Supervisi Pembangunan antara PT Indra Karya (Persero) Divisi Engineering I – Rasenta – Sabana KSO dengan PPK Kegiatan Bendungan II BWS NT2.

“Keterlibatan Indra Karya pada pembangunan Bendungan Mbay adalah sebagai Lead Konsultan Konstruksi dimana Indra Karya juga telah mengadakan penandatangan kontrak Pekerjaan Supervisi Pembangunan antara PT Indra Karya (Persero) Divisi Engineering I – Rasenta – Sabana KSO dengan PPK Kegiatan Bendungan II BWS NT2 pada tanggal 30 Juni 2021 lalu,” jelas Gagah.

Lebih lanjut Gagah menjelaskan bahwa desain konstruksi Bendungan Mbay didesain dengan tinggi 48 m, lebar 12m dan panjang 436 m dengan volume kapasitas tampungan total 51,74 juta m3 dengan luas genangan 499,44 ha. Selain itu, Bendungan Mbay didesain dengan tipe zonal dengan inti tegak. Pembangunan Bendungan Mbay terbagi menjadi 2 paket dimana progres fisik untuk paket I sudah 2,21% dan paket II baru 0,83%. Adapun, Paket I dikerjakan oleh kontraktor PT Waskita Karya (Persero) Tbk – Bumi Indah KSO dan Paket II PT Brantas Abipraya. Sedangkan supervisi dikerjakan oleh PT Indra Karya – Rancang Semesta – Sabana (KSO). 

Sebagai informasi, pembangunan bendungan Mbay telah melalui proses yang panjang dimana feasibility study telah dilakukan pada tahun 1999-2000, kemudian dilanjutkan dengan detail desain pada 2001-2002 dan 2016. Serta Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP) dan AMDAL dilakukan pada 2018, jelas Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) NTT II Agus Sosiawan. Adapun untuk anggaran biaya pembangunan Bendungan Mbay yang dikerjakan pada 2021-2024 ini dibangun dengan anggaran Rp1,915 triliun.

“Nantinya bendungan ini akan menghasilkan air baku 0,21 m3/detik dan memberikan manfaat irigasi terhadap 5.899 ha lahan pertanian. Dengan dibangunnya Bendungan Mbay di Provinsi NTT, diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam di kota Mbay. Disamping itu juga untuk penyediaan air baku kota Mbay dan sekitarnya serta pengendalian banjir di daerah hilir,” tambah Gagah.

Indra Karya yang merupakan BUMN konsultan konstruksi yang kini masuk ke dalam Holding PT Danareksa (Persero) ini, telah terlibat dalam berbagai proyek strategis nasional terutama pada pembuatan Bendungan di Indonesia, sebanyak 65% lebih dari keseluruhan bendungan yang ada di Indonesia Indra Karya telah menghasilkan maha karya dalam bentuk desain bendungan yang high standard, inovatif, dan terintegrasi. Dalam menjamin ketersediaan air nasional, Bendungan menjadi salah satu bagian utama untuk memberikan pemastian ketahanan air secara berkelanjutan yang diperuntukan ketersediaan air baku bagi masyarakat termasuk bagi sektor pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan di Indonesia.

Indra Karya Sigap Menanggulangi Permasalahan Banjir di Kawasan Mandalika

Jakarta (19/03) – Beberapa waktu terakhir, intensitas hujan tinggi yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia telah mengakibatkan pemukiman warga terendam banjir, termasuk di wilayah Kawasan Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. Berdasarkan informasi masyarakat dan tinjauan lapangan, setiap tahun terjadi banjir di sungai balak dan sungai ngolang yang diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi dan penyempitan alur di hilir sungai balak dan sungai Ngolang.

Direktur Utama PT Indra Karya (Persero), Gok Ari Joso Simamora pada kegiatan kunjungan kerja yang dilakukannya Sabtu (19/03) lalu bersama dengan Direktur PT Indra Karya (Persero) Eko Budiono dan VP Corporate Secretary Okky Suryono, menyampaikan bahwa sebagai perusahaan BUMN yang memiliki komitmen untuk terus menunjukkan kinerja kerja yang positif, Indra Karya mendapatkan penugasan negara dalam menanggulangi permasalahan banjir di Kawasan Mandalika akibat curah hujan tinggi yang terjadi beberapa waktu lalu. Penugasan ini diberikan berdasarkan surat keputusan dari Ketua Tim Pengadaan Barang dan Jasa Bidang Sumber Daya Air Nomor: PB 02 01/TPBJK SDA /133. Gok Ari menyampaikan, bahwa kegiatan kunjungan kerja ini bertujuan untuk meninjau kesiapan saluran drainase untuk pengendalian banjir di Kawasan Mandalika dan Sirkuit Mandalika melalui sistem pengelolaan drainase terintegrasi yang di kelola oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) NT 1 Kementerian PUPR.

“Sebagai perusahaan BUMN yang memiliki komitmen untuk terus menunjukkan kinerja kerja yang positif, Indra Karya mendapatkan penugasan negara dalam menanggulangi permasalahan banjir di Kawasan Mandalika akibat curah hujan tinggi yang terjadi beberapa waktu lalu, berdasarkan surat keputusan dari Ketua Tim Pengadaan Barang dan Jasa Bidang Sumber Daya Air Nomor: PB 02 01/TPBJK SDA /133. Sehingga kegiatan kunjungan kerja ini, bertujuan untuk meninjau kesiapan saluran drainase untuk pengendalian banjir di Kawasan Mandalika dan Sirkuit Mandalika melalui sistem pengelolaan drainase terintegrasi yang di kelola oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) NT 1 Kementerian PUPR. Adapun, upaya penanggulangan bencana, termasuk banjir merupakan tanggung jawab kita bersama,” jelas Gok Ari.

Selain itu, Gok Ari juga menyampaikan kegiatan pekerjaan yang dilakukan oleh Indra Karya untuk mengatasi banjir meliputi 8 lokasi antara lain Pekerjaan Drainase Triputri, Pekerjaan Parapet Lagoon Barat, Pekerjaan Pintu Air, Pekerjaan Rumah Pompa dan Kolam Tampung, Pekerjaan Jembatan, Pekerjaan Shotcrete Bukit HPL 95, Pekerjaan Cross Drain dan Peningkatan Kapasitas Tampungan S. Songgong, Peningkatan Kapasitas Tampungan, Revetment dan Groundsill S. Nandus, serta Peningkatan Kapasitas Tampungan S. Balak. Melalui proyek pekerjaan yang dilakukan ini dapat membantu mengatasi permasalahan banjir di Kawasan Mandalika, sehingga nantinya dapat menjadi kawasan wisata yang semakin maju.

“Semoga melalui 8 proyek lokasi pekerjaan yang dilakukan oleh Indra Karya ini dapat membantu mengatasi permasalahan banjir di Kawasan Mandalika sehingga Mandalika semakin berkembang sebagai kawasan wisata serta potensi pariwisata Nusa Tenggara Barat dapat semakin meningkat,” ucap Gok Ari.

Lebih lanjut, Gok Ari selaku Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) menjelaskan bahwa keterlibatan Indra Karya dalam menanggulangi permasalahan banjir untuk kawasan hilir dapat dipastikan kesiapannya sudah 100% dan sistem pengendalian banjir telah dilakukan dengan baik, dilihat dari hasilnya dalam pelaksanaan perhelatan event internasional Moto Grand Prix Minggu (20/03) kemarin, meskipun terjadi hujan yang cukup deras sebelum perhelatan event Sirkuit Mandalika ini dimulai namun dikarenakan semua sistem pengelolaan drainase yang telah dilakukan berjalan dengan baik sehingga tidak menimbulkan banjir baik di Kawasan Mandalika maupun Sirkuit Mandalika. Hal ini menunjukkan bahwa Indra Karya berhasil dalam menanggulangi permasalahan banjir yang ada.

“Keterlibatan Indra Karya dalam menanggulangi permasalahan banjir yang berada di kawasan hilir dapat dipastikan kesiapannya sudah 100% dan sistem pengendaliannya juga berjalan dengan baik, dilihat dari hasilnya melalui pelaksanaan perhelatan event internasional Moto Grand Prix pada hari Minggu (20/3) kemarin, meskipun sempat terjadi hujan yang cukup deras namun dikarenakan semua sistem pengelolaan drainase yang telah dilakukan berjalan dengan baik sehingga tidak menimbulkan banjir baik di Kawasan Mandalika maupun Sirkuit Mandalika. Hal ini menunjukkan bahwa Indra Karya berhasil dalam menanggulangi permasalahan banjir yang ada,” tambah Gok Ari.

Sebagai informasi, Mandalika merupakan sebuah kawasan wisata yang memiliki luas 20.035 hektar yang berlokasi di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Sejak tahun 2017 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014, Mandalika sudah diresmikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata yang direncanakan dapat menjadi kawasan wisata. KEK Mandalika memiliki konsep pengembangan pariwisata berwawasan lingkungan dengan pembangunan obyek-obyek wisata dan daya tarik wisata yang selalu berorientasi kepada kelestarian nilai dan kualitas lingkungan hidup yang ada di masyarakat. Melalui sistem pengelolaan drainase yang merupakan sistem pembuangan air permukaan, baik secara gravitasi maupun dengan pompa dengan tujuan untuk mencegah terjadinya genangan, menjaga dan menurunkan permukaan air sehingga dapat berfungsi mengumpulkan aliran air dari Sungai Ngolang dan Sungai Soker untuk selanjutnya dialirkan ke Sungai Lagon, dapat membantu dalam mengamankan atau mengurangi risiko banjir di area sirkuit dan KEK Mandalika. Sehingga acara perhelatan event sirkuit MotoGP Mandalika ini dapat berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan resiko banjir.

Kolaborasi BUMN Mendorong Program SDGs di Desa Cidadap Melalui Smart Water System

Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kementerian BUMN (kiri) dan Kepala Desa Cidadap (Kanan) melakukan uji coba smart card pada Program Smart Water System di Desa Cidadap, Sukabumi pada Sabtu (28/8).

Sukabumi (28/8) – Saat ini kebutuhan akan air bersih di masyarakat terus meningkat. Ditengah pandemi covid-19, kebutuhan atas air bersih meningkat sebagai efek dari penerapan protokol kesehatan untuk melindungi diri dari virus covid-19 serta jumlah penggunaan air domestik. Menurut data dari Indonesia Water Institut, total konsumsi air bersih sebelum pandemi covid-19 adalah 415-615 liter per hari per rumah, kemudian angka tersebut meningkat selama pandemi covid-19 yang mencapai 995-1415 liter per hari per rumah tangga.

Dalam rangka mendukung Suistainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang dicanangkan oleh pemerintah, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Indra Karya (Persero) dan 4 BUMN lainnya berkolaborasi untuk memberikan solusi bagi masyarakat atas kebutuhan dasar air bersih. Kolaborasi ini dilakukan melalui program penyediaan sarana dan prasarana air bersih Smart Water System. Bantuan ini diberikan kepada 5 dusun dengan jumlah total 6.500 Kepala Keluarga atau 15.464 jiwa yang berlokasi di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Sukabumi Jawa Barat.  Pemberian bantuan air bersih melalui Smart Water System yang memanfaatkan sumber air sungai Cimandiri ini, juga dilakukan sebagai solusi mengatasi kekeringan air yang kerap terjadi pada musim kemarau, jauhnya akses sumber air bersih, serta untuk mendorong peningkatan perilaku hidup bersih sehat sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Cidadap.

Teknologi Smart Water System tersebut diserahkan secara langsung oleh Asisten Deputi TJSL Kementerian BUMN yang merupakan Pembina dari program TSJL di lingkungan BUMN, serta diterima langsung oleh Kepala Desa Cidadap dan Camat Kecamatan Simpenan pada acara peresmian dan peluncuran program tersebut pada Sabtu (28/8).

Asisten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN, Agus Suharyono menyampaikan bahwa ia sangat mengapresiasi BUMN-BUMN yang telah berkontribusi untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar air bersih melalui penyediaan sarana dan prasarana air bersih, sesuai dengan pelaksanaan SDGs dan TPB yang di dorong oleh Kementerian BUMN

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi TJSL yang dilakukan oleh 5 BUMN ini, dimana bantuan penyediaan sarana dan prasarana air bersih dengan teknologi Smart Water System ini untuk memenuhi kebutuhan dasar air bersih yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Desa Cidadap Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi ini dan pelaksanaan program ini tentunya sesuai dengan pelaksanaan atas SDGs atau TPB sesuai dengan semangat yang di dorong oleh Kementerian BUMN agar BUMN dapat terus membantu masyarakat dengan berbagai program yang dapat dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan oleh masyarakat,” Jelas Agus Suharyono.

Agus Suharyono menambahkan, “Program bantuan smart water di cidadap ini merupakan tapak awal yg perlu dijaga bersama kelanjutannya sehingga menjadi suatu bukti kontribusi program TJSL yang nantinya dapat dilakukan di daerah2 lainnya” Ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Dadang Rdani selaku Camat Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa pihaknya sangat bersyukur atas bantuan fasilitas air bersih sehingga dapat merubah situasi dan kondisi masyarakat di Kecamatan Simpenan. 

“Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada Kementerian BUMN dan BUMN yang telah membantu kami, sehingga kami mendapatkan program bantuan air bersih yang bisa sangat merubah situasi dan kondisi masyarakat kami, yang sebelumnya kami kesulitan air bersih namun berkat program bantuan smart water system dari BUMN dan ini memberikan manfaat yang sangat besar sekali untuk masyarakat di Desa Cidadap,” pungkas Dadang.

Program Smart Water System ini merupakan teknologi karya BUMN yang terintegrasi dengan Smart Card yang digunakan sebagai Tap Card untuk mengucurkan air bersih bagi masyarakat dengan kuota yang diberikan per orang sebesar 60-80 liter/hari sehingga masyarakat mendapatkan air bersih secara adil dan merata.

Program bantuan diinsiasi oleh Kementerian BUMN dan pelaksanaan program bantuan ini seluruhnya dijalankan melalui program TJSL dengan total anggaran sebesar 1,45 Miliar dengan konsep kolaborasi BUMN antara PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Jamkrindo, PT Indra Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya (Persero).

Indra Karya Bersinergi Salurkan Bantuan Kebutuhan Dapur Umum di Wilayah Jakarta Utara

Tim Satgas Bencana BUMN wilayah Jakarta Utara yang terdiri dari PT Indra Karya (Persero), PT Pos Indonesia (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero) dan PT Pertamina (Persero) sebagai Kordinator memberikan bantuan suplai Bahan Baku Dapur Umum di wilayah Jakarta Utara I. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Tim Satgas Bencana DKI Jakarta untuk wilayah Jakarta Utara, Kamis (7/5), sebagai bagian dari program kepedulian di masa Pandemi Covid-19.

Corporate Secretary PT Indra Karya (Persero) Okky Suryono mengatakan, bantuan senilai Rp530 juta itu di antaranya disalurkan dalam bentuk Bahan Baku Olahan Pangan untuk Dapur Umum serta produk air minum dalam kemasan (AMDK) InFresh yang merupakan produk air mineral milik PT Indra Karya (Persero).

“Program ini diharapkan dapat membantu untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat, terlebih pada bulan Ramadhan saat ini. Bantuan ini akan kami serahkan secara bertahap hingga dua bulan kedepan” Jelas Okky.

Sementara itu, Ketua PKBL PT Indra Karya (Persero) Hanung Priyatna mengungkapkan kegiatan ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN yang meminta agar BUMN dapat menyalurkan program kegiatan sosial kemasyarakatan untuk mengatasi dampak sosial dari penyebaran Covid-19 melalui program tanggung jawab sosial di lingkungan terdampak.

“Melalui program ini, kami berharap segenap lapisan masyarakat terus menerus berpartisipasi untuk saling bergotong royong mengikuti imbauan Pemerintah, dengan terus menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar serta mengikuti anjuran untuk tidak mudik. Semoga Pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” pungkasnya.

Sebagaimana ditayangkan: https://bumntrack.co.id/indra-karya-bersinergi-salurkan-bantuan-kebutuhan-dapur-umum-di-wilayah-jakarta-utara/

Indra Karya tergabung dalam Tim Satgas Bencana BUMN wilayah Jakarta Utara.

Tim Satgas Bencana BUMN wilayah Jakarta Utara yang terdiri dari PT Indra Karya (Persero), PT Pos Indonesia (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero) dan PT Pertamina (Persero) sebagai koordinator bersama memberikan bantuan suplai bahan baku dapur umum. Bantuan itu diserahkan langsung kepada Tim Satgas Bencana DKI Jakarta sebagai program kepedulian di masa pandemi Covid-19 untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak di wilayah Jakarta Utara I.

Bentuk bantuan yang diberikan di antaranya berupa bahan baku olahan pangan untuk dapur umum dan juga pemberian produk air minum dalam kemasan (AMDK) InFresh, produk air mineral milik PT Indra Karya (Persero).

Program ini diharapkan dapat membantu untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat terlebih lagi ditengah bulan Ramadhan saat ini. Total bantuan yang di berikan oleh BUMN yang tergabung di wilayah Jakarta Utara I ini sebesar Rp 530 juta yang di salurkan bertahap hingga dua bulan ke depan.

Bantuan dari PT Indra Karya (Persero) tersebut diserahkan langsung oleh Corporate Secretary, Okky Suryono dan Ketua PKBL, Hanung Priyatna kepada Tim Satgas Bencana DKI Jakarta untuk wilayah Jakarta Utara. “Alhamdulillah, kami PT Indra Karya bersama rekan-rekan BUMN dapat ambil bagian dan turun langsung untuk menyalurkan bantuan ke masyarakat terdampak di wilayah Jakarta Utara I,” kata Okky Suryono dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Kamis (7/5).

Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan arahan dari Kementerian BUMN yang meminta agar BUMN dapat menyalurkan program kegiatan sosial kemasyarakatan untuk mengatasi dampak sosial dari penyebaran Covid-19 melalui program tanggung jawab sosial di lingkungan terdampak seperti di Jakarta. Caranya dengan membantu kecukupan kebutuhan pangan masyarakat yang di salurkan secara bertahap hingga dua bulan ke depan.

“Melalui program ini, kami berharap segenap lapisan masyarakat terus-menerus berpartisipasi untuk saling bergotong-royong mengikuti imbauan pemerintah, dengan terus menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar serta mengikuti anjuran untuk tidak mudik. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” ujar Okky Suryono.

sebagaimana ditayangkan: https://www.harianaceh.co.id/2020/05/09/indra-karya-bantu-masyarakat-terdampak-covid-19/

Indra Karya Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Tim Satgas Bencana BUMN wilayah Jakarta Utara yang terdiri dari PT Indra Karya (Persero), PT Pos Indonesia (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero) dan PT Pertamina (Persero) sebagai koordinator bersama memberikan bantuan suplai bahan baku dapur umum. Bantuan itu diserahkan langsung kepada Tim Satgas Bencana DKI Jakarta sebagai program kepedulian di masa pandemi  Covid-19 untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak di wilayah Jakarta Utara I.

Bentuk bantuan yang diberikan di antaranya berupa bahan baku olahan pangan untuk dapur umum dan juga pemberian produk air minum dalam kemasan (AMDK) InFresh,  produk air mineral milik PT Indra Karya (Persero). 

Program ini diharapkan dapat membantu untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat terlebih lagi ditengah bulan Ramadhan saat ini. Total bantuan yang di berikan oleh BUMN  yang tergabung di wilayah Jakarta Utara I ini sebesar Rp 530 juta yang di salurkan bertahap hingga  dua  bulan ke depan.

Dapur umum di Jakarta Utara untuk membantu warga yang terdampak Covid-19. (Dok Indra Karya)

Bantuan dari PT Indra Karya (Persero) tersebut diserahkan langsung oleh Corporate Secretary, Okky Suryono dan Ketua PKBL, Hanung Priyatna kepada Tim Satgas Bencana DKI Jakarta untuk wilayah Jakarta Utara.  “Alhamdulillah, kami PT Indra Karya bersama rekan-rekan BUMN dapat ambil bagian dan turun  langsung untuk menyalurkan bantuan ke masyarakat terdampak di wilayah Jakarta Utara I,” kata Okky Suryono dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Kamis (7/5).

Ia menambahkan, kegiatan ini  sejalan dengan arahan dari Kementerian BUMN yang meminta agar BUMN dapat menyalurkan  program kegiatan sosial kemasyarakatan untuk mengatasi dampak sosial dari penyebaran Covid-19  melalui program tanggung jawab sosial di lingkungan terdampak seperti di Jakarta. Caranya  dengan  membantu kecukupan kebutuhan pangan masyarakat yang di salurkan secara bertahap hingga dua  bulan ke depan. 

“Melalui program ini, kami berharap segenap lapisan masyarakat terus-menerus berpartisipasi untuk saling bergotong-royong mengikuti imbauan pemerintah, dengan terus menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar serta mengikuti anjuran untuk tidak mudik. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” ujar Okky Suryono. 

Sebagaimana ditayangkan: https://republika.co.id/berita/qa1cit374/indra-karya-bantu-masyarakat-terdampak-covid19

Universitas Pamulang Gandeng Indra Karya Siap Cetak SDM Kinerja Unggul

Universitas Pamulang sepakat bersinergi dengan PT Indra Karya (Persero) dalam rangka Program Magang Bersertifikat 2019 untuk pengembangan pendidikan, pengabdian masyarakat dan peningkatan sumber daya manusia di Universitas Pamulang.


Pada Rabu (13/11), bertempat di gedung viktor lantai 10, Universitas Pamulang, telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Indra Karya (Persero) dengan Universitas Pamulang. Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Rektor Universitas Pamulang Dr. H. Dayat Hidayat, MM dan Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Ir. Milfan Rantawi, MM beserta para Ketua dari ketiga Program Studi Universitas Pamulang.


Rektor Universitas Pamulang mengaku sangat gembira dengan penandatanganan kerjasama tersebut, karena memberikan peluang bagi peserta didiknya untuk magang di PT Indra Karya (Persero). Penandatanganan kerjasama tersebut diyakini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para mahasiswanya.


Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi mengatakan, bahwa, Magang Bersertifikat adalah wujud nyata dari BUMN Hadir Untuk Negeri yang merupakan program Kementerian BUMN dan selaras dengan program Bapak Presiden, dimana pembangunan SDM akan menjadi prioritas utama.


“Pembangunan SDM akan menjadi prioritas utama kita, membangun SDM yang pekerja keras, yang dinamis, membangun SDM yang terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mengundang talenta-talenta global untuk bekerja sama dengan kita,” ujar Milfan mengutip pidato Bapak Joko Widodo saat dilantik sebagai presiden periode 2019-2024.

PT Indra Karya Raih Dua Penghargaan BUMN Branding dan Marketing Award 2019

Jakarta, 5 November 2019 – Majalah BUMN TRACK didukung oleh Arrbey Consulting kembali menggelar BUMN Branding and Marketing Award 2019. Mengambil tema “Beyond Innovation”, kegiatan yang pada tahun ini memasuki tahun ke-7 bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan berkinerja unggul dan berkompetisi di pasar global melalui inovasi di bidang branding dan marketing.

Pada tahun ini, PT Indra Karya (Persero) yang bergerak dibidang usaha engineering, developer, dan industry kali pertama mengikuti kegiatan Branding dan Marketing Award 2019 yang diadakan oleh majalah BUMN Track, Sebanyak 92 perusahaan BUMN dan Anak Perusahaan BUMN terdaftar menjadi peserta. Sementara perusahaan yang lolos tahap seleksi kedua berupa wawancara dan presentasi di hadapan dewan juri yang kompeten di bidangnya mewakili akademisi, profesional dan pakar branding marketing mengerucut menjadi 77 perusahaan.

Ketua Dewan Juri BUMN and Marketing 2019 sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengungkapkan digital marketing sebagai bagian dari transformasi digital telah membuat BUMN mampu bersaing di luar batas dan memiliki kualitas dengan global mindset. Di sisi lain, para pemenang CMO terbaik terbukti mampu menerapkan global mindset dan menggiring perusahaannya menjadi world class company.

“BUMN dinilai sudah mampu memberikan kontribusi ekonomi yang tinggi. Ada banyak fakta BUMN mulai bergerak, tidak lagi menjadi lazy company. Melalui ajang ini, bagaimana inovasi yang terus dikembangkan mampu menjadikan BUMN bersaing di kancah global,” ungkap Rhenald Kasali di Jakarta, Selasa (5/11).

Pada Kategori Corporate Branding BUMN, Indra Karya Meraih Brand Innovation terbaik Dan Pada Kategori Khusus yaitu The Best CEO BUMN Initiative Collaboration, Bapak Ir. Milfan Rantawi, Mm, Direktur Utama PT. Indra Karya (Persero) Dinobatkan Sebagai The Best Ceo Strategic Innitiative Collaboration.

Bapak Milfan Rantawi Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) menyatakan, “Alhamdulillah kami mendapatkan penghargaan di 2 kategori pada ajang bumn branding and marketing award 2019 ini, penghargaan ini kami dedikasikan bagi seluruh insan Indra Karya dan sebagai pemacu kami untuk dapat berkarya berkontribusi lebih baik lagi bagi perusahaan agar semakin memberikan dampak positif BUMN secara profit dan eksistensi sebagai wujud BUMN hadir bagi negeri”. jelasnya.

Sebagai informasi tambahan, Pada triwulan III tahun 2019, PT Indra Karya (Persero) telah membukukan pendapatan sebesar Rp 138.370 milyar atau sebesar 89,21% dari rencana anggaran pada triwulan III RKAP tahun 2019 dan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 9,104 milyar atau 90,46% dari rencana triwulan III RKAP tahun 2019.

Transformasi Bisnis, Indra Karya Gunakan Hasil KPKU BUMN Sebagai Acuan

Jakarta, Bumntrack.com – Direktur Utama Indra Karya, Milfan Rantawi menyadari pentingnya bertransformasi menghadapi era disrupsi. Oleh karena itu, sudah menjadi komitmen jajaran manajemen untuk menggunakan hasil KPKU sebagai acuan guna merealisasikan tujuan dari visi dan misi korporat yang lebih baik lagi.

“Plan, Do, Cek & Action menjadi langkah awal dalam rangka transformasi dan menjadi komitmen bersama kita untuk membawa perusahaan ini ke depan,” kata Direktur Utama PT Indra Karya (Persero), Milfan Rantawi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (29/7).

Selain transformasi, pihaknya juga akan menindaklanjuti semua hasil dari asesmen KPKU, misalnya dengan melakukan transfer knowledge di lingkungan Indra Karya.

“Seluruh GM juga akan menyiapkan metode-metode transfer knowledge untuk menciptakan karyawan bukan sebagai pekerja saja tetapi sebagai inovator,” imbuhnya.

Terkait dengan assesmen, dirinya optimis predikat atau score yang diperoleh dari Tim KPKU BUMN tahun 2020 harus bisa ditingkatkan. Lead Asesor Asesmen KPKU BUMN Tahun 2019, Wibowo Suharyanto dari ex PT Petrokimia Gresik  menjelaskan, dasar pelaksanaan asesmen adalah terwujudnya BUMN sebagai agent of development yang besar, kuat dan lincah.

“Asesmen ini bertujuan untuk memotret kinerja organisasi secara keseluruhan dari sisi proses sampai dengan hasil. Selanjutnya Tim assesor akan memberikan feedback berupa opportunity for improvement bagi perusahaan untuk menyempurnakan praktek yang sudah dilakukan guna mencapai kinerja yang terbaik,” pungkasnya.

Sumber: https://bumntrack.com/berita/transformasi-bisnis-indra-karya-gunakan-hasil-kpku-bumn-sebagai-acuan

Indra Karya Dukung Optimalisasi Layanan Prima ASDP – Jasa Tirta II

PT Indra Karya (Persero) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konsultan karya yang bergerak di sektor pengelolaan sumber daya air sepakat bersinergi dengan dua BUMN yakni PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan Perum Jasa Tirta 2.

Sinergi ketiga BUMN itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, serta Direktur Utama Perum Jasa Tirta 2 U. Saefudin Noer di Cafe Synergi Lounge, Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Penandatanganan MoU disaksikan Deputi Jasa Keuangan, Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Tri Hargo beserta jajaran Kementerian BUMN.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini membuka inisiasi kerjasama strategis terkait dengan pengelolaan air bersih, engineering, dan jasa konsultan lainnya yang cukup bagus untuk dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan akan layanan prima di masing-masing BUMN,” tutur Gatot.

Milfan Rantawi menyebut penandatanganan MoU ini merupakan awal untukdapat memulai kerjasama strategis dalam semangat sinergi BUMN.

“Beberapa pekerjaan yang akan kami kerjakan pada tahun ini bersama dengan ASDP lebih kepada pemenuhan penyediaan air bersih di seluruh lingkungan pelabuhan di wilayah kerja ASDP dan beberapa pekerjaan konsultan turunan lainnya yang akan kita optimalkan guna memberikan layanan terbaik dan memberikan nilai lebih atas kerjasama dari sinergi ini,” paparnya.

Milfan melanjutkan, untuk Jasa Tirta 2, nota kesepahaman akan dilanjutkan dengan kerjasama pada tahun ini juga terkait dengan beberapa pekerjaan seperti konsultan bidang perencana dan pengawasan konstruksi Sumber Daya Air, sertifikasi, modernisasi PLTA, dan kerjasama terkait optimalisasi sinergi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) antar Indra Karya dan Jasa Tirta 2, yakni Produk AMDK InFresh dan Jatiluhur.

Pada kesempatan yang sama, Ira Puspadewi berharap sinergi ini dapat meningkatkan kinerja bisnis kedua belah pihak, khususnya bagi ASDP dalam hal penyediaan air bersih demi terwujudnya layanan prima bagi pengguna jasa penyeberangan dan pelabuhan yang dikelola.

“Sinergi ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi bisnis masing-masing perseroan yang dilakukan dengan prinsip saling menguntungkan kedua belah pihak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antar BUMN memang harus selalu dilakukan karena setiap BUMN mempunyai potensi masing-masing yang dapat mengoptimalisasikan hasil bisnis sehingga diharapkan akan mampu membuat ketiga perusahaan menjadi lebih besar dan lebih baik.

“Sinergi BUMN merupakan strategi yang sangat baik untuk penguatan korporasi BUMN. Hari ini Jasa Tirta 2 menandatangani Memorandum of Collaboration dengan Indra Karya, tidak menutup kemungkinan kedepan bersama dengan ASDP juga melaksanakan kerja sama,” imbuh Saefudin.

Saefudin menjelaskan, Jasa Tirta 2 saat ini dalam proses transformasi perusahaan sehingga ke depan akan semakin banyak berkolaborasi dengan berbagai pihak dan khususnya sinergi BUMN.

Sumber: http://www.katta.id/news/2019/08/05/218/-sinergi-bumn-indra-karya-dukung-optimalisasi-layanan-prima-asdp—jasa-tirta-ii